Forum detikSport
- [Telkom Fiks 2008] Menera... telkomfiks
- Pertandingan Digelar Tan... missunderstandingnew
- Spirit dan masukan buat P... detektif_sableng
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 00:00 WIB
Federer Kurangi Turnamen Clay Court - Senin, 01/12/2008 14:20 WIB
Murray Cinta Mati Inggris - Sabtu, 29/11/2008 21:35 WIB
Hong Kong Terbuka Super Series
Taufik Gagal ke Final - Jumat, 28/11/2008 23:38 WIB
Hong Kong Terbuka Super Series
Taufik Satu-satunya Harapan - Jumat, 28/11/2008 15:24 WIB
Hong Kong Open Super Series
Dua Kalah, Dua Tersisa - Jumat, 28/11/2008 03:31 WIB
Nadal: Orang-orang Tak Hormati Federer
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 12/03/2008 00:26 WIB
Federer: Saya Tidak Sedang Meredup
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Timothy A Clary
Jakarta - Dua kekalahan beruntun yang diderita Roger Federer membuat banyak pihak menyebut karirnya tengah meredup. FedEx dengan tegas membantah, kegagalan justru dijadikannya sebagai pemacu.
Awal tahun 2008 berjalan tak mulus buat Federer. Setelah tumbang dua set langsung oleh Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka, petenis nomor satu dunia itu langsung tersingkir di babak pertama Dubai Terbuka oleh Andy Murray dengan 7-6(6), 3-6 dan 4-6.
Itulah awal tahun terburuk Federer dalam delapan musim terakhir. Sesuatu yang kemudian membuat banyak pengamat menyebut itu adalah tanda-tanda kalau pengoleksi 12 gelar Grand Slam itu mulai kehilangan kilau.
"Di Swiss ada cukup banyak spekulasi kalau karir saya sudah berakhir. Orang-orang perlu tahu kalau saya dalam kondisi sehat dan bahagia, tidak sedih, terpuruk atau tersingkir," ujar Federer usai menjalani pertandingan eksebisi menghadapi Pete Sampras seperti diberitakan Yahoosport.
Dalam pertandingann yang digelar di Madison Square Garden, Selasa (11/3/2008) itu Federer kembali menundukkan seniornya melalui pertarungan sengit sepanjang tiga set dengan 6-3, 6-7 dan 7-6.
Federer yang cuma butuh dua titel grand slam lagi untuk menyamai rekor grand slam terbanyak yang masih dimiliki Sampras malah mengaku kecintaannya pada tenis tak pernah sebesar yang ia rasakan saat ini. Kegagalan yang dia derita sebelumnya dianggap sebagai pemacu untuk mengumpulkan lebih banyak tropi.
"Saya suka tampil di lapangan utama di seluruh dunia. Banyak orang yang senang saat saya tampil di sana. Itu membuat saya tersentuh. Saya lebih rajin berlatih saat ini. Yang sangat saya nikmati adalah bertanding, tekanan, fans, dan lapangan utama.Saya harap itu bisa bertahan selama mungkin," pungkas Federer. ( din / ian )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Federer: Saya Tidak Sedang Meredup
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Timothy A Clary
Awal tahun 2008 berjalan tak mulus buat Federer. Setelah tumbang dua set langsung oleh Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka, petenis nomor satu dunia itu langsung tersingkir di babak pertama Dubai Terbuka oleh Andy Murray dengan 7-6(6), 3-6 dan 4-6.
Itulah awal tahun terburuk Federer dalam delapan musim terakhir. Sesuatu yang kemudian membuat banyak pengamat menyebut itu adalah tanda-tanda kalau pengoleksi 12 gelar Grand Slam itu mulai kehilangan kilau.
"Di Swiss ada cukup banyak spekulasi kalau karir saya sudah berakhir. Orang-orang perlu tahu kalau saya dalam kondisi sehat dan bahagia, tidak sedih, terpuruk atau tersingkir," ujar Federer usai menjalani pertandingan eksebisi menghadapi Pete Sampras seperti diberitakan Yahoosport.
Dalam pertandingann yang digelar di Madison Square Garden, Selasa (11/3/2008) itu Federer kembali menundukkan seniornya melalui pertarungan sengit sepanjang tiga set dengan 6-3, 6-7 dan 7-6.
Federer yang cuma butuh dua titel grand slam lagi untuk menyamai rekor grand slam terbanyak yang masih dimiliki Sampras malah mengaku kecintaannya pada tenis tak pernah sebesar yang ia rasakan saat ini. Kegagalan yang dia derita sebelumnya dianggap sebagai pemacu untuk mengumpulkan lebih banyak tropi.
"Saya suka tampil di lapangan utama di seluruh dunia. Banyak orang yang senang saat saya tampil di sana. Itu membuat saya tersentuh. Saya lebih rajin berlatih saat ini. Yang sangat saya nikmati adalah bertanding, tekanan, fans, dan lapangan utama.Saya harap itu bisa bertahan selama mungkin," pungkas Federer. ( din / ian )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
