Berita Lain

Indeks Berita

 
Senin, 10/03/2008 06:40 WIB

Hentikan Winless Streak, Ranieri Bungkam Kritik
Rossi Finza Noor - detiksport


AFP/Giuseppe Cacace

Genoa - Setelah gagal menang dalam tiga pertandingan sebelumnya, Juventus berhasil menuai angka penuh setelah mengalahkan Genoa. Pelatih Claudio Ranieri pun membungkam kritik yang sempat tertuju padanya.

Semua berawal dari giornata ke-24 ketika Bianconeri kalah 1-2 di tangan Reggina. Berikutnya Juve ditahan Torino 0-0 dan kalah 2-3 dari Firoentina. Alhasil Ranieri dihujani kritik yang membuat kredibilitasnya dalam menangani Alessandro del Piero cs dipertanyakan.

Isu pun sempat berkembang. Pelatih yang pernah menukangi Valencia dan Chelsea itu dikabarkan akan didepak di akhir musim dan akan digantikan oleh Marcello Lippi. Tetapi para petinggi klub menepis semua kabar miring tersebut dengan mengatakan mereka masih percaya kepada Ranieri.

Sebagai seorang pelatih berpengalaman Ranieri pun tahu bagaimana caranya menghapus semua cibiran yang sempat tertuju kepadanya. Sedikit bicara dan banyak bekerja, ia pun akhirnya menghentikan hasil buruk yang diraih timnya dengan mempersembahkan kemenangan atas Genoa dinihari tadi.

"Sebuah hari yang berat di kantor adalah hal yang biasa, tetapi kami adalah Juventus dan selalu memberikan 100 persen kemampuan kami. Saya menerima kritik yang sifatnya membangun. Saya telah berada di dunia sepakbola selama 40 tahun dan saya tidak peduli dengan omongan orang lain," tandasnya seperti dilansir Channel4.

Pelatih berusia 56 tahun itu pun mengaku bahwa timnya memang layak untuk meraih kemenangan tersebut karena telah berlatih keras dalam seminggu terakhir. Dengan semangat pantang menyerah, bayaran yang pantas untuk hal itu memang hanya raihan tiga angka penuh.

"Tim kami memulai pertandingan dengan benar, benar-benar menunjukkan semangat untuk menang. Kami telah berlatih selama seminggu penuh terutama pergerakan dua full-back kami, Zdenek Grygera dan Hasan Salihamidzic," jelasnya.

Mengomentari pertandingan melawan Genoa, Ranieri menyatakan bahwa rekan sekota Sampdoria itu bukanlah lawan yang mudah untuk ditundukkan. Menurutnya jika lengah sedikit saja, maka mereka akan membuat tim lawan mengalami kesulitan.

"Genoa memainkan sepakbola dengan baik dan jika Anda membiarkan ada ruang terbuka bagi mereka maka mereka akan merepotkan Anda. Kami terus-menerus menekan mereka untuk membuat kesalahan dan tetap kompak dalam skema 4-4-2, saling membantu satu sama lain," tukasnya. ( din / din )

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526