Forum Sepakbola
- [PESAN]sampaikan pesan bu... thos_blanco
- Theatre of Dreams 2008-20... pangeran007
- ARSENAL Jersey 08/09 Grat... joe3428
- All About Liverpool part ... YNWA
- The New Social Thread... publica
- All About Manchester Unit... pangeran007
Berita Lain
- Sabtu, 10/01/2009 07:22 WIB
Jelang MU vs Chelsea
Peluang Juara The Blues Ikut Dipertaruhkan - Sabtu, 10/01/2009 01:48 WIB
Ferdinand Fit untuk Chelsea - Sabtu, 10/01/2009 00:03 WIB
Defoe: Semua karena Redknapp - Jumat, 09/01/2009 23:03 WIB
Benitez Sindir Tajam Fergie - Jumat, 09/01/2009 19:02 WIB
Jelang MU vs Chelsea
Lampard Ingatkan Lini Pertahanannya - Jumat, 09/01/2009 18:05 WIB
Jangan Berlebihan, Wenger
Indeks Berita
detikSport »
i
Senin, 24/03/2008 10:33 WIB
Dikartu Karena Emosi?
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

Mascherano menjadi aktor utama drama tersebut. Ia sering terlihat melakukan tindakan kurang terpuji dengan mengeluarkan kata-kata kasar.
Dari catatan detiksport, setidaknya empat kali ia membuat aksi yang tidak patut dicontoh. Tekel dua kaki pada Paul Scholes, yang berujung pada kartu kuning pertama, membuatnya mengeluarkan makian kepada Bennett. Semenit berselang, ia kembali melakukan kekerasan verbal pada Bennett, yang membuatnya memperingatkan Mascherano dengan menyuruhnya diam.
Di pertengahan babak pertama, ia mengkonfrontir keputusan hakim garis dengan menyindirnya seraya berisyarat "sebaiknya Anda mengenakan kacamata". Dan yang terakhir adalah ketika ia menerima kartu kuning kedua yang berbuah kartu merah. Yang disesalkan adalah Mascherano terus berusaha merangsek mendekati Bennett untuk melakukan protes meski sudah ditahan oleh rekan-rekannya, juga ofisial pertandingan dan tim.
Bahkan Rafa Benitez harus turun tangan untuk menenangkan pemain asal Argentina itu. "Saya bisa berbicara dengannya dalam bahasa Spanyol, jadi saya katakan,' Dengar, waktumu sudah berakhir.'." ungkapnya seperti diberitakan dalam situs resmi Liverpool.
Manajer The Kop itu menilai Mascherano terkejut dan tidak bisa menerima keputusan Bennett yang mengusirnya hanya karena bertanya.
Sementara di pihak Bennett sendiri, ada indikasi ia terprovokasi atas aksi Mascherano. Menjadi korban kekerasan verbal membuat emosi Bennett terpancing hingga akhirnya muncul kartu tersebut, walaupun tindakan yang dilakukannya sesuai dengan regulasi.
Pendapat Benitez? "Anda harus tanya langsung kepadanya."
"Sulit menjelaskan beberapa hal yang terjadi di lapangan dan saya pikir lebih baik tidak untuk diperbincangkan terlalu banyak saat ini," imbuhnya.
Apapun itu, selama profesionalitas dijunjung tinggi, emosi bisa terkontrol dengan baik.
( ian / din )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
