Forum detikSport
- Rumah Tiger Wood... dekil
- Goshinbudo Jujutsu Indone... john_lord_b3
- memancing [all about] by ... STAIRWAYtoHEAVEN
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- bwat penggemar base ball ... 'Insan
- [Merged=KUNG FU]Yuk belaj... shiyilang
Berita Lain
- Minggu, 16/11/2008 13:09 WIB
Taylor Kembali ke Jalur Juara Dunia - Jumat, 14/11/2008 02:01 WIB
Holyfield Hadapi Valuev - Minggu, 09/11/2008 13:24 WIB
Luar Biasa, Calzaghe Tundukkan Jones
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 27/07/2008 07:07 WIB
Rabu, Kepastian Nasib Gelar Chris John
Doni Wahyudi - detiksport

Jakarta - Gelar juara dunia kelas bulu versi WBA milik Chris John disebut BP2OPI belum pasti lepas. Keputusan nasib sabuk juara petinju berjuluk Si Naga itu baru akan diketahui Rabu (30/7/2008) mendatang.
"Gelar tersebut vacant baru berdasarkan announce dari Supervisor WBA, Allan Kim. Gelar itu belum pasti lowong, tapi (kejadian) itu harus dilaporkan dulu ke Presiden WBA baru kemudian keluar keputusan resmi," ungkap Ketua Bidang Hukum Badan Pengawas dan Pengendalian Olahraga Profesional Indonesia (BP2OPI), Haryo Yuniarto, saat dihubungi detiksport melalui telepon.
Dilanjutkan Haryo, karena hari ini libur maka Allan Kim baru akan melaporkan kasus batalnya timbang badan dan laga Chris John vs Jasckson Asiku ini pada Senin (28/7/2008) besok. Keputusan final soal nasih gelar juara Chris John akan keluar hari Selasa atau paling lambat Rabu.
Laga mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu versi badan tinju dunia WBA antara Chris John dengan Jackson Asiku sedianya digelar malam nanti batal setelah prosesi timbang badan urung digelar. Chris John yang datang ke lokasi timbang badan justru hanya duduk-duduk di luar ruangan, sementara keberadaan Jackson Asiku masih tanda tanya.
"Baru saja saya ngobrol-ngobrol dengan teman-teman dari WBA. Kami sudah sampaikan kalau kami sangat keberatan jika gelar Chris John dicopot tanpa bertarung. Ini bukan kesalahan Chris John, tapi kesalahan lawan yang tidak datang. Hal inilah yang jadi argumentasi kita ke WBA," pungkas Haryo.
Masih menurut Haryo, pencopotan gelar lantaran sang juara kelebihan bobot memang memungkinkan terjadi. Jika kondisinya seperti itu maka pertarungan tetap digelar, meski bukan untuk memperebutkan gelar yang kosong tersebut. ( din / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Rabu, Kepastian Nasib Gelar Chris John
Doni Wahyudi - detiksport

"Gelar tersebut vacant baru berdasarkan announce dari Supervisor WBA, Allan Kim. Gelar itu belum pasti lowong, tapi (kejadian) itu harus dilaporkan dulu ke Presiden WBA baru kemudian keluar keputusan resmi," ungkap Ketua Bidang Hukum Badan Pengawas dan Pengendalian Olahraga Profesional Indonesia (BP2OPI), Haryo Yuniarto, saat dihubungi detiksport melalui telepon.
Dilanjutkan Haryo, karena hari ini libur maka Allan Kim baru akan melaporkan kasus batalnya timbang badan dan laga Chris John vs Jasckson Asiku ini pada Senin (28/7/2008) besok. Keputusan final soal nasih gelar juara Chris John akan keluar hari Selasa atau paling lambat Rabu.
Laga mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu versi badan tinju dunia WBA antara Chris John dengan Jackson Asiku sedianya digelar malam nanti batal setelah prosesi timbang badan urung digelar. Chris John yang datang ke lokasi timbang badan justru hanya duduk-duduk di luar ruangan, sementara keberadaan Jackson Asiku masih tanda tanya.
"Baru saja saya ngobrol-ngobrol dengan teman-teman dari WBA. Kami sudah sampaikan kalau kami sangat keberatan jika gelar Chris John dicopot tanpa bertarung. Ini bukan kesalahan Chris John, tapi kesalahan lawan yang tidak datang. Hal inilah yang jadi argumentasi kita ke WBA," pungkas Haryo.
Masih menurut Haryo, pencopotan gelar lantaran sang juara kelebihan bobot memang memungkinkan terjadi. Jika kondisinya seperti itu maka pertarungan tetap digelar, meski bukan untuk memperebutkan gelar yang kosong tersebut. ( din / din )
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
