Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Selasa, 29/07/2008 15:38 WIB

Pemerintah Yakin Gelar Chris John Tidak Dicabut
Lily Indriyani - detiksport


Jakarta - Batalnya pertarungan Chris John versus Jackson Asiku masih menimbulkan pertanyaan seputar status mahkota juara. Pihak pemerintah meyakini bahwa Chris John tidak kehilangan gelarnya.

"Saya sudah membaca regulasi WBA, termasuk soal pencabutan gelar juara. Gelar tak bisa dicabut hanya karena berdasarkan statement seseorang," demikian dikatakan Ketua Badan Pengawas dan Pengendalian Olahraga Profesional Indonesia (BP2OPI) , Haryo Yuniarto, dalam pertemuan dengan wartawan di kantor Menegpora, Jl. Gerbang Pemuda 3 Senayan, Jakarta, Selasa (29/7/2008).

Haryo menegaskan hal itu karena hingga kini masih terdapat silang pendapat soal konsekuensi yang dihadapi Chris John gara-gara tidak jadi bertarung dengan Asiku pada hari Minggu lalu.

"Berdasarkan surat dari Presiden WBA Gilberto Mendoza kepada Alan Kim tertanggal 29 Juli 2008, WBA sampai saat ini masih mengumpulkan keterangan dari Indonesia, sebelum membuat keputusan," sambungnya.

Meneg Pora Adhyaksa Dault mengamini pernyataan Haryo. Ia tidak menganggap tepat rencana pertemuan beberapa promotor untuk mencari solusi guna menyelamatkan gelar Chris John.

"Karena memang belum dicabut, dan pemerintah sudah mengecek langsung," tukas Adhyaksa.

Sebelumnya, tak lama setelah kedua petinju tidak melakukan timbang badan, Sabtu (26/7), Alan Kim selaku supervisor WBA yang menyatakan bahwa Chris John otomatis telah kehilangan sabuk juaranya.

"Berdasarkan aturan WBA, jika kedua petinju tidak hadir dalam sesi timbang badan jam 4 sore, dan tidak muncul sampai jam 6 sore, maka titel dinyatakan lowong," demikian kutipan pernyataan Kim kepada situs BoxingScene.com.

Sementara itu pihak Chris John juga telah mengklaim bahwa petinju asal Banjarnegara itu tetap menyandang predikat juara dunia. Menurut sang manajer, Craig Christian, pihaknya telah mengubah status pertandingan dari perebutan gelar menjadi non-gelar.
( a2s / key )
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526