Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Minggu, 04/05/2008 23:38 WIB
Final Four IBL
Atasi Bhinneka, SM ke Final
Doni Wahyudi - detiksport

Jakarta - Satria Muda Britama melangkah ke final IBL kelimanya secara beruntun. Tiket ke partai puncak diraih setelah menyudahi perlawanan Bhinneka Solo dengan kedudukan 81-61.

Kemenangan ini membuat SM unggul 2-0 setelah pada game pertama, Sabtu (3/5/2008) kemarin juga meraih kemenangan dengan 72-49. Hasil ini membuka peluang SM mempertahankan gelarnya untuk kali ketiga secara beruntun mengingat dua tahun sebelumnya mereka selalu menjadi kampiun.

Di final skuad besutan Fictor G Roring ini akan menghadapi Garuda Bandung dalam Championship Game yang menggunakan format best of five. Dua pertandingan awal akan dilangsungkan di Britama Arena tanggal 17-18 Mei.

Dalam pertandingan yang digelar di Britama Arena, Minggu (4/5/2008), forward Amin Prihantono menjadi pahlawan kemenangan SM setelah menyumbang 30 poin. Tembakan tiga poin menjadi kunci gemilangnya performa Amin.

Sejak kuarter pertama dia mendominasi semua perolehan angka SM dengan menyumbangkan 18 poin. Amin bahkan mampu mancatat rekor baru mampu dengan melesatkan 6 three poin shoot dalam satu kuarter -- torehan ini mematahkan rekor sebelumnya atas nama Denny Sumargo yang dibuat tahun lalu.

Laga antara SM versus Bhinneka hanya berlangsung ketat pada dua kuarter awal. Meski tetap mampu mengungguli lawannya, tuan rumah dipaksa bermain sengit setelah cuma unggul 18-15 di kuarter pertama dan 22-16 pada akhir kuarter kedua.

Kebangkitan SM dimulai di awal kuarter tiga di mana mereka mampu mencetak 24 poin dan pada saar bersamaan memaksa Bhinneka hanya menambah 18 poin. Pada kuarter terakhir keunggulan SM tidak mampu dikejar lagi, hingga akir pertandingan SM menutup laga dengan keunggulan 81-61.

"Pertandingah hari ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Bhinneka benar-benar menunjukan kualitas pertandingan mereka," ungkap pelatih SM, Fictor Roring usai pertandingan. "Secara keseluruhan saya bangga kami kembali bisa masuk final," lanjut pelatih yang akrab di sapa Ito itu.

Meski kalah, kubu Bhinneka tampak tidak terlalu kecewa dan bahkan mengaku puas dengan raihannya. "SM merupakan tim juara. Melawan mereka di final four merupakan pengalaman yang berharga. Kami bangga dengan prestasi musim ini. Untuk tahun depan kami akan mempersiapkan tim yang lebih solid lagi," sahut Wempy Wiyanto, Asisten Pelatih Bhinneka Solo.


( din / krs )

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526