Forum detikSport
- [Telkom Fiks 2008] Menera... telkomfiks
- Pertandingan Digelar Tan... missunderstandingnew
- Spirit dan masukan buat P... detektif_sableng
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 05:10 WIB
Final Piala Davis
Verdasco/Lopez Bawa Spanyol Unggul 2-1 - Sabtu, 22/11/2008 06:41 WIB
Final Piala Davis
Lopez Bawa Spanyol Samakan Kedudukan - Sabtu, 22/11/2008 02:22 WIB
Final Piala Davis
Nalbandian Bawa Argentina Memimpin - Jumat, 21/11/2008 02:10 WIB
Final Piala Davis
Dibuka Nalbandian vs Ferrer - Kamis, 20/11/2008 19:25 WIB
Jelang Piala Davis
Argentina Bidik Kesuksesan Pertama - Kamis, 20/11/2008 17:00 WIB
China Terbuka Super Series
Taufik Kandas di Babak Kedua
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 17/08/2008 18:49 WIB
Olimpiade Beijing
Flandy/Vita Gagal Dapat Perunggu
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(Reuters/Beawiharta)
Beijing - Flandy Limpele/Vita Marissa tak berhasil menambahkan medali buat kontingen Indonesia. Dalam pertarungan sengit dan mendebarkan, mereka kalah dari pasangan China, He Hanbin/Yu Yang.
Pada pertandingan di Beijing Univesity of Technology Beijing, Minggu (17/8/2008), Flandy/Vita menelan pil pahit, kalah 21-19, 17-21, 21-23.
Kekalahan ini menjadikan Flandy/Vita sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang mampu menembus babak empat besar tapi tidak berhasil mendulang medali. Sebelumnya ganda putra Markis Kido/Hendra Gunawan meraih emas dan Maria Kristin Yulianti merebut perunggu di nomor tunggal putri.
Meski demikian perjuangan Flandy/Vita tetap layak diberi apresiasi tinggi. Menghadapi tekanan besar dari publik tuan rumah, mereka tampak sudah tampil habis-habisan dari awal sampai akhir pertandingan.
Setelah kedua pasangan berbagi angka di dua set pertama, jalannya pertarungan di set ketiga sangatlah alot. Kejar-kejaran angka sudah terjadi sejak set ini dimulai.
Kontroversi terjadi saat Flandy/Vita unggul 12-10. Pengembalian pasangan China tampak di luar garis samping, tapi wasit memutuskan bola diulang. Seperti terpengaruh mentalnya, Flandy/Vita kehilangan dua angka berikutnya, dan berbalik tertinggal 12-13.
Dari situ kedua pasangan silih berganti memperoleh angka, mulai dari 13-13, sampai 19-19. Setelah itu Flandy/Vita memperoleh angka yang menjadikan mereka mendapatkan match point. Namun kesempatan itu hilang karena pemain lawan berhasil menyamakan kedudukan lagi.
He Hanbin/Yu Yang berbalik di atas angin setelah pengembalian Flandy melebar. Skor menjadi 21-20. Untungnya giliran He Hanbin yang gagal di net. 21-21. Sayangnya lagi, pukulan smes Flandy berikutnya juga tidak menyeberang net. Kembali pasangan China mendapat match point.
Dalam masa-masa menegangkan, pengembalian bola Vita menyangkut di net. Alhasil pertandingan ini dimenangkan oleh He Hanbin/Yu Yang dengan 23-21.
Indonesia masih menurunkan satu wakilnya, yakni ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, di partai final. Saat berita ini diturunkan mereka baru melangsungkan pertarungannya melawan Lee Hyojung/Lee Yongdae dari Korea Selatan.
( a2s / krs )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Olimpiade Beijing
Flandy/Vita Gagal Dapat Perunggu
Andi Abdullah Sururi - detiksport

(Reuters/Beawiharta)
Pada pertandingan di Beijing Univesity of Technology Beijing, Minggu (17/8/2008), Flandy/Vita menelan pil pahit, kalah 21-19, 17-21, 21-23.
Kekalahan ini menjadikan Flandy/Vita sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang mampu menembus babak empat besar tapi tidak berhasil mendulang medali. Sebelumnya ganda putra Markis Kido/Hendra Gunawan meraih emas dan Maria Kristin Yulianti merebut perunggu di nomor tunggal putri.
Meski demikian perjuangan Flandy/Vita tetap layak diberi apresiasi tinggi. Menghadapi tekanan besar dari publik tuan rumah, mereka tampak sudah tampil habis-habisan dari awal sampai akhir pertandingan.
Setelah kedua pasangan berbagi angka di dua set pertama, jalannya pertarungan di set ketiga sangatlah alot. Kejar-kejaran angka sudah terjadi sejak set ini dimulai.
Kontroversi terjadi saat Flandy/Vita unggul 12-10. Pengembalian pasangan China tampak di luar garis samping, tapi wasit memutuskan bola diulang. Seperti terpengaruh mentalnya, Flandy/Vita kehilangan dua angka berikutnya, dan berbalik tertinggal 12-13.
Dari situ kedua pasangan silih berganti memperoleh angka, mulai dari 13-13, sampai 19-19. Setelah itu Flandy/Vita memperoleh angka yang menjadikan mereka mendapatkan match point. Namun kesempatan itu hilang karena pemain lawan berhasil menyamakan kedudukan lagi.
He Hanbin/Yu Yang berbalik di atas angin setelah pengembalian Flandy melebar. Skor menjadi 21-20. Untungnya giliran He Hanbin yang gagal di net. 21-21. Sayangnya lagi, pukulan smes Flandy berikutnya juga tidak menyeberang net. Kembali pasangan China mendapat match point.
Dalam masa-masa menegangkan, pengembalian bola Vita menyangkut di net. Alhasil pertandingan ini dimenangkan oleh He Hanbin/Yu Yang dengan 23-21.
Indonesia masih menurunkan satu wakilnya, yakni ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir, di partai final. Saat berita ini diturunkan mereka baru melangsungkan pertarungannya melawan Lee Hyojung/Lee Yongdae dari Korea Selatan.
( a2s / krs )
Komentar terkini (13 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
