- Pengendali lapangan tenga... olang_oleng
- Andai Jadi Bek Kelas Duni... pentol_joker
- Siapa Lawan Paling Ditak... antowae
- EPL vs Serie A vs La Liga... bajingan111
- Mana Yg Terbaik???... tua_bangka
- All About Football Manage... ce_soccerholics
Berita Lain
- Jumat, 21/11/2008 04:15 WIB
Eriksson Didesak Mundur - Jumat, 21/11/2008 01:45 WIB
CAS: Atletico Tetap Tampil tanpa Penonton - Kamis, 20/11/2008 18:24 WIB
Berbatov Ancam Pensiun dari Timnas - Kamis, 20/11/2008 13:52 WIB
Lagi, Wasit Diancam Dibunuh - Kamis, 20/11/2008 13:08 WIB
Kecewanya Terry Usai Buat Blunder - Kamis, 20/11/2008 11:32 WIB
Hasil Sempurna untuk Tahun Gemilang Capello
Indeks Berita
detikSport »
o
Sabtu, 06/09/2008 05:19 WIB
Puji Rival, Presiden Brasil Panen Protes
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

AFP/Vanderlei Almeida
Presiden Luiz Inacio Lula da Silva memang memantik kontroversi dengan mengeluarkan pernyataan terkait kehebatan Messi dan rekan-rekannya di Argentina. Ia memuji semangat bertanding tim Tango, terutama Messi, dan menyarankan skuad Samba untuk meniru mereka.
Kontan bermacam reaksi bermunculan, dan kebanyakan berbentuk protes. Ada dengan cara yang diplomatis juga sarkastik.
Dunga adalah salah satu orang yang memprotes dengan cara yang lebih elegan. Menurut pelatih timnas Brasil itu, Lula tak seharusnya mengeluarkan pernyataan yang bisa meruntuhkan semangat tim asuhannya.
"Setiap pemimpin memiliki cara bersikap yang berbeda. Kami semua mengagumi dia, dan betapa besar karismanya, tapi secara logika, untuk momen seperti ini, kami lebih memilih mendapat dukungan darinya," ujar Dunga seperti dikutip Reuters.
Kiper Julio Cesar beda lagi. Dengan gaya bahasa sedikit kasar, ia melakukan protes. Bahkan ia menyatakan penyesalannya karena saat pemilihan umum memilih Lula sebagai presiden karena komentarnya itu.
"Saya memilihnya dan saya jadi sangat kesal, terutama karena ia menjadikan Messi sebagai contoh. Harusnya ia pergi dan tinggal di Argentina, jadi orang Argentina, mundur dari presiden dan mungkin Brasil bisa membaik."
"Menurut saya, presiden benar-benar keterlaluan. Dia tidak berpikir dua kali sebelum berbicara. Saya pikir sedikit kata-kata dukungan bakal memberi kami kekuatan dan motivasi di lapangan, tidak seperti apa yang ia katakan," tutur Julio Cesar memprotes keras presiden pilihannya itu.
Entah bagaimana tanggapan Lula terkait hal ini. Namun seharusnya dia langsung merespon dan memberikan dukungan untuk memotivasi Kaka cs dalam laga melawan Cile di laga kualifikasi Piala Dunia 2010 besok.
( ian / arp )
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
