Forum detikSport
- Kalender Event Olahraga... japra_kece
- Keluarga Besar Perisai Pu... yon_doang
- Rumah Tiger Wood... dekil
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- bwat penggemar base ball ... 'Insan
- [Merged=KUNG FU]Yuk belaj... shiyilang
Berita Lain
- Minggu, 16/11/2008 13:09 WIB
Taylor Kembali ke Jalur Juara Dunia - Jumat, 14/11/2008 02:01 WIB
Holyfield Hadapi Valuev - Minggu, 09/11/2008 13:24 WIB
Luar Biasa, Calzaghe Tundukkan Jones
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 24/02/2008 20:20 WIB
Klitschko Tidak Mengesankan
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Klitschko (AFP/Don Emmert)
New York - Keberhasilkan Wladimir Klitschko merebut titel IBF dari Sultan Ibragimov tidak didapatkan melalui pertarungan yang mengesankan. "Yang penting gelar terjaga," dalih dia.
Dalam duel di Madison Square Garden, New York, Minggu (24/2/2008), Klitschko memang tampil dominan atas lawannya. Namun, seperti halnya Ibragimov, ia bertarung sangat hati-hati. Alhasil yang tersuguhkan adalah pertandingan yang membosankan.
Penonton bahkan mengekspresikan kekecewaannya dengan teriakan "Huu…" di ronde terakhir. Hal ini rupanya ditangkap Klitschko, yang bahkan tidak tersenyum saat dinyatakan sebagai pemenang, setelah ketiga juri memberinya kemenangan angka mutlak 12 ronde.
"Tadinya saya berpikir bisa menjatuhkan orang ini. Ternyata tidak gampang," ungkap Klitsckho, yang kini menggabungkan sabuk IBF dan IBO miliknya dengan mahkota WBO, yang sebelumnya disandang Ibragimov setelah merebutnya dari Shannon Briggs pada Juni tahun lalu.
"Saya tahu Anda tidak puas, tapi saya harus mempertahankan sabuk-sabuk ini dan mengalahkan semua orang," tambah petinju Ukraina itu dikutip Ticker.
Pelatihnya, Emanuel Stewart pun mengaku anak asuhnya tidak bermain mengesankan. Menjelang ronde terakhir ia terdengar mengatakan kalimat ini kepada Klistchko: "Kamu harus meng-KO dia, atau ini akan berjalan buruk."
"Wladimir seharusnya melontarkan lebih banyak pukulan, tapi saya tak kecewa karena dengan gaya bertandingnya Ibragimov pun petarung yang sangat sulit," tukas sang pelatih seusai pertandingan.
Biarpun begitu Klitschko telah memenangi pertarungan tersebut dan mengubah statistik bertandingnya menjadi 50-3 (44 KO). Ia juga sudah empat kali mempertahankan titel IBF yang ia rebut dari Chris Byrd pada April 2006.
Adik mantan juara dunia Vitali Klitschko itu mengatakan dirinya ingin mendominasi kelas berat dengan cara yang simpel: terus bertarung dan terus menang. "Seimpresif mungkin," tambahnya. "Tidak melulu 12 ronde."
Sementara itu Ibragimov (22-1-1) pun tak terkesan dengan performa Klitschko. "Dia tidak melakukan jab, dia hanya memotong dan mengambil yang sudah ada," ujar petinju asal Rusia itu dilansir AFP.
"Saya tak merasakan pukulan tangan kanannya sampai dua ronde terakhir. Saya tidak terluka, tapi memang saya pun merasa dia menang," sambung Ibragimov.
( a2s / arp )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Klitschko Tidak Mengesankan
Andi Abdullah Sururi - detiksport

Klitschko (AFP/Don Emmert)
Dalam duel di Madison Square Garden, New York, Minggu (24/2/2008), Klitschko memang tampil dominan atas lawannya. Namun, seperti halnya Ibragimov, ia bertarung sangat hati-hati. Alhasil yang tersuguhkan adalah pertandingan yang membosankan.
Penonton bahkan mengekspresikan kekecewaannya dengan teriakan "Huu…" di ronde terakhir. Hal ini rupanya ditangkap Klitschko, yang bahkan tidak tersenyum saat dinyatakan sebagai pemenang, setelah ketiga juri memberinya kemenangan angka mutlak 12 ronde.
"Tadinya saya berpikir bisa menjatuhkan orang ini. Ternyata tidak gampang," ungkap Klitsckho, yang kini menggabungkan sabuk IBF dan IBO miliknya dengan mahkota WBO, yang sebelumnya disandang Ibragimov setelah merebutnya dari Shannon Briggs pada Juni tahun lalu.
"Saya tahu Anda tidak puas, tapi saya harus mempertahankan sabuk-sabuk ini dan mengalahkan semua orang," tambah petinju Ukraina itu dikutip Ticker.
Pelatihnya, Emanuel Stewart pun mengaku anak asuhnya tidak bermain mengesankan. Menjelang ronde terakhir ia terdengar mengatakan kalimat ini kepada Klistchko: "Kamu harus meng-KO dia, atau ini akan berjalan buruk."
"Wladimir seharusnya melontarkan lebih banyak pukulan, tapi saya tak kecewa karena dengan gaya bertandingnya Ibragimov pun petarung yang sangat sulit," tukas sang pelatih seusai pertandingan.
Biarpun begitu Klitschko telah memenangi pertarungan tersebut dan mengubah statistik bertandingnya menjadi 50-3 (44 KO). Ia juga sudah empat kali mempertahankan titel IBF yang ia rebut dari Chris Byrd pada April 2006.
Adik mantan juara dunia Vitali Klitschko itu mengatakan dirinya ingin mendominasi kelas berat dengan cara yang simpel: terus bertarung dan terus menang. "Seimpresif mungkin," tambahnya. "Tidak melulu 12 ronde."
Sementara itu Ibragimov (22-1-1) pun tak terkesan dengan performa Klitschko. "Dia tidak melakukan jab, dia hanya memotong dan mengambil yang sudah ada," ujar petinju asal Rusia itu dilansir AFP.
"Saya tak merasakan pukulan tangan kanannya sampai dua ronde terakhir. Saya tidak terluka, tapi memang saya pun merasa dia menang," sambung Ibragimov.
( a2s / arp )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
