Forum detikSport
- Agostini Semangati Rossi ... maniak_punk
- fans valee... daitoe
- Posting Foto Member DF Mo... edhoys
- Tempat Ngobrol2nya Moto G... Gomes
- [Merge Threads] For Rossi... fitri2107
- Absen dulu yuk............. maungv
Berita Lain
- Sabtu, 06/09/2008 04:38 WIB
Suzuki Pertahankan Komposisi Lama - Kamis, 04/09/2008 00:07 WIB
Doohan Komentari Peralihan Ban Pedrosa - Rabu, 03/09/2008 01:21 WIB
Pedrosa Ingin Kembali Menang - Selasa, 02/09/2008 04:33 WIB
Awal Bagus Pedrosa dengan Bridgestone - Senin, 01/09/2008 19:21 WIB
Agostini Semangati Rossi Kejar Rekornya - Senin, 01/09/2008 05:25 WIB
Casey Terjengkang, Isyaratkan Menyerah
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit MotoGP 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender MotoGP 2008
Minggu, 13/04/2008 03:42 WIB
MotoGP Portugal
Saatnya Jadi Juara, Lorenzo?
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Francisco Leong
Estoril - Finish di posisi dua dan tiga didapat Jorge Lorenzo dari dua pole pertamanya. Setelah mencetak hat-trick, akankah gelar pertamanya datang justru di trek yang dianggap paling sulit?
Lorenzo tak cuma mencetak hat-trick pole setelah mencatat waktu tercepat di kualifikasi MotoGP Portugal, Sabtu (12/4/2008). Dengan torehan satu menit 35,715 detik, pembalap Fiat Yamah itu juga memecahkan rekor sesi kualifikasi dengan selisih hampir setengah detik.
Apa yang diraih Lorenzo jelas mengagumkan mengingat statusnya yang masih rookie. Apalagi sepanjang karirnya di seri GP dia belum pernah sekalipun start dari posisi terdepan di Estoril.
"Kami tidak bisa mendapat lap yang sempurna, tapi bagaimanapun juga itu sudahlah cukup untuk bisa meraih pole - yang ketiga buat kami. Kami berada di surga, kami seperti bermimpi," ungkap Lorenzo di Autosport.
Meski mengaku masih merasa exiting, tapi meraih pole bisa jadi mulai dirasakan sebagai sesuatu yang biasa buat Lorenzo mengingat dia mulai sering mendapatkannya. Yang kini dibidiknya adalah kemenangan mengingat pada dua pole yang diraih sebelumnya cuma berakhir dengan podium kedua dan ketiga.
"Untuk kami, apa yang akan terjadi saat ini adalah hadiah untuk masa depan. Kami tak memiliki tekanan, kam hanya ingin bersenang-senang. Kami harus tenang, kami harus diam, dan besok harus berjuang untuk kemenangan," lanjut mantan juara dunia dua kali di kelas 250 cc asal Spanyol itu.
Di dua seri sebelumnya Lorenzo selalu mengelak jika ditanya wartawan soal targentnya saat balapan usai menjalani sesi kualifikasi. Pemuda 20 tahun itu seperti masih malu untuk memasang target juara, sesuatu yang dilakoninya kini.
"Sangat hebat bisa meraih pole lagi karena itu memberi kami kesempatan terbaik untuk memulai balapan dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memaksimalkan kesempatan untuk menghasilkan yang terbaik," dukung tim manajer Yamaha Daniele Romagnoli.
( din / arp )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
MotoGP Portugal
Saatnya Jadi Juara, Lorenzo?
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Francisco Leong
Lorenzo tak cuma mencetak hat-trick pole setelah mencatat waktu tercepat di kualifikasi MotoGP Portugal, Sabtu (12/4/2008). Dengan torehan satu menit 35,715 detik, pembalap Fiat Yamah itu juga memecahkan rekor sesi kualifikasi dengan selisih hampir setengah detik.
Apa yang diraih Lorenzo jelas mengagumkan mengingat statusnya yang masih rookie. Apalagi sepanjang karirnya di seri GP dia belum pernah sekalipun start dari posisi terdepan di Estoril.
"Kami tidak bisa mendapat lap yang sempurna, tapi bagaimanapun juga itu sudahlah cukup untuk bisa meraih pole - yang ketiga buat kami. Kami berada di surga, kami seperti bermimpi," ungkap Lorenzo di Autosport.
Meski mengaku masih merasa exiting, tapi meraih pole bisa jadi mulai dirasakan sebagai sesuatu yang biasa buat Lorenzo mengingat dia mulai sering mendapatkannya. Yang kini dibidiknya adalah kemenangan mengingat pada dua pole yang diraih sebelumnya cuma berakhir dengan podium kedua dan ketiga.
"Untuk kami, apa yang akan terjadi saat ini adalah hadiah untuk masa depan. Kami tak memiliki tekanan, kam hanya ingin bersenang-senang. Kami harus tenang, kami harus diam, dan besok harus berjuang untuk kemenangan," lanjut mantan juara dunia dua kali di kelas 250 cc asal Spanyol itu.
Di dua seri sebelumnya Lorenzo selalu mengelak jika ditanya wartawan soal targentnya saat balapan usai menjalani sesi kualifikasi. Pemuda 20 tahun itu seperti masih malu untuk memasang target juara, sesuatu yang dilakoninya kini.
"Sangat hebat bisa meraih pole lagi karena itu memberi kami kesempatan terbaik untuk memulai balapan dan kami akan melakukan yang terbaik untuk memaksimalkan kesempatan untuk menghasilkan yang terbaik," dukung tim manajer Yamaha Daniele Romagnoli.
( din / arp )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
