Forum detikSport
- Petenis yang prestasinya ... ROMEO_MANIA
- Kostum baru nadal gmn?... Noletard13
- Juara ao 09?... Noletard13
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Sabtu, 10/01/2009 01:30 WIB
Qatar Open
Duel Dua Andy di Final - Jumat, 09/01/2009 22:05 WIB
Malaysia Super Series
Ganda & Tunggal Indonesia Beda Nasib - Jumat, 09/01/2009 00:30 WIB
Qatar Open
Nadal Dihentikan Monfils - Jumat, 09/01/2009 00:28 WIB
Brisbane International
Ivanovic Kehabisan Tenaga - Jumat, 09/01/2009 00:02 WIB
Piala Hopman
Slovakia Lawan Rusia di Final - Kamis, 08/01/2009 22:44 WIB
Malaysia Super Series
Sony & Kido/Hendra Juga ke Perempatfinal
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 28/01/2008 01:23 WIB
Djokovic Menang Usai Atasi Rasa Tegang
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Peter Parks
Melbourne - Menonton film, mendengar musik dan tak memikirkan tenis adalah cara Novak Djokovic untuk menenangkan diri dan tidak tegang menjelang final Australia Terbuka. Dia lantas memang jadi juara, tapi ternyata ketegangan tetap saja melanda.
Sebelum bertanding di partai puncak menghadapi Jo-Wilfried Tsonga, Djokovic sudah berupaya keras mengurangi tensi dengan berbagai cara. Akan tetapi ketika melangkahkan kaki memasuki Rod Laver Arena, "Semuanya berubah dalam dua detik...ketika Anda masuk ke dalam stadion yang terisi penuh," ungkap petenis 20 tahun itu seperti dilansir Yahoosport, Senin, (28/1/2008).
Meski didera kegugupan di awal pertandingan sehingga kalah di set pertama, Djokovic tetap berhasil mengunci gelar juara dengan kemenangan 4-6 6-4 6-3 7-6 atas Tsonga yang diberi julukan Muhammad Ali karena kemiripannya. "Saya sedikit gugup di awal karena masuk final sebuah grand slam dengan dijagokan (atas lawan), yang mana tak biasa buat saya. Selalu bahaya menghadapi seorang underdog yang tak punya beban apa-apa."
Menurut Djokovic, pengalamannya ketika mencapai final Amerika Serikat Terbuka tahun lalu cukup memberinya bekal pengalaman berharga. Suntikan moral juga didapat karena Roger Federer yang mengandaskannya saat itu, kini sudah digebuk di semifinal Australia Terbuka.
"Bermain di final grand slam di AS Terbuka jelas memberikan pengalaman yang saya gunakan hari ini. Saya hanya berusaha menjaga konsentrasi, terus konsisten, menunggu kesempatan dan langsung mengambilnya saat kesempatan itu datang, seperti yang saya lakukan hari ini. Dalam momen penting seperti ini saya mungkin lebih sabar dan fokus, jadi saya pikir itulah salah satu titik baliknya," beber petenis Serbia itu.
Selain sudah meraih gelar grand slam pertamanya, Djokovic yang akrab disapa Nole itu kini juga menjadi orang Serbia pertama yang berhasil menggondol gelar grand slam.
"Itu mungkin perasaan yang sulit digambarkan, sesuatu yang selalu saya impikan. Saya pikir impian setiap petenis adalah menang grand slam. Saya belum sadar ini adalah raihan luar biasa. Meski begitu ini grand slam pertama saya. Saya takkan langsung mencoba berpikir mencapai tujuan lebih besar dulu. Saya tak terburu-buru," pungkasnya.
Sebelumnya, Monica Seles pernah memenangi tiga gelar Australia Terbuka dari tahun 1991-1993. Namun saat itu dia masih mengusung bendera Yugoslavia.
( krs / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Djokovic Menang Usai Atasi Rasa Tegang
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Peter Parks
Sebelum bertanding di partai puncak menghadapi Jo-Wilfried Tsonga, Djokovic sudah berupaya keras mengurangi tensi dengan berbagai cara. Akan tetapi ketika melangkahkan kaki memasuki Rod Laver Arena, "Semuanya berubah dalam dua detik...ketika Anda masuk ke dalam stadion yang terisi penuh," ungkap petenis 20 tahun itu seperti dilansir Yahoosport, Senin, (28/1/2008).
Meski didera kegugupan di awal pertandingan sehingga kalah di set pertama, Djokovic tetap berhasil mengunci gelar juara dengan kemenangan 4-6 6-4 6-3 7-6 atas Tsonga yang diberi julukan Muhammad Ali karena kemiripannya. "Saya sedikit gugup di awal karena masuk final sebuah grand slam dengan dijagokan (atas lawan), yang mana tak biasa buat saya. Selalu bahaya menghadapi seorang underdog yang tak punya beban apa-apa."
Menurut Djokovic, pengalamannya ketika mencapai final Amerika Serikat Terbuka tahun lalu cukup memberinya bekal pengalaman berharga. Suntikan moral juga didapat karena Roger Federer yang mengandaskannya saat itu, kini sudah digebuk di semifinal Australia Terbuka.
"Bermain di final grand slam di AS Terbuka jelas memberikan pengalaman yang saya gunakan hari ini. Saya hanya berusaha menjaga konsentrasi, terus konsisten, menunggu kesempatan dan langsung mengambilnya saat kesempatan itu datang, seperti yang saya lakukan hari ini. Dalam momen penting seperti ini saya mungkin lebih sabar dan fokus, jadi saya pikir itulah salah satu titik baliknya," beber petenis Serbia itu.
Selain sudah meraih gelar grand slam pertamanya, Djokovic yang akrab disapa Nole itu kini juga menjadi orang Serbia pertama yang berhasil menggondol gelar grand slam.
"Itu mungkin perasaan yang sulit digambarkan, sesuatu yang selalu saya impikan. Saya pikir impian setiap petenis adalah menang grand slam. Saya belum sadar ini adalah raihan luar biasa. Meski begitu ini grand slam pertama saya. Saya takkan langsung mencoba berpikir mencapai tujuan lebih besar dulu. Saya tak terburu-buru," pungkasnya.
Sebelumnya, Monica Seles pernah memenangi tiga gelar Australia Terbuka dari tahun 1991-1993. Namun saat itu dia masih mengusung bendera Yugoslavia.
( krs / din )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
