Forum detikSport
- Kalender Event Olahraga... japra_kece
- Keluarga Besar Perisai Pu... yon_doang
- Rumah Tiger Wood... dekil
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- bwat penggemar base ball ... 'Insan
- [Merged=KUNG FU]Yuk belaj... shiyilang
Berita Lain
- Rabu, 03/12/2008 16:43 WIB
Kepincut Barca, Alonso 'Selingkuhi' Madrid - Jumat, 28/11/2008 06:51 WIB
Buat Onar, Jimmy Connors Dibui - Kamis, 27/11/2008 08:25 WIB
Hamilton Bersanding dengan Britney
Indeks Berita
Rabu, 12/12/2007 00:18 WIB
Kisah Schumi Menjadi Sopir Taksi
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

Coburg - Apa jadinya jika skill membalap mobil F1 Michael Schumacher disalurkan di sebuah taksi? Yang pasti, sang sopir menyebutnya luar biasa.
Ya, Schumi secara tidak terduga menjadi seorang sopir taksi untuk beberapa saat pada hari Sabtu (8/12/2007). Ia mengambil alih rutinitas Tuncer Yilmaz, seorang sopir taksi di Coburg, sebuah kota di selatan Jerman.
Alasan Schumi menjadi sopir taksi dadakan ini untuk mengejar pesawat yang akan ditumpanginya. Bisa disimpulkan bahwa Schumi, yang saat itu bersama istri dan anaknya, mengalami keterlambatan waktu untuk tiba di bandara.
Setelah bernegosiasi dengan Yilmaz, Schumi pun mengambil alih kemudi dan menggeber taksi dari sebuah desa di Gehuelz, yang jaraknya sekitar 30 km dari bandara. Di bangku penumpang, duduk Yilmaz dan keluarga Schumi, plus seekor anjing jenis Australian Shepherd bernama Ed.
"Saya duduk di bangku penumpang, cukup aneh jika melihat rutinitas saya, tapi dengan Schumi di belakang kemudi taksi saya sungguh luar biasa," ungkap Yilmaz kepada Muenchner Abendzeitung.
"Ia menyetir dengan kecepatan tinggi di tiap tikungan dan menyalip di tempat yang tidak bisa dipercaya," imbuhnya seperti diberitakan AFP, Rabu (12/12/2007).
Dan Yilmaz tidak mendapat pengalaman langka itu saja. Selain merasakan bagaimana hebatnya Schumi di belakang kemudi, Yilmaz juga mendapat bayaran melimpah atas apa yang seharusnya dilakukannya, yaitu 100 euro (sekitar Rp 1,36 juta). Padahal argo taksi tersebut menunjukkan harga 60 euro.
Apa yang diungkapkan Yilmaz itu bukannya cerita bohong, karena beberapa waktu kemudian Sabine Kehm, yang merupakan jurubicara Schumi, membenarkan berita tersebut. Sayangnya Yilmaz tidak kepikiran membuat catatan waktu resmi atas aksi Schumi itu.
( ian / key )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Kisah Schumi Menjadi Sopir Taksi
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

Ya, Schumi secara tidak terduga menjadi seorang sopir taksi untuk beberapa saat pada hari Sabtu (8/12/2007). Ia mengambil alih rutinitas Tuncer Yilmaz, seorang sopir taksi di Coburg, sebuah kota di selatan Jerman.
Alasan Schumi menjadi sopir taksi dadakan ini untuk mengejar pesawat yang akan ditumpanginya. Bisa disimpulkan bahwa Schumi, yang saat itu bersama istri dan anaknya, mengalami keterlambatan waktu untuk tiba di bandara.
Setelah bernegosiasi dengan Yilmaz, Schumi pun mengambil alih kemudi dan menggeber taksi dari sebuah desa di Gehuelz, yang jaraknya sekitar 30 km dari bandara. Di bangku penumpang, duduk Yilmaz dan keluarga Schumi, plus seekor anjing jenis Australian Shepherd bernama Ed.
"Saya duduk di bangku penumpang, cukup aneh jika melihat rutinitas saya, tapi dengan Schumi di belakang kemudi taksi saya sungguh luar biasa," ungkap Yilmaz kepada Muenchner Abendzeitung.
"Ia menyetir dengan kecepatan tinggi di tiap tikungan dan menyalip di tempat yang tidak bisa dipercaya," imbuhnya seperti diberitakan AFP, Rabu (12/12/2007).
Dan Yilmaz tidak mendapat pengalaman langka itu saja. Selain merasakan bagaimana hebatnya Schumi di belakang kemudi, Yilmaz juga mendapat bayaran melimpah atas apa yang seharusnya dilakukannya, yaitu 100 euro (sekitar Rp 1,36 juta). Padahal argo taksi tersebut menunjukkan harga 60 euro.
Apa yang diungkapkan Yilmaz itu bukannya cerita bohong, karena beberapa waktu kemudian Sabine Kehm, yang merupakan jurubicara Schumi, membenarkan berita tersebut. Sayangnya Yilmaz tidak kepikiran membuat catatan waktu resmi atas aksi Schumi itu.
( ian / key )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
