Forum detikSport
- Agostini Semangati Rossi ... maniak_punk
- fans valee... daitoe
- Posting Foto Member DF Mo... edhoys
- Tempat Ngobrol2nya Moto G... Gomes
- [Merge Threads] For Rossi... fitri2107
- Absen dulu yuk............. maungv
Berita Lain
- Sabtu, 06/09/2008 04:38 WIB
Suzuki Pertahankan Komposisi Lama - Kamis, 04/09/2008 00:07 WIB
Doohan Komentari Peralihan Ban Pedrosa - Rabu, 03/09/2008 01:21 WIB
Pedrosa Ingin Kembali Menang - Selasa, 02/09/2008 04:33 WIB
Awal Bagus Pedrosa dengan Bridgestone - Senin, 01/09/2008 19:21 WIB
Agostini Semangati Rossi Kejar Rekornya - Senin, 01/09/2008 05:25 WIB
Casey Terjengkang, Isyaratkan Menyerah
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit MotoGP 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender MotoGP 2008
Senin, 14/04/2008 05:14 WIB
Cukup Puas, Rossi Bidik Shanghai
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Francisco Leong
Estoril - Dengan mengusung ban Bridgstone yang jadi idaman, Valentino Rossi tak kuasa jadi yang tercepat di sirkuit Estoril. Yang juara malah rekan setim Rossi sendiri, Jorge Lorenzo, yang memakai ban Michelin.
Di akhir musim 2007, Rossi secara kontroversial beralih dari Michelin ke Bridgstone. Sebelumnya juara dunia empat kali itu memang kerap menuding ban sebagai akar masalah dari performanya yang kurang mengilap musim itu.
Langkah putar haluan ke Bridgestone itu hanya diambil Rossi sendiri dan tidak diikuti oleh ketiga pembalap Yamaha lainnya. Uniknya lagi di Estoril, Minggu (13/4/2008), Rossi hanya bisa finis di posisi ketiga, kalah dari dua pembalap yang menggunakan ban Michelin, yakni Lorenzo dan Dani Pedrosa dari Honda.
Secara sportif Rossi mengakui dengan kondisi yang ada dalam balapan, dia memang tak bisa melewati dua pembalap yang ada di depannya, apalagi dia juga masih mencoba membiasakan pengaturan motor dengan ban. Maka, bisa finis di posisi tiga di Estoril pun dinilainya cukup adil.
"Kami OK hari ini dengan pengaturan motor. Kami harus lebih membenahi pengadaptasian kami dengan ban Bridgestone," tuturnya kepada Italia1 yang dikutip Autosport.
"Ketika kami datang ke sini, teknisi Bridgestone bilang kepada kami kalau ini akan jadi balapan terburuk buat ban kami. Namun saya bisa finis di posisi tiga, jadi berharap saja kami bisa lebih baik nanti," imbuh The Doctor.
Optimisme memang diusung oleh Rossi. Apalagi dia sudah mampu dua kali naik podium --sebelumnya dicapai pada seri kedua. "Mari kita sebut saja kalau kami dalam keadaan baik di balapan pertama, dan lalu kami mendapatkan dua trek yang mana kami tahu bisa merana. Namun kami bisa nyaris (juara), kami dapat dua podium, dan musim masih panjang."
Maka tak ayal dia pun cukup percaya diri menghadapi seri berikutnya di Cina. Menurutnya, di sana akan ada pertempuran sengit antara dua pengusung Bridgstone, yakni dirinya dan pembalap Ducati Casey Stoner.
"Shanghai adalah trek di mana kami bisa tampil bagus. Saya berharap Stoner bisa kembali ada di depan di sana. Mari berharap kami akan bertarung dengannya di depan," tandas Rossi.
( krs / a2s )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Cukup Puas, Rossi Bidik Shanghai
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Francisco Leong
Di akhir musim 2007, Rossi secara kontroversial beralih dari Michelin ke Bridgstone. Sebelumnya juara dunia empat kali itu memang kerap menuding ban sebagai akar masalah dari performanya yang kurang mengilap musim itu.
Langkah putar haluan ke Bridgestone itu hanya diambil Rossi sendiri dan tidak diikuti oleh ketiga pembalap Yamaha lainnya. Uniknya lagi di Estoril, Minggu (13/4/2008), Rossi hanya bisa finis di posisi ketiga, kalah dari dua pembalap yang menggunakan ban Michelin, yakni Lorenzo dan Dani Pedrosa dari Honda.
Secara sportif Rossi mengakui dengan kondisi yang ada dalam balapan, dia memang tak bisa melewati dua pembalap yang ada di depannya, apalagi dia juga masih mencoba membiasakan pengaturan motor dengan ban. Maka, bisa finis di posisi tiga di Estoril pun dinilainya cukup adil.
"Kami OK hari ini dengan pengaturan motor. Kami harus lebih membenahi pengadaptasian kami dengan ban Bridgestone," tuturnya kepada Italia1 yang dikutip Autosport.
"Ketika kami datang ke sini, teknisi Bridgestone bilang kepada kami kalau ini akan jadi balapan terburuk buat ban kami. Namun saya bisa finis di posisi tiga, jadi berharap saja kami bisa lebih baik nanti," imbuh The Doctor.
Optimisme memang diusung oleh Rossi. Apalagi dia sudah mampu dua kali naik podium --sebelumnya dicapai pada seri kedua. "Mari kita sebut saja kalau kami dalam keadaan baik di balapan pertama, dan lalu kami mendapatkan dua trek yang mana kami tahu bisa merana. Namun kami bisa nyaris (juara), kami dapat dua podium, dan musim masih panjang."
Maka tak ayal dia pun cukup percaya diri menghadapi seri berikutnya di Cina. Menurutnya, di sana akan ada pertempuran sengit antara dua pengusung Bridgstone, yakni dirinya dan pembalap Ducati Casey Stoner.
"Shanghai adalah trek di mana kami bisa tampil bagus. Saya berharap Stoner bisa kembali ada di depan di sana. Mari berharap kami akan bertarung dengannya di depan," tandas Rossi.
( krs / a2s )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
