Forum detikSport
- Lewis meragukan... NosaAllonso
- Honda Mundur... Icarus
- Yang lainnya?... lonsohater
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Scuderia Ferrari Marlboro... Joxhua
- Mclaren Mercedes fans..... emblazon
Berita Lain
- Jumat, 09/01/2009 17:06 WIB
De La Rosa Masih Mencari Kokpitnya Sendiri - Jumat, 09/01/2009 09:30 WIB
Donington Park Siap Hajat F1 - Jumat, 09/01/2009 03:17 WIB
Raikkonen Jajal Reli - Kamis, 08/01/2009 03:18 WIB
Sirkuit Singapura akan Direvisi - Rabu, 07/01/2009 17:39 WIB
McLaren Tim Favorit 2008 - Rabu, 07/01/2009 05:36 WIB
Ferrari Siapkan Mesin untuk Honda
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 19/02/2008 04:52 WIB
Merugi, F1 Incar Pasar Baru
Arya Perdhana - detiksport

London - Laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa sirkus Formula 1 tengah dalam kondisi merugi. Karena itu, F1 kini makin mengincar pasar baru seperti Asia dan Timur Tengah.
Koran Daily Telegraph di Inggris melansir, laporan keuangan dari CVC Beta Holdings menunjukkan bahwa divisi periklanan dan pelayanan korporat menderita rugi 3 juta dolar AS (sekitar Rp 27 miliar) pada musim 2007 lalu.
Jumlah kerugian itu tercipta salah satunya akibat dari kewajiban membayar uang sejumlah US$ 22,5 juta sebagai bunga atas pinjaman senilai US$ 334 juta yang dipakai oleh CVC untuk membeli saham F1 pada medio 2006.
Masih dari dokumen yang sama, CVC juga melaporkan pemasukan yang dihasilkan dari 11 Grand Prix dari 18 GP yang digelar pasca pengambilalihan saham oleh CVC pada 31 Mei 2006. Laporan itu memperlihatkan CVC mendapat pemasukan US$ 91 juta dan mengeluarkan US$ 87 juta.
Akibat laporan itu, CVC dan Bernie Ecclestone --pemilik saham F1 yang lain-- dikabarkan berniat untuk memindahkan fokus F1 dari daratan Eropa ke ceruk-ceruk pasar baru di Asia dan Timur Tengah.
Di Singapura misalnya, banyak perusahaan yang bersedia membayar lebih mahal untuk beriklan dan membayar pelayanan corporate entertainment pada sebuah balapan.
Niat CVC dan Bernie untuk melirik pasar bakal menguat melihat kenyataan bahwa dua GP di musim ini, yakni GP Prancis dan GP Kanada, dilaporkan belum memiliki sponsor. Kedua seri itu pun terancam dicoret dari kalendar.
( arp / krs )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Merugi, F1 Incar Pasar Baru
Arya Perdhana - detiksport

Koran Daily Telegraph di Inggris melansir, laporan keuangan dari CVC Beta Holdings menunjukkan bahwa divisi periklanan dan pelayanan korporat menderita rugi 3 juta dolar AS (sekitar Rp 27 miliar) pada musim 2007 lalu.
Jumlah kerugian itu tercipta salah satunya akibat dari kewajiban membayar uang sejumlah US$ 22,5 juta sebagai bunga atas pinjaman senilai US$ 334 juta yang dipakai oleh CVC untuk membeli saham F1 pada medio 2006.
Masih dari dokumen yang sama, CVC juga melaporkan pemasukan yang dihasilkan dari 11 Grand Prix dari 18 GP yang digelar pasca pengambilalihan saham oleh CVC pada 31 Mei 2006. Laporan itu memperlihatkan CVC mendapat pemasukan US$ 91 juta dan mengeluarkan US$ 87 juta.
Akibat laporan itu, CVC dan Bernie Ecclestone --pemilik saham F1 yang lain-- dikabarkan berniat untuk memindahkan fokus F1 dari daratan Eropa ke ceruk-ceruk pasar baru di Asia dan Timur Tengah.
Di Singapura misalnya, banyak perusahaan yang bersedia membayar lebih mahal untuk beriklan dan membayar pelayanan corporate entertainment pada sebuah balapan.
Niat CVC dan Bernie untuk melirik pasar bakal menguat melihat kenyataan bahwa dua GP di musim ini, yakni GP Prancis dan GP Kanada, dilaporkan belum memiliki sponsor. Kedua seri itu pun terancam dicoret dari kalendar.
( arp / krs )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
