Forum detikSport
- Indonesia 'Spesial' di A1... Pejaten
- The Race Of Champions... Phoenix_2003
- F1 Car 2009 - keep update... Pole
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Mclaren Mercedes fans..... emblazon
- Prediksi 1... Pole
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 17:11 WIB
Pembalap Red Bull Cedera Serius - Jumat, 21/11/2008 15:43 WIB
Rossi: Aku Bisa Jadi Pembalap F1 yang Oke - Jumat, 21/11/2008 05:14 WIB
'Loeb Cukup Cepat untuk F1' - Kamis, 20/11/2008 05:20 WIB
Tes F1 di Barcelona
Vettel Kembali Memimpin di Hari Terakhir - Kamis, 20/11/2008 02:47 WIB
De La Rosa Tak Bikin Sutil Terancam - Rabu, 19/11/2008 16:21 WIB
Buruknya Mobil BMW di Mata Test Driver
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit F1 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender F1 2008
Selasa, 26/08/2008 11:53 WIB
Menunggu 'Pembalap Nomor Satu' Ferrari
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Andres Solaro
Jakarta - Ferrari dikenal punya kebijakan "pembalap nomor satu", sebuah peran untuk Kimi Raikkonen musim lalu. Tapi dengan performa Felipe Massa yang mengilap, masihkah Raikkonen jadi prioritas?
"Pembalap nomor satu" di Ferrari biasanya dipilih dengan mempertimbangkan dialah yang lebih punya kans untuk jadi juara dunia. Rekannya, di sisi lain, akan berupaya sekuat tenaga untuk mendukung rekannya merengkuh gelar.
Pada musim lalu Massa dengan cantik memainkan lakon sebagai pengawal Raikkonen. Selain juga tampil mengatasnamakan dirinya sendiri, Massa sama sekali tak lupa kalau dia adalah bagian dari tim dan sebisa mungkin mengawal rekannya menuju tahta juara dunia.
Dengan enam seri tersisa musim ini, "The Prancing Horse" niscaya mulai meraba-raba siapa kiranya yang kali ini perlu dikawal dan siapa yang bakal jadi pengawalnya.
Menilik poin di atas kertas, Massa yang menempati posisi dua klasemen memang hanya unggul tujuh angka dari Raikkonen. Namun perfoma sang pembalap Brasil justru sedang menanjak dan sebaliknya Raikkonen malah kurang memesona.
Dengan begitu, bukan tak mungkin Ferrari musim ini akan menghadirkan peranan baru buat kedua pembalapnya. Raikkonen dan Massa bisa saja bertukar posisi.
"La Ferrari e Felipe Massa (Ferrari adalah Felipe Massa)," seru surat kabar Italia La Stampa yang dikutip F1 Live, setelah kemenangan Massa di GP Eropa.
Mantan juara dunia dua kali bersama Ferrari --total tiga juara dunia-- Nicki Lauda juga mengenyampingkan Raikkonen. Dia berpendapat kalau inilah waktunya Massa bersinar di Ferrari.
"Dia terlihat sangat fokus dan termotivasi. Dan Kimi tampak benar-benar tak semangat. Kejuaraan dunia kini menjadi duel (Lewis) Hamilton lawan Massa," tukasnya kepada Bild.
Kini tinggal menanti saja siapa yang akan mengawal siapa di Ferrari sepanjang sisa musim ini, dan apakah kawalan itu akan berakhir di tahta juara seperti musim lalu.
( krs / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Menunggu 'Pembalap Nomor Satu' Ferrari
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Andres Solaro
"Pembalap nomor satu" di Ferrari biasanya dipilih dengan mempertimbangkan dialah yang lebih punya kans untuk jadi juara dunia. Rekannya, di sisi lain, akan berupaya sekuat tenaga untuk mendukung rekannya merengkuh gelar.
Pada musim lalu Massa dengan cantik memainkan lakon sebagai pengawal Raikkonen. Selain juga tampil mengatasnamakan dirinya sendiri, Massa sama sekali tak lupa kalau dia adalah bagian dari tim dan sebisa mungkin mengawal rekannya menuju tahta juara dunia.
Dengan enam seri tersisa musim ini, "The Prancing Horse" niscaya mulai meraba-raba siapa kiranya yang kali ini perlu dikawal dan siapa yang bakal jadi pengawalnya.
Menilik poin di atas kertas, Massa yang menempati posisi dua klasemen memang hanya unggul tujuh angka dari Raikkonen. Namun perfoma sang pembalap Brasil justru sedang menanjak dan sebaliknya Raikkonen malah kurang memesona.
Dengan begitu, bukan tak mungkin Ferrari musim ini akan menghadirkan peranan baru buat kedua pembalapnya. Raikkonen dan Massa bisa saja bertukar posisi.
"La Ferrari e Felipe Massa (Ferrari adalah Felipe Massa)," seru surat kabar Italia La Stampa yang dikutip F1 Live, setelah kemenangan Massa di GP Eropa.
Mantan juara dunia dua kali bersama Ferrari --total tiga juara dunia-- Nicki Lauda juga mengenyampingkan Raikkonen. Dia berpendapat kalau inilah waktunya Massa bersinar di Ferrari.
"Dia terlihat sangat fokus dan termotivasi. Dan Kimi tampak benar-benar tak semangat. Kejuaraan dunia kini menjadi duel (Lewis) Hamilton lawan Massa," tukasnya kepada Bild.
Kini tinggal menanti saja siapa yang akan mengawal siapa di Ferrari sepanjang sisa musim ini, dan apakah kawalan itu akan berakhir di tahta juara seperti musim lalu.
( krs / din )
Komentar terkini (14 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
