Forum detikSport
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Jumat, 05/09/2008 13:51 WIB
Djokovic Sudah Maafkan Roddick - Jumat, 05/09/2008 11:54 WIB
AS Terbuka 2008
Balas Cibiran, Djokovic Tundukkan Roddick - Jumat, 05/09/2008 07:15 WIB
AS Terbuka 2008
Empat Besar Menuju Nomor Satu Dunia - Jumat, 05/09/2008 05:02 WIB
AS Terbuka
Semifinal ke-18 Berturut-turut Federer - Jumat, 05/09/2008 03:08 WIB
AS Terbuka
Roddick Cibir Cedera Djokovic - Kamis, 04/09/2008 19:05 WIB
AS Terbuka
Bertenis Sampai Hari Berganti
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 27/03/2007 09:44 WIB
Serena Dapat Ejekan Rasis
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Key Biscayne - Perlakukan rasis masih diterima petenis top AS Serena Williams di negaranya sendiri. Ia mengalaminya saat bertanding di babak ketiga turnamen Sony Ericsson Open di Key Biscayne.
Serena mengadu kepada wasit usai mengalahkan Lucie Safarova, Senin (27/3/2007) malam waktu setempat, dengan skor 6-3 6-4, setelah merasa terganggu oleh ejekan rasis yang dilontarkan seorang penonton.
"Laki-laki itu bilang, 'pukul net itu seperti orang Negro biasa melakukannya.' Aku terkejut," ungkap Serena dikutip Ticker, Selasa (28/3/2007). "Aku tak bisa mempercayai ini. Kupikir aku melakukan double fault di poin itu."
Mantan petenis nomor satu dunia itu bisa mendengar cemoohan tersebut karena pertandingan disaksikan oleh penonton yang tidak terlalu banyak.
"Setiap kali aku kehilangan pukulan atau servis, dia mengatakan, 'Memang begitu semestinya,' tambah Serena. "Dia berteriak, 'foot fault.' Dia berseru, 'pukul net itu,'... Maksudku, siapa yang melakukan ini? Itu soal dasar. Anda tidak melakukan ini di level profesional.'
Aduan Serena tersebut ditindaklanjuti dengan cepat. Pihak penyelenggaran dan petugas keamanan berhasil menemukan si pengejek dan langsung mengusirnya dari kawasan stadion, serta takkan membiarkannya menonton lagi.
Serena Williams, juara delapan kali Grand Slam, adalah salah satu pemain paling populer di turnamen ini. Ia tinggal di Florida Selatan, mempertimbangkan Key Biscayne sebagai turnamen kandangnya dan telah memenanginya tiga kali.
Ia dan kakaknya, Venus Williams, memboikot turnamen Indian Wells sejak 2001 ketika keluarnya dicemooh dan terus disoraki setelah Venus menarik diri menjelang pertandingan semifinal melawan Serena. Menurut ayah mereka, Richard, cemoohan itu kental bermotifkan rasis.
( a2s / mel )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Serena Dapat Ejekan Rasis
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Serena mengadu kepada wasit usai mengalahkan Lucie Safarova, Senin (27/3/2007) malam waktu setempat, dengan skor 6-3 6-4, setelah merasa terganggu oleh ejekan rasis yang dilontarkan seorang penonton.
"Laki-laki itu bilang, 'pukul net itu seperti orang Negro biasa melakukannya.' Aku terkejut," ungkap Serena dikutip Ticker, Selasa (28/3/2007). "Aku tak bisa mempercayai ini. Kupikir aku melakukan double fault di poin itu."
Mantan petenis nomor satu dunia itu bisa mendengar cemoohan tersebut karena pertandingan disaksikan oleh penonton yang tidak terlalu banyak.
"Setiap kali aku kehilangan pukulan atau servis, dia mengatakan, 'Memang begitu semestinya,' tambah Serena. "Dia berteriak, 'foot fault.' Dia berseru, 'pukul net itu,'... Maksudku, siapa yang melakukan ini? Itu soal dasar. Anda tidak melakukan ini di level profesional.'
Aduan Serena tersebut ditindaklanjuti dengan cepat. Pihak penyelenggaran dan petugas keamanan berhasil menemukan si pengejek dan langsung mengusirnya dari kawasan stadion, serta takkan membiarkannya menonton lagi.
Serena Williams, juara delapan kali Grand Slam, adalah salah satu pemain paling populer di turnamen ini. Ia tinggal di Florida Selatan, mempertimbangkan Key Biscayne sebagai turnamen kandangnya dan telah memenanginya tiga kali.
Ia dan kakaknya, Venus Williams, memboikot turnamen Indian Wells sejak 2001 ketika keluarnya dicemooh dan terus disoraki setelah Venus menarik diri menjelang pertandingan semifinal melawan Serena. Menurut ayah mereka, Richard, cemoohan itu kental bermotifkan rasis.
( a2s / mel )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
