Forum detikSport
- Pengaruh Krisis Global di... frenks
- Etihad Airways Abu Dhabi ... Zero99
- Prediksi Susunan Pembalap... dasawidyantara
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Scuderia Ferrari Marlboro... Joxhua
- Mclaren Mercedes fans..... emblazon
Berita Lain
- Kamis, 04/12/2008 02:24 WIB
Heikki: Jangan 'Kembungi' Tangkiku, McLaren - Rabu, 03/12/2008 19:32 WIB
R29 Debut di Trek 20 Januari - Rabu, 03/12/2008 12:16 WIB
16 Januari, McLaren Launching MP4-24 - Rabu, 03/12/2008 01:35 WIB
Schumi Balas Lagi Barrichello - Selasa, 02/12/2008 18:10 WIB
Tak Ada Tempat buat Rossi di F1 - Selasa, 02/12/2008 13:54 WIB
Hockenheim Terancam Hilang dari F1
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit F1 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender F1 2008
Jumat, 21/03/2008 18:52 WIB
GP Malaysia
Red Bull Terancam Dicoret
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/William West
Jakarta - GP Malaysia sangat mungkin hanya akan diikuti oleh 20 pembalap dari 10 tim saja. Red Bull terancam dicoret menyusul kecelakaan yang yang menimpa David Coulthard di free practice I.
Selain mogoknya F2008 milik Kimi Raikkonen, free practice pertama GP Malaysia diwarnai dengan kecelakaan yang menimpa David Coulthard. Suspensi depan RB4 milik DC mengalami kerusakan cukup parah akibat kecelakaan tersebut.
Ini adalah kali kedua suspensi Red Bull mengalami kerusakan cukup berarti. Di Albert Park dalam gelaran GP Australia pekan lalu kecelakaan dengan Felipe Massa juga membuat suspensi depan mobil DC rusak parah.
Inilah yang kemudian membuat FIA dan steward GP Malaysia berencana melakukan penyelidikan terhadap RB4. Ada kekhawatiran kalau mobil Reed Bull tidak cukup aman untuk bisa ikut balapan.
"Stewards sudah melakukan pertemuan dengan team Principal dan perwakilan tim tekhnis dari Red Bull Racing dalam kaitannya dengan kecelakaan yang melibatkan mobil nomor sembilan di latihan pertama. Steward sudah meminta mereka mengirim laporan pada FIA yang berisi verifikasi kelayakan suspensi pada mobil yang mungkin membuat mobil tersebut masuk kriteria 'konstruksi berbahaya' yang termuat dalam Art 2.3 Regulasi Teknis Regulations," demikian laporan Stewards seperti diberitakan Autosport.
Artikel 2.3 dari regulasi tekhnis menyebutkan kalau "hasil rapat steward bisa mengeluarkan kendaraan yang konstruksinya dianggap membahayakan".
Kubu Red Bull melalui team principal Christian Horner, serta kepala pengembangan tekhnologi, Adrian Newey, sudah mengeluarkan sanggahan kalau mobilnya berbahaya.
"Kami sudah melakukan tes lebih dari 10.000 kilometer dengan komponen yang identik...Jadi kami tidak memiliki sedikitpun kekhawatiran soal keamanan mobil untuk besok," ungkap Christian Horner. ( din / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
GP Malaysia
Red Bull Terancam Dicoret
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/William West
Selain mogoknya F2008 milik Kimi Raikkonen, free practice pertama GP Malaysia diwarnai dengan kecelakaan yang menimpa David Coulthard. Suspensi depan RB4 milik DC mengalami kerusakan cukup parah akibat kecelakaan tersebut.
Ini adalah kali kedua suspensi Red Bull mengalami kerusakan cukup berarti. Di Albert Park dalam gelaran GP Australia pekan lalu kecelakaan dengan Felipe Massa juga membuat suspensi depan mobil DC rusak parah.
Inilah yang kemudian membuat FIA dan steward GP Malaysia berencana melakukan penyelidikan terhadap RB4. Ada kekhawatiran kalau mobil Reed Bull tidak cukup aman untuk bisa ikut balapan.
"Stewards sudah melakukan pertemuan dengan team Principal dan perwakilan tim tekhnis dari Red Bull Racing dalam kaitannya dengan kecelakaan yang melibatkan mobil nomor sembilan di latihan pertama. Steward sudah meminta mereka mengirim laporan pada FIA yang berisi verifikasi kelayakan suspensi pada mobil yang mungkin membuat mobil tersebut masuk kriteria 'konstruksi berbahaya' yang termuat dalam Art 2.3 Regulasi Teknis Regulations," demikian laporan Stewards seperti diberitakan Autosport.
Artikel 2.3 dari regulasi tekhnis menyebutkan kalau "hasil rapat steward bisa mengeluarkan kendaraan yang konstruksinya dianggap membahayakan".
Kubu Red Bull melalui team principal Christian Horner, serta kepala pengembangan tekhnologi, Adrian Newey, sudah mengeluarkan sanggahan kalau mobilnya berbahaya.
"Kami sudah melakukan tes lebih dari 10.000 kilometer dengan komponen yang identik...Jadi kami tidak memiliki sedikitpun kekhawatiran soal keamanan mobil untuk besok," ungkap Christian Horner. ( din / din )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
