Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Sabtu, 22/03/2008 22:05 WIB

McLaren Terima Hukuman Mundur Lima Grid
Kris Fathoni W - detiksport


AFP/Roslan Rahman

Sepang - Usai dua pembalapnya dijatuhi hukuman, kubu McLaren mencoba membela diri dengan menuding cuaca jadi penyebab insiden. Namun mereka tetap dapat menerima keputusan dari steward.

Setelah dinilai menghalangi laju Fernando Alonso dan Nick Heidfeld pada sesi terakhir kualifikasi, duo McLaren dihukum dimundurkan lima posisi start-nya di GP Malaysia. Tak mau disalahkan begitu saja, CEO McLaren Martin Whitmarsh pertama-tama mencoba menerangkan kejadian itu dari sisi pandang timnya.

"Situasi ini muncul karena cuaca. Biasanya, semua mobil mencoba menjalani kualifikasi terakhirnya dalam urutan dan hanya ada sedikit resiko menghadang lawan. Hari ini, kemungkinan turunnya hujan membuat banyak pembalap, tidak semua, untuk keluar lebih dini, hanya untuk berjaga-jaga," terangnya seperti dilansir Telegraph.

"Hal ini membuat beberapa mobil keluar dari fasenya. Kami sudah mengingatkan para pembalap kami mengenai keadaan ini lewat radio, namun jelas ada kemampatan yang signifikan di salah satu bagian sirkuit," lanjut Whitmarsh.

Hukuman mundur lima grid ini jelas pukulan berat bagi kedua pembalap "Silver Arrows", terutama buat Lewis Hamilton yang mengaku juga sempat bermasalah dengan grip bannya. Namun McLaren, melalui Whitmarsh, tak akan mengajukan banding dan menerima keputusan tersebut kendati sekali lagi menekankan kalau pihaknya tak melakukan kesengajaan.

"Kami menerima keputusan steward tapi kami ingin menambahkan bahwa baik Lewis maupun Heikki tak dengan sengaja merintangi rekan-rekan pesaingnya. Insiden itu terjadi hanya karena tak beruntung, tak lebih, tak kurang," tandas dia.

( krs / ian )

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526