Forum detikSport
- Gina Carano... Kingindian
- Martial Artist... xuXux
- Model & Game Icon (P... iverson
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- [B] Beijing Olympics 2008... xuXux
- Road Race ( Pasar Senggol... Siliwangi
Berita Lain
- Kamis, 28/08/2008 02:10 WIB
Bolt Bisa Lebih Kencang Lagi - Rabu, 27/08/2008 22:14 WIB
Terimakasih Adhyaksa untuk Atlet - Rabu, 27/08/2008 00:24 WIB
Bonus Peraih Medali Olimpiade Ditambah, Tanpa Pajak - Senin, 25/08/2008 13:48 WIB
JK: 2045 Indonesia Gelar Olimpiade - Senin, 25/08/2008 04:30 WIB
Olimpiade Beijing
AS Menolak Dianggap Kalah - Minggu, 24/08/2008 22:25 WIB
Cina Juara Umum, Beckham Meriahkan Penutupan
Indeks Berita
Baca Juga
Senin, 03/03/2008 00:15 WIB
Proliga 2008
Dua Tim Putri Jakarta Raih Kemenangan
Lily Indriyani - detiksport
Jakarta - Jakarta BNI Taplus dan Jakarta Popsivo Polwan berhasil menaklukkan lawan-lawannya dalam pertandingan hari ketiga seri kedua Proliga 2008 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (2/3/2008).
Dengan skor 3-1, Jakarta BNI mampu mengalahkan tim yang juga berasal dari kota yang sama, yakni Jakarta Elektrik PLN, dengan skor 23-25, 25-23, 25-23, dan 25-21.
Pelatih Jakarta BNI Taplus, Sukirno, bersyukur kali ini timnya bisa menang karena ia mengaku memiliki kendala, antara lain minimnya intensitas berlatih lantaran keterbatasan tempat latihan.
"Sempat ada kekhawatiran receive anak-anak tidak berjalan maksimal, tetapi untungnya semua lancar. Faktor kemenangan kami yang lain mungkin dari segi senioritas pemain, dengan pengalaman yang lebih banyak ternyata memang mempengaruhi cara bermain yang menghasilkan kemenangan," ujarnya seusai pertandingan.
Sementara itu kubu Elektrik PLN mengakui permainan Dini Indah Sari dkk tidak sebaik lawannya. Pelatih Viktor Laiyan mengataan anak-anak asuhnya hari ini kurang kompak.
"Passingn-ya jelek sehingga penerimaan bola kurang optimal," cetusnya. "Masih terjadi kecerobohan-kecerobohan dalam passing yang dilakukan oleh anak-anak."
Pada pertandingan lain, Popsivo Polwan membuat Bogor Prayoga Unitas kembali menelan kekalahan, setelah kemarin menyerah dari Elektrik. Rita Kurniati dkk menang 3-1 (25-14, 23-25, 25-17, 25-17).
"Mereka (Popsivo) memang lebih unggul. Ditambah dengan hadirnya dua pemain asing, anak-anak jadi nggak pede bisa menang," ujar pelatih Bogor Prayoga, Risco Herlambang, yang ditemui wartawan seusai pertandingan.
"Sebagai tim yang mayoritas adalah pemain muda, kami masih kurang matang dalam persiapan. Anak-anak masih kurang pengalaman sehingga belum bisa menghadapi tekanan. Seperti tadi contohnya, beberapa kali sempat memimpin terutama di set kedua tapi ternyata selalu tersusul."
( a2s / key )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Proliga 2008
Dua Tim Putri Jakarta Raih Kemenangan
Lily Indriyani - detiksport
Dengan skor 3-1, Jakarta BNI mampu mengalahkan tim yang juga berasal dari kota yang sama, yakni Jakarta Elektrik PLN, dengan skor 23-25, 25-23, 25-23, dan 25-21.
Pelatih Jakarta BNI Taplus, Sukirno, bersyukur kali ini timnya bisa menang karena ia mengaku memiliki kendala, antara lain minimnya intensitas berlatih lantaran keterbatasan tempat latihan.
"Sempat ada kekhawatiran receive anak-anak tidak berjalan maksimal, tetapi untungnya semua lancar. Faktor kemenangan kami yang lain mungkin dari segi senioritas pemain, dengan pengalaman yang lebih banyak ternyata memang mempengaruhi cara bermain yang menghasilkan kemenangan," ujarnya seusai pertandingan.
Sementara itu kubu Elektrik PLN mengakui permainan Dini Indah Sari dkk tidak sebaik lawannya. Pelatih Viktor Laiyan mengataan anak-anak asuhnya hari ini kurang kompak.
"Passingn-ya jelek sehingga penerimaan bola kurang optimal," cetusnya. "Masih terjadi kecerobohan-kecerobohan dalam passing yang dilakukan oleh anak-anak."
Pada pertandingan lain, Popsivo Polwan membuat Bogor Prayoga Unitas kembali menelan kekalahan, setelah kemarin menyerah dari Elektrik. Rita Kurniati dkk menang 3-1 (25-14, 23-25, 25-17, 25-17).
"Mereka (Popsivo) memang lebih unggul. Ditambah dengan hadirnya dua pemain asing, anak-anak jadi nggak pede bisa menang," ujar pelatih Bogor Prayoga, Risco Herlambang, yang ditemui wartawan seusai pertandingan.
"Sebagai tim yang mayoritas adalah pemain muda, kami masih kurang matang dalam persiapan. Anak-anak masih kurang pengalaman sehingga belum bisa menghadapi tekanan. Seperti tadi contohnya, beberapa kali sempat memimpin terutama di set kedua tapi ternyata selalu tersusul."
( a2s / key )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
