Berita Lain

Indeks Berita

 
Jumat, 08/08/2008 15:32 WIB
Olimpiade Beijing
Du Toit Inspirasi Kebanggaan Afsel
Andi Abdullah Sururi - detiksport


(AFP/Greg Wood)

Beijing - Mungkin tidak banyak yang mengenal Natalie du Toit. Tapi kalau ia terpilih sebagai pembawa bendera negaranya pada upacara pembukaan Olimpiade Beijing, tentu ia bukanlah atlet sembarang.

Du Toit menjadi inspirasi kebanggaan Afrika Selatan karena memiliki segudang prestasi tinggi walaupun kondisi tubuhnya tidak purna (kaki kirinya diamputasi hingga lutut). Ia adalah perenang wanita pertama dalam sejarah Olimpiade, yang mampu melalui babak kualifikasi dalam demikian.

"Natalie adalah pilihan yang paling pas untuk tim Afrika Selatan dan penunjukan dia (sebagai pembawa bendera negara di upacara pembukaan) mendapat dukungan dari semua pihak di Beijing," demikian Chef de Misson Afsel, Hajera Kajee seperti dikutip Reuters.

Lahir di Cape Town 29 Januari 1984, Du Toit sudah mengikuti kompetisi renang internasional di usia 14 tahun. Waktu itu ia tampil di Commonwealth Games di Kuala Lumpur, Malaysia.

Pada Februari 2001 ia mengalami kecelakaan. Saat mengendarai skuter menuju sekolahnya setelah berlatih, ia tertabrak mobil. Akibatnya lutut Du Toit terpaksa harus diamputasi.

Hebatnya, tiga bulan kemudian ia sudah kembali ke kolam renang. Jika semula ia lebih sering tampil di nomor estafet, dengan kondisinya itu Du Toit memutuskan berkonsentrasi di nomor jarak jauh karena kekuatan kayuhan kaki relatif tidak terlalu besar.

Di kelompok penyandang cacat Du Toit telah mengoleksi banyak prestasi tinggi, termasuk dua medali emas di Commonwealth Games 2002 (Manchester) dan dua emas pula di kejuaraan yang empat tahun kemudian di Melbourna.

Pada upcara penutupan Commonwealth Games di Manchester ia dinobatkan sebagai peraih pertama trofi David Dixon Award atas performanya yang luar biasa di kejuaraan tersebut. Di tahun 2004 Du Toit juga masuk nominasi penghargaan atlet bergengsi Laureus World Sportsperson of the Year dengan Disability Award.

Pada 3 Mei lalu Du Toit lolos ke Olimpiade Beijing setelah finis di urutan keempat dalam kejuaraan renang open water berjarak 10 km di Sevilla, Spanyol. Catatan waktunya hanya terpaut 5,1 detik dari pemenang lomba.

( a2s / krs )
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526