Forum detikSport
- Pengaruh Krisis Global di... frenks
- Etihad Airways Abu Dhabi ... Zero99
- Prediksi Susunan Pembalap... dasawidyantara
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Scuderia Ferrari Marlboro... Joxhua
- Mclaren Mercedes fans..... emblazon
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 02:24 WIB
Heikki: Jangan 'Kembungi' Tangkiku, McLaren - Rabu, 03/12/2008 19:32 WIB
R29 Debut di Trek 20 Januari - Rabu, 03/12/2008 12:16 WIB
16 Januari, McLaren Launching MP4-24 - Rabu, 03/12/2008 01:35 WIB
Schumi Balas Lagi Barrichello - Selasa, 02/12/2008 18:10 WIB
Tak Ada Tempat buat Rossi di F1 - Selasa, 02/12/2008 13:54 WIB
Hockenheim Terancam Hilang dari F1
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit F1 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender F1 2008
Rabu, 19/03/2008 13:27 WIB
'F1 Akan Minta Korban Jiwa Lagi'
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Torsten Blackwood
Jakarta - Sudah 14 tahun sejak F1 meminta korban jiwa terakhir dengan tewasnya Ayrton Senna. Diterapkannya regulasi baru musim ini, balapan jet darat bisa kembali menewaskan pembalapnya.
Adalah Sir Jackie Stewart yang mengeluarkan peringatan sekaligus prediksi menyeramkan itu. Insiden yang melibatkan Timo Glock dan David Coulthard di GP Australia akhir pekan lalu menjadi sebab munculnya kekhawatiran Stewart.
"Seseorang bisa saja terbunuh. Sudah 13 tahun dan tujuh bulan sejak kematian Ayrton Senna. Itu seperti kecelakaan pesawat terbang - Anda tak bisa melanjutkan tanpa ada sesuatu hal terjadi, dan seseorang akan tewas," ungkap pria 67 tahun itu di Crash.
Cuma enam pembalap yang mampu melintas garis finish pada seri pembuka akhir pekan lalu di Albert Park. Pelarangan alat bantu berupa traksi kontrol dan electronic engine braking membuat banyak mobil melintir dan menghasilkan balapan kacau.
"Akan ada lebih banyak kecelakaan dengan hilangnya traksi kontrol, dan itu akan menjadi pukulan besar buat para pembalap," lanjut mantan juara dunia tiga kali itu.
Secara khusus Stewart juga menyayangkan Lewis Hamilton yang belum juga bergabung dengan Grand Prix Drivers Association atau Asosiasi Pembalap F1. Padahal oganisasi yang diantaranya dipimpin oleh Michael Schumacher itu selalu memberikan perhatian besar pada keselamatan pembalap.
"Saya terkejut dan kecewa saat tahu dia belum bergabung. Itu bukan tindakan yang bijak. Satu hal yang harus Anda miliki di antara kompetitor adalah komunikasi yang baik," pungkas Stewart. ( din / arp )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
'F1 Akan Minta Korban Jiwa Lagi'
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Torsten Blackwood
Adalah Sir Jackie Stewart yang mengeluarkan peringatan sekaligus prediksi menyeramkan itu. Insiden yang melibatkan Timo Glock dan David Coulthard di GP Australia akhir pekan lalu menjadi sebab munculnya kekhawatiran Stewart.
"Seseorang bisa saja terbunuh. Sudah 13 tahun dan tujuh bulan sejak kematian Ayrton Senna. Itu seperti kecelakaan pesawat terbang - Anda tak bisa melanjutkan tanpa ada sesuatu hal terjadi, dan seseorang akan tewas," ungkap pria 67 tahun itu di Crash.
Cuma enam pembalap yang mampu melintas garis finish pada seri pembuka akhir pekan lalu di Albert Park. Pelarangan alat bantu berupa traksi kontrol dan electronic engine braking membuat banyak mobil melintir dan menghasilkan balapan kacau.
"Akan ada lebih banyak kecelakaan dengan hilangnya traksi kontrol, dan itu akan menjadi pukulan besar buat para pembalap," lanjut mantan juara dunia tiga kali itu.
Secara khusus Stewart juga menyayangkan Lewis Hamilton yang belum juga bergabung dengan Grand Prix Drivers Association atau Asosiasi Pembalap F1. Padahal oganisasi yang diantaranya dipimpin oleh Michael Schumacher itu selalu memberikan perhatian besar pada keselamatan pembalap.
"Saya terkejut dan kecewa saat tahu dia belum bergabung. Itu bukan tindakan yang bijak. Satu hal yang harus Anda miliki di antara kompetitor adalah komunikasi yang baik," pungkas Stewart. ( din / arp )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
