Forum detikSport
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Sabtu, 06/09/2008 15:10 WIB
AS Terbuka
Christopher Rungkat Kalah di Final - Sabtu, 06/09/2008 13:44 WIB
Serena: Thanks Venus - Sabtu, 06/09/2008 06:16 WIB
AS Terbuka
Serena Tantang Jankovic di Final - Sabtu, 06/09/2008 04:05 WIB
AS Terbuka
Final Grand Slam Pertama Jankovic - Jumat, 05/09/2008 13:51 WIB
Djokovic Sudah Maafkan Roddick - Jumat, 05/09/2008 11:54 WIB
AS Terbuka 2008
Balas Cibiran, Djokovic Tundukkan Roddick
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 21/11/2007 01:52 WIB
Sampras Buat Federer Berkeringat
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(AFP/Choi Won-Suk)
Seoul - Karena faktor usia, mungkin tak banyak yang menjagokan Pete Sampras bisa mengalahkan Roger Federer. Tapi Federer pun tak mudah menaklukkan mantan raja lapangan tenis itu.
Sampras terbukti masih memiliki kekuatan walaupun tentu saja tidak seperti saat masih aktif, yang membuatnya pernah 286 minggu menjadi pemain nomor satu dunia, plus memegang rekor 14 titel grand slam.
Namun sisa-sisa kejayaannya itu, termasuk servis keras yang merupakan salah satu andalan utamanya, belum cukup untuk membuat pria berusia 36 tahun itu menundukkan Federer.
Dalam pertandingan eksebisi di Seoul, Korea, Selasa (20/11/2007), Sampras menyerah dua set langsung dari bintang Swiss itu. Federer, yang umurnya 10 tahun lebih muda dari idolanya itu, menang 6-4 6-3.
"Saya merasa sedikit kecewa," aku Sampras usai pertandingan. "Tapi saya membuat Roger sedikit berkeringat malam ini," sambungnya.
"Saya masih bisa melakukan servis dengan baik. Taip hal terberat buat saya adalah pergerakan. Saya sedikit ceroboh di net dan kehilangan beberapa bola mudah. Tapi saya pikir saya akan bermain baik di partai berikutnya," tambah Sampras seperti dikutip AFP.
Bagaimana komentar Federer? Ia mengaku sedikit "grogi" karena menghadapi salah satu pahlawannya itu. Namun begitu menemukan irama permainannya, ia pun tak tertahankan.
"Situasi yang sedikit tricky. Saya masih bermain baik dan Pete sudah pensiun selama lima tahun. Tentu saja saya berharap menang malam ini," seloroh pemilik 12 titel grand slam itu.
"Saya sangat senang dengan performaku, tapi Pete juga masih bermain sangat, sangat baik," tukas Federer.
Sebelum Sampras pensiun mereka hanya bertemu satu kali, yakni di babak keempat Wimbledon 2001, yang dimenangi Federer dalam pertarungan lima set. Duel klasik Sampras-Federer dilanjutkan di Kualalumpur (22/11) dan terakhir di Makau (24/11).
( a2s / krs )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Sampras Buat Federer Berkeringat
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(AFP/Choi Won-Suk)
Sampras terbukti masih memiliki kekuatan walaupun tentu saja tidak seperti saat masih aktif, yang membuatnya pernah 286 minggu menjadi pemain nomor satu dunia, plus memegang rekor 14 titel grand slam.
Namun sisa-sisa kejayaannya itu, termasuk servis keras yang merupakan salah satu andalan utamanya, belum cukup untuk membuat pria berusia 36 tahun itu menundukkan Federer.
Dalam pertandingan eksebisi di Seoul, Korea, Selasa (20/11/2007), Sampras menyerah dua set langsung dari bintang Swiss itu. Federer, yang umurnya 10 tahun lebih muda dari idolanya itu, menang 6-4 6-3.
"Saya merasa sedikit kecewa," aku Sampras usai pertandingan. "Tapi saya membuat Roger sedikit berkeringat malam ini," sambungnya.
"Saya masih bisa melakukan servis dengan baik. Taip hal terberat buat saya adalah pergerakan. Saya sedikit ceroboh di net dan kehilangan beberapa bola mudah. Tapi saya pikir saya akan bermain baik di partai berikutnya," tambah Sampras seperti dikutip AFP.
Bagaimana komentar Federer? Ia mengaku sedikit "grogi" karena menghadapi salah satu pahlawannya itu. Namun begitu menemukan irama permainannya, ia pun tak tertahankan.
"Situasi yang sedikit tricky. Saya masih bermain baik dan Pete sudah pensiun selama lima tahun. Tentu saja saya berharap menang malam ini," seloroh pemilik 12 titel grand slam itu.
"Saya sangat senang dengan performaku, tapi Pete juga masih bermain sangat, sangat baik," tukas Federer.
Sebelum Sampras pensiun mereka hanya bertemu satu kali, yakni di babak keempat Wimbledon 2001, yang dimenangi Federer dalam pertarungan lima set. Duel klasik Sampras-Federer dilanjutkan di Kualalumpur (22/11) dan terakhir di Makau (24/11).
( a2s / krs )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
