Forum detikSport
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Jumat, 29/08/2008 10:52 WIB
AS Terbuka 2008
Nadal Kali Ini Menang Mudah - Jumat, 29/08/2008 10:12 WIB
AS Terbuka 2008
Ivanovic Tak Seperti No.1 Dunia di AS Terbuka - Jumat, 29/08/2008 06:56 WIB
AS Terbuka
Ivanovic Tersingkir - Jumat, 29/08/2008 04:16 WIB
AS Terbuka
Andy Murray Lewati Babak II - Kamis, 28/08/2008 11:40 WIB
AS Terbuka
Service Roddick Tekuk Santoro - Kamis, 28/08/2008 10:15 WIB
AS Terbuka
Davenport Terus Melaju
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 04/03/2008 13:32 WIB
Walaupun Kalah, Federer Ajari Murray
Lily Indriyani - detiksport

(AFP/Hassan Ammar)
Dubai - Dua kali kalah dari tiga pertemuannya dengan Andy Murray, petenis nomor satu dunia Roger Federer mengaku tidak terlalu terkesan dengan kemampuan petenis muda asal Inggris tersebut.
Federer baru saja dikalahkan lagi oleh Murray di babak pertama turnamen Dubai Championship, Senin (3/3/2008) malam. Dalam pertarungan tiga set ia takluk dari pemain peringkat 11 dunia itu dengan skor 6-7 6-3 6-4.
Ini adalah kali kedua Federer menyerah dari Murray. Ia hanya menang di pertemuan pertama mereka dua tahun lalu di final Bangkok Terbuka, di saat Murray masih menduduki peringkat 109 dunia.
Namun begitu, petenis asal Swiss ini menganggap Murray belum beranjak jauh dalam hal kemampuan teknis. Ia menyindir taktik Murray tidak banyak berubah.
"Saya pikir dia tidak banyak mengubah permainannya sejak saya pertama kali bertemu dia di final Bangkok," ujarnya. "Saya tidak kecewa (karena kalah), tapi saya sungguh sempat berpikir dia mesti melakukan beberapa perubahan dalam permainannya."
Secara teknis Federer menilai Murray hanya berdiri jauh dari lapangan, yang berarti dia harus berlari jauh Dia juga memiliki kecenderungan untuk menunggu banyak kesalahan dari lawannya-lawannya.
"Ini adalah waktu kerja yang singkat untuknya, tapi ia harus bekerja lebih keras lagi beberapa tahun ke depan jika ia terus bermain seperti ini," tandas Federer seperti dikutip Yahoosport.
"Saya memberi dia banyak kesalahan. Tapi saya pikir, secara keseluruhan, selama lebih dari 15 tahun berkarir, Anda ingin mencari kemenangan dengan meraih poin sesering mungkin, ketimbang menunggu lawan yang kehilangan poin."
"Itu yang saya lakukan dengan baik selama ini. Tapi siapa tahu, dia mungkin akan mengejutkan kita semua dan melakukannya untuk 20 tahun," tutur Federer.
Komentar petenis nomor satu dunia ini mengundang reaksi dari Murray. Namun ia menanggapinya dengan santai. "Setiap pemain harus dihadapi dengan cara yang berbeda," ujarnya, membandingkan dirinya saat dikalahkan Rafael Nadal di Australia Terbuka lalu, ketika dia memilih bermain dekat di baseline.
"(Taktik seperti itu) tidak pas untuk meladeni Federer. Saya tidak bermain untuk waktu yang singkat hanya untuk melawan pemain yang punya pertahanan sebaik Federer," jawabnya. ( krs / a2s )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Walaupun Kalah, Federer Ajari Murray
Lily Indriyani - detiksport

(AFP/Hassan Ammar)
Federer baru saja dikalahkan lagi oleh Murray di babak pertama turnamen Dubai Championship, Senin (3/3/2008) malam. Dalam pertarungan tiga set ia takluk dari pemain peringkat 11 dunia itu dengan skor 6-7 6-3 6-4.
Ini adalah kali kedua Federer menyerah dari Murray. Ia hanya menang di pertemuan pertama mereka dua tahun lalu di final Bangkok Terbuka, di saat Murray masih menduduki peringkat 109 dunia.
Namun begitu, petenis asal Swiss ini menganggap Murray belum beranjak jauh dalam hal kemampuan teknis. Ia menyindir taktik Murray tidak banyak berubah.
"Saya pikir dia tidak banyak mengubah permainannya sejak saya pertama kali bertemu dia di final Bangkok," ujarnya. "Saya tidak kecewa (karena kalah), tapi saya sungguh sempat berpikir dia mesti melakukan beberapa perubahan dalam permainannya."
Secara teknis Federer menilai Murray hanya berdiri jauh dari lapangan, yang berarti dia harus berlari jauh Dia juga memiliki kecenderungan untuk menunggu banyak kesalahan dari lawannya-lawannya.
"Ini adalah waktu kerja yang singkat untuknya, tapi ia harus bekerja lebih keras lagi beberapa tahun ke depan jika ia terus bermain seperti ini," tandas Federer seperti dikutip Yahoosport.
"Saya memberi dia banyak kesalahan. Tapi saya pikir, secara keseluruhan, selama lebih dari 15 tahun berkarir, Anda ingin mencari kemenangan dengan meraih poin sesering mungkin, ketimbang menunggu lawan yang kehilangan poin."
"Itu yang saya lakukan dengan baik selama ini. Tapi siapa tahu, dia mungkin akan mengejutkan kita semua dan melakukannya untuk 20 tahun," tutur Federer.
Komentar petenis nomor satu dunia ini mengundang reaksi dari Murray. Namun ia menanggapinya dengan santai. "Setiap pemain harus dihadapi dengan cara yang berbeda," ujarnya, membandingkan dirinya saat dikalahkan Rafael Nadal di Australia Terbuka lalu, ketika dia memilih bermain dekat di baseline.
"(Taktik seperti itu) tidak pas untuk meladeni Federer. Saya tidak bermain untuk waktu yang singkat hanya untuk melawan pemain yang punya pertahanan sebaik Federer," jawabnya. ( krs / a2s )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
