Forum detikSport
- PON XVII 2008 Kaltim di s... siMbah
- scholes..pemain tua tua k... buleud
- baji quan... Shiyi lang
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- Road Race ( Pasar Senggol... Siliwangi
- Horeeee Trans7 mau nyiari... gozel
Berita Lain
- Selasa, 10/06/2008 22:57 WIB
Ditantang De La Hoya, Hatton Menolak - Sabtu, 07/06/2008 07:11 WIB
Mayweather Jr. Putuskan Pensiun (Lagi)
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 08/07/2007 00:05 WIB
Condes Rebut Gelar Rachman
Kris Fathoni W - detiksport
Jakarta - Sabuk gelar juara kelas terbang mini 47,6 kilogram versi IBF akhirnya direbut Florante Condes. Petinju Filipina itu menang angka atas M.Rachman di Jakarta, Sabtu (7/7/2007).
Rachman harus merelakan sabuk juara yang telah disandangnya sejak tahun 2004. Meski telah mengerahkan seluruh tenaganya, namun dua kali tersungkur di kanvas tidak bisa memperpanjang kejayaannya.
Rachman mengawali pertarungan dengan sedikit hati-hati. Meski bertipe fighter, namun petinju berusia 35 tahun itu berusaha mengatur serangannya.
Namun strategi tersebut tidak mempengaruhi Condes. Sesekali pukulan yang memang lebih sering dilontarkannya, mendarat di wajah Rachman.
Pada ronde ketiga, hook kiri Condes telak mendarat di wajah Rachman, dan tersungkur. Namun pada hitungan keenam, Rachman kembali siap.
Jatuhnya Rachman membuat Condes semakin bersemangat. Berkali-kali petinju berusia 27 tahun itu menantang lawannya untuk melontarkan pukulan.
Hingga ronde kelima, Rachman masih tidak bisa memasukkan pukulan yang telak ke tubuh lawan. Sementara Condes yang terus mengejarnya, sesekali tetap memasukkan hook kirinya.
Di ronde keenam Rachman mengubah gaya bertandingnya menjadi lebih rapat. Ini terbukti sangat tepat dan menyulitkan Condes.
Pada ronde ketujuh Rachman menjadi berbalik mengejar lawannya. Pukulan yang lebih sering dilontarkannya, praktis memberikan keunggulan poin. Hal ini terus dilakukannya hingga ronde kesembilan.
Di ronde kesepuluh benturan kepala membuat pelipis kanan Rachman mengeluarkan darah. Ini cukup mengganggu keseimbangannya. Satu pukulan hook kanan yang tidak terlalu keras dari Condes pun sempat membuatnya memegang kanvas, namun segera berdiri.
Di ronde terakhir Rachman terus menerapkan pertandingan rapat. Caranya ini membuat Condes agak frustasi, bahkan sampai merangkul dan mendorong lawannya. Namun sampai ronde 12 berakhir, Condes tetap bisa bertahan.
Tiga hakim yang bertugas akhirnya menghasilkan split decision. Hakim Salven Lagumbay (Filiphina) dan Montol Suriyachand (Thailand) memberikan angka 114-112 untuk Condes. Sementara hakim Muhammad Rois (Indonesia) memberi nilai 117-113 untuk Rachman. ( lom / lom )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Condes Rebut Gelar Rachman
Kris Fathoni W - detiksport
Jakarta - Sabuk gelar juara kelas terbang mini 47,6 kilogram versi IBF akhirnya direbut Florante Condes. Petinju Filipina itu menang angka atas M.Rachman di Jakarta, Sabtu (7/7/2007).
Rachman harus merelakan sabuk juara yang telah disandangnya sejak tahun 2004. Meski telah mengerahkan seluruh tenaganya, namun dua kali tersungkur di kanvas tidak bisa memperpanjang kejayaannya.
Rachman mengawali pertarungan dengan sedikit hati-hati. Meski bertipe fighter, namun petinju berusia 35 tahun itu berusaha mengatur serangannya.
Namun strategi tersebut tidak mempengaruhi Condes. Sesekali pukulan yang memang lebih sering dilontarkannya, mendarat di wajah Rachman.
Pada ronde ketiga, hook kiri Condes telak mendarat di wajah Rachman, dan tersungkur. Namun pada hitungan keenam, Rachman kembali siap.
Jatuhnya Rachman membuat Condes semakin bersemangat. Berkali-kali petinju berusia 27 tahun itu menantang lawannya untuk melontarkan pukulan.
Hingga ronde kelima, Rachman masih tidak bisa memasukkan pukulan yang telak ke tubuh lawan. Sementara Condes yang terus mengejarnya, sesekali tetap memasukkan hook kirinya.
Di ronde keenam Rachman mengubah gaya bertandingnya menjadi lebih rapat. Ini terbukti sangat tepat dan menyulitkan Condes.
Pada ronde ketujuh Rachman menjadi berbalik mengejar lawannya. Pukulan yang lebih sering dilontarkannya, praktis memberikan keunggulan poin. Hal ini terus dilakukannya hingga ronde kesembilan.
Di ronde kesepuluh benturan kepala membuat pelipis kanan Rachman mengeluarkan darah. Ini cukup mengganggu keseimbangannya. Satu pukulan hook kanan yang tidak terlalu keras dari Condes pun sempat membuatnya memegang kanvas, namun segera berdiri.
Di ronde terakhir Rachman terus menerapkan pertandingan rapat. Caranya ini membuat Condes agak frustasi, bahkan sampai merangkul dan mendorong lawannya. Namun sampai ronde 12 berakhir, Condes tetap bisa bertahan.
Tiga hakim yang bertugas akhirnya menghasilkan split decision. Hakim Salven Lagumbay (Filiphina) dan Montol Suriyachand (Thailand) memberikan angka 114-112 untuk Condes. Sementara hakim Muhammad Rois (Indonesia) memberi nilai 117-113 untuk Rachman. ( lom / lom )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526


