Berita Lain

 

 

» detikSport » Raket

Sabtu, 10/05/2008 02:46 WIB
Thomas & Uber Cup 2008
Cina Datang dengan Keseriusan
Arya Perdhana - detikSport


Detiksport/Arya Perdana

Jakarta - Bermain di kandang lawan tak melunturkan optimisme Cina. Meski terkesan diam dan tertutup, tim Thomas dan Uber 'Negeri Tirai Bambu' itu berlatih dengan sangat serius.

Hari Jumat (9/5/2008) siang, empat lapangan yang ada di Istora Senayan, Jakarta, dipakai berlatih oleh tim Cina. Sejak masuk ke arena, wajah para pemain dan pelatih Cina tampak serius. Tidak tampak wajah pelatih kepala Li Yongbo

Setelah melakukan pemanasan, para pemain Cina tak banyak membuang waktu dengan melakukan latihan game. Latihan berjalan serius dan tidak satu pun pemain Cina yang bergurau di tengah lapangan.

Latihan game yang dijalankan oleh para pemain putra dan putri Cina ini berlangsung seru. Seperti pertandingan sebenarnya, beberapa pukulan-pukulan keras dan sulit dilepaskan. Keseriusan ini mencerminkan tekad untuk menjadi yang terbaik.

Tim Cina tampak sangat tertutup terhadap media, terutama dari para wartawan lokal. Melalui liaison officer yang disediakan panitia, Lin Dan dkk menyatakan enggan melakukan wawancara. Kesulitan akibat perbedaan bahasa juga membuat para pemain Cina itu sulit didekati.

Pada akhirnya, hanya tunggal kedua Thomas Cina, Bao Chunlai, yang sedikit angkat bicara. Bao mengaku memiliki kenangan indah dengan Istora karena tahun lalu memecundangi andalan Indonesia, Taufik Hidayat, di semifinal Indonesia Terbuka.

Bao kemudian menilai Taufik tetap seorang lawan yang tangguh. "Taufik seorang pemain yang bagus. Penampilannya susah diprediksi," ujar Bao pendek kepada para peliput.
(arp/din)
Komentar terkini (1 Komentar)


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untuk berpartisipasi.




Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526