Berita Lain

Indeks Berita

 
Jumat, 23/11/2007 13:55 WIB

Benitez Menuju Pintu Keluar Anfield
Doni Wahyudi - detiksport


AFP/Andrew Yates

Jakarta - Rafael Benitez mungkin kini sedang memasuki hari-hari terakhirnya bersama Liverpool. Karena berselisih dengan pemilik The Reds, pelatih asal Spanyol itu siap angkat kaki.

"Mungkin saya bisa (menjadi pengganti Steve McClaren) jika saya menyempurnakan bahasa Inggris saya. Saya serius. Anda tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan," seru Rafa.

Memang banyak yang meyakini kalau itu cuma guyonan sang pelatih. Namun fans Liverpool pasti menanggapinya dengan berbeda dan mungkin kini mulai was-was mengingat Rafa melontarkan kalimat tersebut seusai melakukan pertemuan dengan duo pemilik Liverpool, Tom Hicks dan George Gillet.

Diberitakan Guardian, Jumat (23/11/2007), perselisihan besar tengah terjadi di tubuh The Kop dan memuncak saat ketiga orang tersebut bertemu, Kamis (22/11/2007) waktu setempat. Akar masalahnya adalah permintaan Rafa agar kembali mendapatkan tambahan dana untuk belanja pemain di jendela transfer kedua Januari mendatang, sementara Hicks-Gillet memerintahkan sang manajer berkonsentrasi dengan skuad yang ada.

Setelah mengeluarkan biaya hingga 44 juta poundsterling untuk mendatangkan beberapa pemain top di awal musim, Rafa disebutkan kembali meminta tambahan dana 17 juta poundsterling. Selain untuk mempermanenkan status Javier Mascherano, eks pelatih Valencia itu juga tengah mengincar Ezequiel Marcelo Garay (Racing Santander) dan dua pemain asal Amerika Utara.

Disebutkan kalau Rafa sampai terlambat 35 menit menghadiri konferensi pers di pusat latihan Liverpool di Melwood akibat pembicaraan alot dengan dua bosnya itu. Dalam konferensi pers itulah keluar kalimat yang menyatakan "kesediaannya" menggantikan posisi McClaren.

Manajemen Liverpool kemudian memang mengeluarkan pernyataan resmi seusai konferensi pers yang digelar Rafa. Namun statement yang dirilis tidak juga meredakan ketegangan yang terjadi.

"Kami membuat investasi yang yang signifikan pada skuad ini sepanjang musim panas dan sangat ingin melihat tim ini sukses. Ada beberapa pertandingan peting akan datang dalam beberapa pekan dan kami semua harus fokus untuk memenanginya dan mengeluarkan kemampuan terbaik pemain yang sudah dimiliki klub. Kami tak akan lagi membicarakan membeli atau menjual pemain sampai kami datang ke Liverpool bulan Desember, baru kemudian berbicara dengan manajer," begitu bunyi pernyataan resmi tersebut.

Kejadian ini hanya berselang sepekan setelah Rafa menolak pendekatan informal yang dilakukan Bayern Munich dan menyebut akan bertahan selama mungkin di Anfield. Namun kalau perkembangannya seperti ini dia bisa saja dia mengubah pendirian dan segera mengepak koper meninggalkan klub yang sudah dibelanya sejak 2004 lalu itu. ( din / arp )

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526