Forum detikSport
- memancing [all about] by ... STAIRWAYtoHEAVEN
- Biara Shaolin dan para pe... shiyilang
- Team Air Soft Gun Kukar... iis_smt
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- bwat penggemar base ball ... 'Insan
- Road Race ( Pasar Senggol... Siliwangi
Berita Lain
- Minggu, 16/11/2008 13:09 WIB
Taylor Kembali ke Jalur Juara Dunia - Jumat, 14/11/2008 02:01 WIB
Holyfield Hadapi Valuev - Minggu, 09/11/2008 13:24 WIB
Luar Biasa, Calzaghe Tundukkan Jones
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 27/07/2008 08:50 WIB
Chris John Batal Tarung
Overweight Jadi Penyebab?
Doni Wahyudi - detiksport

Jakarta - Berlebihnya bobot Chris John disebut-sebut sebagai sebab batalnya timbang badan jelang laga menghadapi Jackson Asiku yang berbuntut ancaman hilangnya sabuk juara dunia. Benarkah?
Saat melakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dokter Haryono, Jumat (25/7/2008) kemarin, berat badan Chris John memang masih jauh dari batas yang ditentukan. Saat itu bobot Chris John adalah 61,5 kg, lebih 4,4 kg dari berat maksimal 57,1 kg.
Berdasarkan regulasi, kelebihan bobot sang juara dunia saat timbang badan memang bisa berakibat copotnya gelar yang dimiliki. Atas dasar itulah kemudian muncul isu yang menyebut kalau Chris John gagal mencapai berat ideal sehingga dia menolak melakukan timbang badan.
"Kalau sang juara bertahan overweight gelar akan lowong, tapi pertarungan tetap digelar meski tak memperebutkan titel apapun. Soal kelebihan bobot itu semua harus dibuktikan dengan timbang badan. Bahwa saat timbang kesehatan beratnya (Chris John) 61 kg itu benar, tapi kan masih ada waktu untuk menurunkannya," ungkap Ketua Bidang Hukum Badan Pengawas dan Pengendalian Olahraga Profesional Indonesia (BP2OPI), Haryo Yuniarto, dalam perbincangannya dengan detiksport melalui telepon.
Yang sangat mengherankan dari proses timbang badan tersebut adalah tidak hadirnya Jackson Asiku. Keberadaan mantan sparing partner Chris John itu malah sempat jadi tanda tanya meski kemudian dikabarkan berada di Bali.
Alhasil Chris John yang sudah datang ke lokasi timbang badan, meski tak masuk ke dalam ruangan, akhirnya pergi begitu saja. Kepergian tersebut bukan karena petinju 28 tahun itu tak mau melakukan timbang, namun karena sudah dapat konfirmasi kalau timbang badan batal lantaran lawannya tidak datang.
"Harusnya dua-duanya petinju hadir, tapi sampai waktu yang ditentukan tidak juga datang. Setelah diberitahu tak ada penimbangan makanya dia (Chris John) pergi. Tapi setelah itu Craig kembali lagi dan dia datang," tutup Haryo.
Buntut panjang dari batalnya timbang badan dan pertarungan yang urung digelar adalah Chris John terancam kehilangan gelarnya. Supervisor pertandingan dari WBA, Allan Kim, menyebut kalau gelar milik Chris John kini lowong, sementara BP2OPI yakin kepastian nasib Chris John baru akan keluar pada Rabu mendatang dan masih ada peluang mempertahankan sabuk juara tersebut. ( din / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Chris John Batal Tarung
Overweight Jadi Penyebab?
Doni Wahyudi - detiksport

Saat melakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dokter Haryono, Jumat (25/7/2008) kemarin, berat badan Chris John memang masih jauh dari batas yang ditentukan. Saat itu bobot Chris John adalah 61,5 kg, lebih 4,4 kg dari berat maksimal 57,1 kg.
Berdasarkan regulasi, kelebihan bobot sang juara dunia saat timbang badan memang bisa berakibat copotnya gelar yang dimiliki. Atas dasar itulah kemudian muncul isu yang menyebut kalau Chris John gagal mencapai berat ideal sehingga dia menolak melakukan timbang badan.
"Kalau sang juara bertahan overweight gelar akan lowong, tapi pertarungan tetap digelar meski tak memperebutkan titel apapun. Soal kelebihan bobot itu semua harus dibuktikan dengan timbang badan. Bahwa saat timbang kesehatan beratnya (Chris John) 61 kg itu benar, tapi kan masih ada waktu untuk menurunkannya," ungkap Ketua Bidang Hukum Badan Pengawas dan Pengendalian Olahraga Profesional Indonesia (BP2OPI), Haryo Yuniarto, dalam perbincangannya dengan detiksport melalui telepon.
Yang sangat mengherankan dari proses timbang badan tersebut adalah tidak hadirnya Jackson Asiku. Keberadaan mantan sparing partner Chris John itu malah sempat jadi tanda tanya meski kemudian dikabarkan berada di Bali.
Alhasil Chris John yang sudah datang ke lokasi timbang badan, meski tak masuk ke dalam ruangan, akhirnya pergi begitu saja. Kepergian tersebut bukan karena petinju 28 tahun itu tak mau melakukan timbang, namun karena sudah dapat konfirmasi kalau timbang badan batal lantaran lawannya tidak datang.
"Harusnya dua-duanya petinju hadir, tapi sampai waktu yang ditentukan tidak juga datang. Setelah diberitahu tak ada penimbangan makanya dia (Chris John) pergi. Tapi setelah itu Craig kembali lagi dan dia datang," tutup Haryo.
Buntut panjang dari batalnya timbang badan dan pertarungan yang urung digelar adalah Chris John terancam kehilangan gelarnya. Supervisor pertandingan dari WBA, Allan Kim, menyebut kalau gelar milik Chris John kini lowong, sementara BP2OPI yakin kepastian nasib Chris John baru akan keluar pada Rabu mendatang dan masih ada peluang mempertahankan sabuk juara tersebut. ( din / din )
Komentar terkini (9 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
