Forum detikSport
- Rumah Tiger Wood... dekil
- Goshinbudo Jujutsu Indone... john_lord_b3
- memancing [all about] by ... STAIRWAYtoHEAVEN
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- bwat penggemar base ball ... 'Insan
- [Merged=KUNG FU]Yuk belaj... shiyilang
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 00:39 WIB
Tour de France 2010 Dimulai di Belanda - Kamis, 20/11/2008 01:20 WIB
Olimpiade 2012
Venue Pindah Lokasi demi Penghematan
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 21/08/2008 16:21 WIB
Olimpiade Beijing
Di Balik Tradisi Gigit Medali Olimpiade
Doni Wahyudi - detiksport

Beijing - Mungkin hampir semua peraih emas di Olimpiade Beijing berpose di depan fotografer sambil menggigit mendali kemenangannya. Ada apa sesungguhnya di balik selebrasi tersebut?
Tak diketahui dengan pasti sejak kapan gigit medali mulai dilakukan. Yang jelas aksi tersebut sudah menjadi bagian yang nyaris tak bisa dipisahkan dari seremoni penyerahan medali, yang umumnya berlanjut dengan sesi foto oleh wartawan.
Kebiasaan menggigit medali emas diyakini berasal dari sebuah tradisi kuno untuk menguji kandungan emas di kepingan logam yang saat itu jadi alat pembayaran. Koin yang digigit akan terasa semakin lunak jika kandungan emas murninya semakin banyak.
Nah, kebiasaan mengingit medali tersebut kini jadi perbincangan hangat komunitas internet di Cina. Mereka pun mencoba memberi jawaban atas teka-teki tersebut.
"Ada banyak barang palsu sekarang ini. Mungkinkah medali emas itu palsu juga? Mungkin sebaiknya memang dicek terlebih dulu," demikian bunyi sebuah posting di salah satu forum internet Cina seperti diberitakan Reuters.
Jawaban tersebut jelas hanya berupa gurauan. Namun sebuah situs berita yang bermarkas di Beijing menurunkan sebuah tulisan terkait kebiasaan gigit medali tersebut yang cukup berdasar.
Tulisan yang dibuat oleh seseorang bersandi nama "expert" itu menyebut aksi gigit medali merupakan bentuk pelampiasan setelah mendapat tekanan berat saat berlomba. Sementara pengikut aliran ronmantis percaya kalau mencium medali tak cukup menunjukkan kecintaan pada medali yang baru dimenangi.
"Mereka ingin tahu bagaimana rasanya medali emas. Mereka merasakan hal-hal pahit (selama pertandingan) sebelum meraih medali emas," tulis anggota forum yang lain bernama Leonardo.
Aksi gigit medali mungkin sudah banyak dilakukan atlet yang merebut medali emas dan bahkan perak. Namun itu tak berarti semua atlet mampu melakukan hal itu dengan baik, ada yang justru terlihat gugup saat diminta berpose gigit medali.
"Ada banyak atlet, terutama dari Cina tak tahu apa yang harus dilakukan dengan medali itu. Jadi mereka cuma menggosok-gosoknya di bibir dengan cara yang sangat aneh," ungkap seorang fotografer lepas bernama Natalie Behring. ( din / roz )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Olimpiade Beijing
Di Balik Tradisi Gigit Medali Olimpiade
Doni Wahyudi - detiksport

Tak diketahui dengan pasti sejak kapan gigit medali mulai dilakukan. Yang jelas aksi tersebut sudah menjadi bagian yang nyaris tak bisa dipisahkan dari seremoni penyerahan medali, yang umumnya berlanjut dengan sesi foto oleh wartawan.
Kebiasaan menggigit medali emas diyakini berasal dari sebuah tradisi kuno untuk menguji kandungan emas di kepingan logam yang saat itu jadi alat pembayaran. Koin yang digigit akan terasa semakin lunak jika kandungan emas murninya semakin banyak.
Nah, kebiasaan mengingit medali tersebut kini jadi perbincangan hangat komunitas internet di Cina. Mereka pun mencoba memberi jawaban atas teka-teki tersebut.
"Ada banyak barang palsu sekarang ini. Mungkinkah medali emas itu palsu juga? Mungkin sebaiknya memang dicek terlebih dulu," demikian bunyi sebuah posting di salah satu forum internet Cina seperti diberitakan Reuters.
Jawaban tersebut jelas hanya berupa gurauan. Namun sebuah situs berita yang bermarkas di Beijing menurunkan sebuah tulisan terkait kebiasaan gigit medali tersebut yang cukup berdasar.
Tulisan yang dibuat oleh seseorang bersandi nama "expert" itu menyebut aksi gigit medali merupakan bentuk pelampiasan setelah mendapat tekanan berat saat berlomba. Sementara pengikut aliran ronmantis percaya kalau mencium medali tak cukup menunjukkan kecintaan pada medali yang baru dimenangi.
"Mereka ingin tahu bagaimana rasanya medali emas. Mereka merasakan hal-hal pahit (selama pertandingan) sebelum meraih medali emas," tulis anggota forum yang lain bernama Leonardo.
Aksi gigit medali mungkin sudah banyak dilakukan atlet yang merebut medali emas dan bahkan perak. Namun itu tak berarti semua atlet mampu melakukan hal itu dengan baik, ada yang justru terlihat gugup saat diminta berpose gigit medali.
"Ada banyak atlet, terutama dari Cina tak tahu apa yang harus dilakukan dengan medali itu. Jadi mereka cuma menggosok-gosoknya di bibir dengan cara yang sangat aneh," ungkap seorang fotografer lepas bernama Natalie Behring. ( din / roz )
Komentar terkini (14 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
