Forum detikSport
- Rumah Tiger Wood... dekil
- Goshinbudo Jujutsu Indone... john_lord_b3
- memancing [all about] by ... STAIRWAYtoHEAVEN
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- bwat penggemar base ball ... 'Insan
- [Merged=KUNG FU]Yuk belaj... shiyilang
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 00:39 WIB
Tour de France 2010 Dimulai di Belanda - Kamis, 20/11/2008 01:20 WIB
Olimpiade 2012
Venue Pindah Lokasi demi Penghematan
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 19/08/2008 15:53 WIB
Olimpiade Beijing
Rok & Kaos Ketat Buat Atlet Tenis Meja Putri
Kris Fathoni W - detiksport

Naomi Yotsutomo (ist)
Beijing - Olahraga tenis meja putri ingin menarik lebih banyak penonton. Pemakaian rok dan baju berlekuk agar atletnya bisa tampil lebih aduhai pun dijajaki.
Tenis meja adalah salah satu olahraga yang sangat populer di China. Namun pada pertandingan Olimpiade di Beijing, kursi penonton biasanya hanya terisi setengah saat petenis meja putri tampil.
Apa karena pengaruh kostum? Entah, yang pasti saat bertanding atlet tenis meja putri biasanya memakai celana pendek longgar dan kaos standar yang tak melekat ketat di tubuh.
Hal berbeda ditemui di olahraga tenis. Para atlet putrinya menggunakan busana pertandingan yang nyaman sembari tak melupakan gaya.
Maka tenis meja pun dinilai butuh polesan agar jadi lebih menarik demi mendatangkan penonton.
"Kami berusaha untuk meminta para pemain menggunakan rok dan kaos yang lebih bagus, bukan kaos yang dibuat untuk pria, tapi (kaos) yang punya lebih banyak (menunjukkan) lekukan (tubuh)," jelas Wakil Presiden Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) Claude Bergeret, seperti dikutip Reuters, Selasa (19/8/2008).
Tahun lalu petenis meja dari Jepang, Naomi Yotsumoto, sudah bikin gebrakan. Dalam kejuaraan nasional di negaranya, dia tampil dengan busana kreasi sendiri: kaos kaki selutut, rok mini dan kaos tanpa lengan kiri, yang membuat sebelah bahunya terpapar.
( krs / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Olimpiade Beijing
Rok & Kaos Ketat Buat Atlet Tenis Meja Putri
Kris Fathoni W - detiksport

Naomi Yotsutomo (ist)
Tenis meja adalah salah satu olahraga yang sangat populer di China. Namun pada pertandingan Olimpiade di Beijing, kursi penonton biasanya hanya terisi setengah saat petenis meja putri tampil.
Apa karena pengaruh kostum? Entah, yang pasti saat bertanding atlet tenis meja putri biasanya memakai celana pendek longgar dan kaos standar yang tak melekat ketat di tubuh.
Hal berbeda ditemui di olahraga tenis. Para atlet putrinya menggunakan busana pertandingan yang nyaman sembari tak melupakan gaya.
Maka tenis meja pun dinilai butuh polesan agar jadi lebih menarik demi mendatangkan penonton.
"Kami berusaha untuk meminta para pemain menggunakan rok dan kaos yang lebih bagus, bukan kaos yang dibuat untuk pria, tapi (kaos) yang punya lebih banyak (menunjukkan) lekukan (tubuh)," jelas Wakil Presiden Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) Claude Bergeret, seperti dikutip Reuters, Selasa (19/8/2008).
Tahun lalu petenis meja dari Jepang, Naomi Yotsumoto, sudah bikin gebrakan. Dalam kejuaraan nasional di negaranya, dia tampil dengan busana kreasi sendiri: kaos kaki selutut, rok mini dan kaos tanpa lengan kiri, yang membuat sebelah bahunya terpapar.
( krs / din )
Komentar terkini (7 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
