Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Minggu, 17/07/2005 12:59 WIB

Hopkins Kehilangan Sabuk Juaranya
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Jakarta - Juara sejati di kelas menengah Bernard Hopkins menelan pil pahit di penghujung karirnya. Ia kehilangan sabuk juara yang telah disandangnya selama 10 tahun setelah ditundukkan Jermain Taylor.

Hopkins dinyatakan kalah angka dalam pertarungan 12 ronde di MG Grand, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (17/7/2005) pagi WIB. Dua hakim memenangkan Taylor dengan skor 115-113, sedangkan satu hakim memberi angka 116-112 buat Hopkins.

Bagi Hopkins ini adalah kegagalan pertama dalam 21 kali upayanya mempertahankan sabuk juara WBC, WBA, dan IBF-nya. Ini juga kekalahan pertama yang ia derita sejak ditundukkan Roy Jones Junior 12 tahun silam.

Sementara itu Taylor juga menjaga rekornya tetap bersih. Dari 24 kali naik ring peraih medali perunggu Olimpiade 2000 itu belum terkalahkan.

Hopkins, petinju berjuluk "Sang Algojo", bertarung lamban dan baru agak beringas di dua ronde terakhir. Sebaliknya, Taylor tampil agresif sejak ronde pertama dan terus memaksa lawannya cenderung bertahan.

Taylor juga memperoleh dukungan mayoritas penonton yang berjumlah sekitar 11 ribu itu. Banyak warga Arkansas mendatangi Las Vegas demi memberi semangat kepada petinjunya tersebut.

Di ronde kelima kepala Taylor terluka karena head butt yang tidak disengaja. Sejak itu dari lukanya terus mengeluarkan darah sehingga tampak sedikit menurunkan tempo permainannya.

Hopkins baru bertarung lebih terbuka mulai ronde 10 ketika melepaskan serangkaian pukulan ke arah lawannya itu. Taylor sempat tertekan hebat di tali dan terlihat kepayahan.

Namun Hopkins tak mampu menjatuhkan Taylor, meskipun sampai ronde terakhir terus menyerang. Di akhir pertarungan ia memperoleh standing applause dari penonton termasuk bintang klub NBA Detroit Pistons, Rasheed Wallace, yang bergabung dengannya di pojok ring.

Hopkins, 40, adalah petinju dengan rekor terpanjang ketiga yang mampu mempertahankan gelar juaranya, yakni 20 kali. Usai kekalahannya hari ini rekornya menjadi 46-1-3 (32 KO).

Dengan usianya yang mulai lanjut, petinju yang berdomisili di Philadelphia itu diperkirakan takkan lama lagi bertahan di dunia tinju. Meski demikian ia pernah berniat naik ke kelas berat ringan barang satu kali untuk menantang Roy Jone, Winky Wright, atau Antonio Tarver.
( a2s )

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526