Forum detikSport
- Lewis meragukan... NosaAllonso
- Honda Mundur... Icarus
- Yang lainnya?... lonsohater
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Scuderia Ferrari Marlboro... Joxhua
- Mclaren Mercedes fans..... emblazon
Berita Lain
- Jumat, 09/01/2009 17:06 WIB
De La Rosa Masih Mencari Kokpitnya Sendiri - Jumat, 09/01/2009 09:30 WIB
Donington Park Siap Hajat F1 - Jumat, 09/01/2009 03:17 WIB
Raikkonen Jajal Reli - Kamis, 08/01/2009 03:18 WIB
Sirkuit Singapura akan Direvisi - Rabu, 07/01/2009 17:39 WIB
McLaren Tim Favorit 2008 - Rabu, 07/01/2009 05:36 WIB
Ferrari Siapkan Mesin untuk Honda
Indeks Berita
Baca Juga
Sabtu, 29/12/2007 19:10 WIB
'Kasus McLaren-Ferrari Bagus buat F1'
Doni Wahyudi - detiksport

London - Banyak pihak menganggap kasus spionase yang melibatkan Ferrari dan McLaren telah mencoreng F1. Namun setelah semua masalah berlalu, Max Mosley malah menganggap hal itu baik untuk F1.
Apa yang terjadi di musim 2007 mungkin menjadi salah satu catatan terkelam sepanjang sejarah F1. Kasus yang kemudian berujung pada sanksi tegas pada McLaren itu telah menyita perhatian bukan saja para penggemar F1, tapi juga orang-orang di luar balapan jet darat.
Tapi justru karena alasan itulah Presiden FIA, Max Mosley, menganggap gelaran F1 tahun 2007, terutama dengan adanya perseteruan McLaren-Ferrari, punya efek positif buat F1.
"Orang tertarik dengan aspek manusiawi. Dan seluruh aspek manusiawi dari (kasus) Ferrari-
McLaren mampu memesona banyak orang di luar F1," ungkap Mosley di Crash, Sabtu (29/12/2007).
Ujung-ujungnya Mosley menganggap apa yang terjadi dengan Ferrari dan McLaren di musim 2007 -- dan fenomena Lewis Hamilton -- mampu meningkatkan jumlah pengemar F1 di seluruh dunia.
"Publikasi mengalami peningkatan, jadi saya tidak berpikir kalau itu membahayakan F1 selama sponsor dan yang lainnya merasa olahraga ini dijalankan dengan jujur dan dikendalikan dengan baik," lanjut Mosley.
Meski begitu Mosley tetap melontarkan kritik pada Ron Dennis atas sikapnya dalam kasus spionase.
"Saya menyukai Dennis, tapi saya memandang rendah padanya -- saya pikir itu kata yang tepat -- terkait sikapnya terhadap F1. Contohnya soal hasratnya pada F1. Itu tidak benar, dia cuma berhasrat pada persoalan bagaimana McLaren bisa finish satu-dua di setiap balapan, yang memang merupakan tugasnya. Itu tidak sama dengan berhasrat pada F1," pungkas Mosley. ( din / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
'Kasus McLaren-Ferrari Bagus buat F1'
Doni Wahyudi - detiksport

Apa yang terjadi di musim 2007 mungkin menjadi salah satu catatan terkelam sepanjang sejarah F1. Kasus yang kemudian berujung pada sanksi tegas pada McLaren itu telah menyita perhatian bukan saja para penggemar F1, tapi juga orang-orang di luar balapan jet darat.
Tapi justru karena alasan itulah Presiden FIA, Max Mosley, menganggap gelaran F1 tahun 2007, terutama dengan adanya perseteruan McLaren-Ferrari, punya efek positif buat F1.
"Orang tertarik dengan aspek manusiawi. Dan seluruh aspek manusiawi dari (kasus) Ferrari-
McLaren mampu memesona banyak orang di luar F1," ungkap Mosley di Crash, Sabtu (29/12/2007).
Ujung-ujungnya Mosley menganggap apa yang terjadi dengan Ferrari dan McLaren di musim 2007 -- dan fenomena Lewis Hamilton -- mampu meningkatkan jumlah pengemar F1 di seluruh dunia.
"Publikasi mengalami peningkatan, jadi saya tidak berpikir kalau itu membahayakan F1 selama sponsor dan yang lainnya merasa olahraga ini dijalankan dengan jujur dan dikendalikan dengan baik," lanjut Mosley.
Meski begitu Mosley tetap melontarkan kritik pada Ron Dennis atas sikapnya dalam kasus spionase.
"Saya menyukai Dennis, tapi saya memandang rendah padanya -- saya pikir itu kata yang tepat -- terkait sikapnya terhadap F1. Contohnya soal hasratnya pada F1. Itu tidak benar, dia cuma berhasrat pada persoalan bagaimana McLaren bisa finish satu-dua di setiap balapan, yang memang merupakan tugasnya. Itu tidak sama dengan berhasrat pada F1," pungkas Mosley. ( din / din )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
