Forum detikSport
- [Telkom Fiks 2008] Menera... telkomfiks
- Pertandingan Digelar Tan... missunderstandingnew
- Spirit dan masukan buat P... detektif_sableng
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Minggu, 23/11/2008 05:10 WIB
Final Piala Davis
Verdasco/Lopez Bawa Spanyol Unggul 2-1 - Sabtu, 22/11/2008 06:41 WIB
Final Piala Davis
Lopez Bawa Spanyol Samakan Kedudukan - Sabtu, 22/11/2008 02:22 WIB
Final Piala Davis
Nalbandian Bawa Argentina Memimpin - Jumat, 21/11/2008 02:10 WIB
Final Piala Davis
Dibuka Nalbandian vs Ferrer - Kamis, 20/11/2008 19:25 WIB
Jelang Piala Davis
Argentina Bidik Kesuksesan Pertama - Kamis, 20/11/2008 17:00 WIB
China Terbuka Super Series
Taufik Kandas di Babak Kedua
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 28/08/2008 01:11 WIB
Jelang Commonwealth Bank Tennis Classic
Usia Tak Halangi Schiavone
Arya Perdhana - detiksport

Schiavone (ist)
Jakarta - Francesca Schiavone barangkali sudah tidak muda lagi. Namun hal ini tidak akan menjadi penghambat untuk bertanding dan jadi favorit di Commonwealth Bank Tennis Classic.
Schiavone genap berusia 28 tahun bulan Juni kemarin. Dengan usia yang mendekati kepala tiga, petenis yang kini tinggal di London itu mengaku berangsur mengerem kegiatannya.
"Dahulu saya gemar keluar untuk berdisko, namun sekarang tidak lagi," ungkapnya seperti diterima detiksport melalui rilis.
"Umur saya sudah 28 tahun. Saya hanya keluar untuk minum anggur dan langsung pulang ke rumah kembali. Hidup saya sudah mulai berubah dan saya juga menjadi orang yang berbeda."
Yang belum berubah dari dirinya adalah komitmen terhadap permainan yang dia tekuni. Ia selalu menjadi lawan yang tangguh dalam setiap turnamen yang diikuti. Hal itu ia tunjukkan saat sukses menundukkan pemain nomor satu dunia Justine Henin awal tahun ini.
Schiavone pernah menjadi finalis ganda di Prancis Terbuka bersama Casey Dellacqua. Di Olimpiade Beijing, duetnya dengan Flavia Pennetta mengalahkan Yung-Jan Chan/Chia-Jung Chuang (Taiwan), finalis dua Grand Slam (Australia Terbuka dan AS Terbuka 2007).
"Saya mencintai pekerjaan saya ini, sehingga saya ingin berbagi dengan orang lain," ujar petenis yang pernah mencapai final di Bali tahun 2005. Saat itu, permainan Schiavone mengundang kekaguman para penonton.
"Yang paling penting adalah saya. Ini wajar. Namun, penonton juga menikmatinya karena mereka menyukai permainan saya atau mereka gemar menonton permainan tenis yang seru. Jadi apabila saya bisa tampil untuk mereka, itu bagus untuk diri saya juga. Saya sangat senang bahwa di Bali mereka menantikan saya dan saya berharap dapat menyajikan permainan terbaik saya bagi penggemar saya," paparnya.
Selain Schiavone, sejumlah nama lain juga menghiasi line-up turnamen Commonwealth Bank Classic yang akan dihelat di Bali, 7-14 September mendatang. Beberapa di antaranya adalah Peng Shuai (China), Flavia Penetta (Italia), Tamarine Tanasugarn (Thailand) dan Li Na (China).
( arp / a2s )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Jelang Commonwealth Bank Tennis Classic
Usia Tak Halangi Schiavone
Arya Perdhana - detiksport

Schiavone (ist)
Schiavone genap berusia 28 tahun bulan Juni kemarin. Dengan usia yang mendekati kepala tiga, petenis yang kini tinggal di London itu mengaku berangsur mengerem kegiatannya.
"Dahulu saya gemar keluar untuk berdisko, namun sekarang tidak lagi," ungkapnya seperti diterima detiksport melalui rilis.
"Umur saya sudah 28 tahun. Saya hanya keluar untuk minum anggur dan langsung pulang ke rumah kembali. Hidup saya sudah mulai berubah dan saya juga menjadi orang yang berbeda."
Yang belum berubah dari dirinya adalah komitmen terhadap permainan yang dia tekuni. Ia selalu menjadi lawan yang tangguh dalam setiap turnamen yang diikuti. Hal itu ia tunjukkan saat sukses menundukkan pemain nomor satu dunia Justine Henin awal tahun ini.
Schiavone pernah menjadi finalis ganda di Prancis Terbuka bersama Casey Dellacqua. Di Olimpiade Beijing, duetnya dengan Flavia Pennetta mengalahkan Yung-Jan Chan/Chia-Jung Chuang (Taiwan), finalis dua Grand Slam (Australia Terbuka dan AS Terbuka 2007).
"Saya mencintai pekerjaan saya ini, sehingga saya ingin berbagi dengan orang lain," ujar petenis yang pernah mencapai final di Bali tahun 2005. Saat itu, permainan Schiavone mengundang kekaguman para penonton.
"Yang paling penting adalah saya. Ini wajar. Namun, penonton juga menikmatinya karena mereka menyukai permainan saya atau mereka gemar menonton permainan tenis yang seru. Jadi apabila saya bisa tampil untuk mereka, itu bagus untuk diri saya juga. Saya sangat senang bahwa di Bali mereka menantikan saya dan saya berharap dapat menyajikan permainan terbaik saya bagi penggemar saya," paparnya.
Selain Schiavone, sejumlah nama lain juga menghiasi line-up turnamen Commonwealth Bank Classic yang akan dihelat di Bali, 7-14 September mendatang. Beberapa di antaranya adalah Peng Shuai (China), Flavia Penetta (Italia), Tamarine Tanasugarn (Thailand) dan Li Na (China).
( arp / a2s )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
