Forum detikSport
- Pengaruh Krisis Global di... frenks
- Etihad Airways Abu Dhabi ... Zero99
- Prediksi Susunan Pembalap... dasawidyantara
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Scuderia Ferrari Marlboro... Joxhua
- Mclaren Mercedes fans..... emblazon
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 02:24 WIB
Heikki: Jangan 'Kembungi' Tangkiku, McLaren - Rabu, 03/12/2008 19:32 WIB
R29 Debut di Trek 20 Januari - Rabu, 03/12/2008 12:16 WIB
16 Januari, McLaren Launching MP4-24 - Rabu, 03/12/2008 01:35 WIB
Schumi Balas Lagi Barrichello - Selasa, 02/12/2008 18:10 WIB
Tak Ada Tempat buat Rossi di F1 - Selasa, 02/12/2008 13:54 WIB
Hockenheim Terancam Hilang dari F1
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit F1 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender F1 2008
Senin, 17/03/2008 03:25 WIB
Hasil Buruk, Ferrari Tetap Santai
Rossi Finza Noor - detiksport

AFP/Oliver Multhaup
Melbourne - Meski diunggulkan ternyata penampilan Ferrari di GP Australia tidak terlalu bagus. Namun, tim asal Italia tersebut mengaku tenang-tenang saja menyikapi hasil di Melbourne.
Dua pembalap tim "Kuda Jingkrak", Kimi Raikkonen dan Felipe Massa, akhirnya gagal finis dalam balapan yang berdurasi 58 lap tersebut. Ferrari akhirnya memang berhasil meraih satu poin melalui Raikkonen, tetapi itu merupakan "hadiah" setelah Rubens Barichello didiskualifikasi.
Sebuah hasil yang bisa dibilang mengecewakan mengingat Ferrari diekspetasikan banyak orang untuk tampil bersaing dengan McLaren di GP pembuka tersebut. The Silver Arrows sendiri berhasil membuat dua pembalapnya finis dengan Lewis Hamilton tampil sebagai juara di seri perdana.
Tetapi start buruk itu tidak membuat Ferrari patah arang atau pun kecewa. Mereka mengaku santai-santai saja menanggapi hasil balapan tersebut.
"Hasil telah berbicara dan sayangnya ini bukan akhir pekan yang baik. Tidak adayang berjalan sesuai rencana, tetapi jika Anda ingat kembali kami juga pernah gagal finis di tahun 2006 namun kami berhasil mengejar ketertinggalan di seri-seri berikutnya," tandas team principal Ferrari, Stefano Domenicali, seperti dilansir Autosport.
"Kami bukanlah orang-orang yang fenomenal sebelum balapan ini dan bukanlah orang bodoh setelahnya. Jadi kami perlu menganalisis apa yang sebenarnya terjadi terutama masalah reliability. Kami mengalami dua kali mati mesin dan hal ini perlu diselidiki," imbuh Domenicali.
Menurut Domenicali, yang perlu dilakukan saat ini adalah tetap tenang dan berkonsentrasi penuh kepada balapan. "Kami butuh untuk tetap kalem dan berkonsentrasi penuh. Kami tidak boleh terbawa emosi saat ini karena dalam kondisi seperti itu kami akan mudah jatuh. Kami harus tetap rasional," tukasnya. ( krs / krs )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Hasil Buruk, Ferrari Tetap Santai
Rossi Finza Noor - detiksport

AFP/Oliver Multhaup
Dua pembalap tim "Kuda Jingkrak", Kimi Raikkonen dan Felipe Massa, akhirnya gagal finis dalam balapan yang berdurasi 58 lap tersebut. Ferrari akhirnya memang berhasil meraih satu poin melalui Raikkonen, tetapi itu merupakan "hadiah" setelah Rubens Barichello didiskualifikasi.
Sebuah hasil yang bisa dibilang mengecewakan mengingat Ferrari diekspetasikan banyak orang untuk tampil bersaing dengan McLaren di GP pembuka tersebut. The Silver Arrows sendiri berhasil membuat dua pembalapnya finis dengan Lewis Hamilton tampil sebagai juara di seri perdana.
Tetapi start buruk itu tidak membuat Ferrari patah arang atau pun kecewa. Mereka mengaku santai-santai saja menanggapi hasil balapan tersebut.
"Hasil telah berbicara dan sayangnya ini bukan akhir pekan yang baik. Tidak adayang berjalan sesuai rencana, tetapi jika Anda ingat kembali kami juga pernah gagal finis di tahun 2006 namun kami berhasil mengejar ketertinggalan di seri-seri berikutnya," tandas team principal Ferrari, Stefano Domenicali, seperti dilansir Autosport.
"Kami bukanlah orang-orang yang fenomenal sebelum balapan ini dan bukanlah orang bodoh setelahnya. Jadi kami perlu menganalisis apa yang sebenarnya terjadi terutama masalah reliability. Kami mengalami dua kali mati mesin dan hal ini perlu diselidiki," imbuh Domenicali.
Menurut Domenicali, yang perlu dilakukan saat ini adalah tetap tenang dan berkonsentrasi penuh kepada balapan. "Kami butuh untuk tetap kalem dan berkonsentrasi penuh. Kami tidak boleh terbawa emosi saat ini karena dalam kondisi seperti itu kami akan mudah jatuh. Kami harus tetap rasional," tukasnya. ( krs / krs )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
