Forum detikSport
- Scuderia Ferrari Marlboro... Joxhua
- Beban Berat yang dibawa L... Schumi
- Spekulasi ato Konspirasi?... TheLivingLegend
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Prediksi 1... Pole
- 2... zenvan2003
Berita Lain
- Kamis, 16/10/2008 07:20 WIB
Hamilton: Aku Sehebat Ayrton Senna? Tidak! - Kamis, 16/10/2008 03:03 WIB
McLaren Tak Boleh Salah Lagi - Kamis, 16/10/2008 00:35 WIB
Jelang GP China
Alonso Bidik Sukses di Shanghai - Rabu, 15/10/2008 11:29 WIB
Hamilton Masih Hijau - Rabu, 15/10/2008 07:13 WIB
Hamilton: Aku Hanya Manusia Biasa - Rabu, 15/10/2008 03:55 WIB
Awas! BMW Sauber Siap Bikin Kejutan
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit F1 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender F1 2008
Rabu, 19/03/2008 17:34 WIB
Jelang GP Malaysia
Menunggu Nelsinho di Sepang
Arya Perdhana - detiksport

Piquet Jr (AFP/William West)
Melbourne - Penampilan Nelson Piquet Jr di GP Australia akhir pekan lalu bisa dibilang jauh dari memuaskan. Sebagai rookie yang termasuk diperhitungkan, bagaimana kiprahnya di GP Malaysia?
Di Albert Park, Minggu (16/3/2008), Nelsinho tak sanggup merampungkan 58 lap durasi lomba pertama musim 2008 itu. Pembalap Renault tersebut harus undur diri saat lomba baru berjalan 31 lap.
Bandingkan dengan pencapaian Fernando Alonso. Sama-sama memakai Renault R28, Alonso mampu bertahan hingga finis dan bahkan berhak atas lima poin berkat posisi keempat yang diraihnya.
Menjadi tidak adil memang, bila membandingkan Nelsinho dengan Alonso. Yang pertama adalah seorang pendatang baru, sedangkan nama terakhir merupakan dua kali juara dunia yang tentu lebih berpengalaman.
Pendapat itu pun diamini oleh Flavio Briatore, bos Renault. "Nelson mengalami kesulitan dengan bagian belakang mobil karena rusak pada saat start. Dia sanggup melakukan start dengan baik, karena dia sanggup di posisi 12 di lap pertama," tutur Briatore seperti dikutip Autosport, Rabu (18/3).
"Tapi dia masih muda dan tidak ada tekanan untuknya. Kita akan lihat di Malaysia. Tapi dia bisa santai sekarang," lanjut Briatore.
Sebagai pembalap yang menjalani tahun debut, nama Nelsinho sebetulnya dinilai cukup potensial. Apalagi ia juga membawa nama sang ayah, Nelson Piquet, tiga kali jawara dunia Formula 1.
Tapi dibanding satu orang rookie lainnya, Sebastien Bourdais, prestasi Nelsinho cukup mengkhawatirkan. Bourdais (Toro Rosso) mampu meraih dua biji angka meski ia terhenti di lap 56.
Nelsinho memang butuh perbaikan. Namun tak hanya sang pembalap yang mesti berkembang, mobil tunggangan pun tak boleh dilupakan untuk dipoles.
"Mobil kami jauh membaik dan kita akan melihat apa yang akan terjadi. Ini adalah balap pertama, jadi finis ke-4 (Alonso) adalah yang terbaik bagi kami," papar Briatore.
"Beberapa pengembangan akan kami lakukan dan kami akan bisa melihat posisi kami di Malaysia dengan lebih baik. Itu masih sangat sulit untuk dilihat," pungkas dia.
( arp / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Jelang GP Malaysia
Menunggu Nelsinho di Sepang
Arya Perdhana - detiksport

Piquet Jr (AFP/William West)
Di Albert Park, Minggu (16/3/2008), Nelsinho tak sanggup merampungkan 58 lap durasi lomba pertama musim 2008 itu. Pembalap Renault tersebut harus undur diri saat lomba baru berjalan 31 lap.
Bandingkan dengan pencapaian Fernando Alonso. Sama-sama memakai Renault R28, Alonso mampu bertahan hingga finis dan bahkan berhak atas lima poin berkat posisi keempat yang diraihnya.
Menjadi tidak adil memang, bila membandingkan Nelsinho dengan Alonso. Yang pertama adalah seorang pendatang baru, sedangkan nama terakhir merupakan dua kali juara dunia yang tentu lebih berpengalaman.
Pendapat itu pun diamini oleh Flavio Briatore, bos Renault. "Nelson mengalami kesulitan dengan bagian belakang mobil karena rusak pada saat start. Dia sanggup melakukan start dengan baik, karena dia sanggup di posisi 12 di lap pertama," tutur Briatore seperti dikutip Autosport, Rabu (18/3).
"Tapi dia masih muda dan tidak ada tekanan untuknya. Kita akan lihat di Malaysia. Tapi dia bisa santai sekarang," lanjut Briatore.
Sebagai pembalap yang menjalani tahun debut, nama Nelsinho sebetulnya dinilai cukup potensial. Apalagi ia juga membawa nama sang ayah, Nelson Piquet, tiga kali jawara dunia Formula 1.
Tapi dibanding satu orang rookie lainnya, Sebastien Bourdais, prestasi Nelsinho cukup mengkhawatirkan. Bourdais (Toro Rosso) mampu meraih dua biji angka meski ia terhenti di lap 56.
Nelsinho memang butuh perbaikan. Namun tak hanya sang pembalap yang mesti berkembang, mobil tunggangan pun tak boleh dilupakan untuk dipoles.
"Mobil kami jauh membaik dan kita akan melihat apa yang akan terjadi. Ini adalah balap pertama, jadi finis ke-4 (Alonso) adalah yang terbaik bagi kami," papar Briatore.
"Beberapa pengembangan akan kami lakukan dan kami akan bisa melihat posisi kami di Malaysia dengan lebih baik. Itu masih sangat sulit untuk dilihat," pungkas dia.
( arp / din )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
