Forum detikSport
- [BETA] Jadwal & Link ... n3o
- Fans Tracy "T-Mac&qu... Hasa_T-mac
- streetball jogja... dima
- DETIKERS Basketball Team?... morrison
- beranda basket mania..tem... muammar1234
- Basket Indonesia... lithdut
Berita Lain
- Sabtu, 22/11/2008 13:26 WIB
Dominan, Lakers Tekuk Nuggets - Jumat, 21/11/2008 13:34 WIB
Bryant Pimpin Lakers Tundukkan Suns - Kamis, 20/11/2008 12:49 WIB
Wolves Menang Lagi Usai '1000 Tahun' - Rabu, 19/11/2008 14:18 WIB
Gasol Bawa Lakers Gebuk Bulls - Selasa, 18/11/2008 14:35 WIB
O'Neal & Nash Dihambat Foul, Jazz Menang - Senin, 17/11/2008 13:53 WIB
Mavs Akhiri Lima Kekalahan Beruntun
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 07/09/2008 14:10 WIB
Olajuwon, Ewing, Riley Raih Hall of Fame
Lily Indriyani - detiksport

Ewing (kiri) dan Olajuwon (ReutersJessica Rinaldi)
Los Angeles - Reputasi hebat dan prestasi luar biasa sudah melekat dalam diri Hakeem Olajuwon, Patrick Ewing dan Pat Riley. Sebuah penghargaan istimewa dan bergengsi pun diperuntukkan buat mereka.
Siapa yang tak kenal kiprah ketiga bintang tersebut di dunia basket NBA. Olajuwon misalnya, ia sangat terkenal sewaktu membela Houston Rockets dari 1984 samapi 2001, sebelum hijrah ke Toronto Raptors di penghujung karirnya.
Puncak kehebatan Olajuwon adalah saat mengantarkan Rockets meraih dua mahkota juara NBA pada 1994 dan 1995. Selama karirnya, MVP 1994 dan MVP final 1994 & 1995 ini
mampu melesakkan lebih dari 27.000 poin; 13.747 rebound; dan 3.830 blok.
Tak berbeda dengan Olajuwon, karir Ewing pun juga gemilang. Ia adalah legenda New York Knicks (1985-2000), yang juga pernah membela Seatlle SuperSonics (2000-2001), dan Orlando Magic (2001-2022). Total raihan dia antara lain 24.815 poin, 11.607 rebound, dan 2.894 blok.
Lain halnya dengan kedua pemain satu angkatan tersebut, satu penghargaan juga bakal diberikan pada pemain basket legendaris Amerika, Pat Riley. Riley merupakan pebasket yang terkenal di era 1967-1976, sebelum kemudian mundur dan menjadi melatih.
Ketiganya akan mendapatkan apresiasi atas kiprah mereka di NBA. Bersama empat orang lainnya, Adrian Dantley (eks pemain), Bill Davidson (pemilik Detroit Pistons), Dick Vitale (TV personality), dan Cathy Rush (pelatih tim universitas), bintang-bintang itu dimasukkan namanya ke dalam Hall of Fame, Jumat (5/9/2008)
Menanggapi ini, Olajuwon yang pernah menyabet gelar All Star sebanyak 12 kali itu mengatakan: "Tumbuh besar di Nigeria, saya pernah tak tahu apa-apa tentang basket... Karirku kemudian menjadi sebuah impian.” Demikian dikutip dari Reuters.
( lin / a2s )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Olajuwon, Ewing, Riley Raih Hall of Fame
Lily Indriyani - detiksport

Ewing (kiri) dan Olajuwon (ReutersJessica Rinaldi)
Siapa yang tak kenal kiprah ketiga bintang tersebut di dunia basket NBA. Olajuwon misalnya, ia sangat terkenal sewaktu membela Houston Rockets dari 1984 samapi 2001, sebelum hijrah ke Toronto Raptors di penghujung karirnya.
Puncak kehebatan Olajuwon adalah saat mengantarkan Rockets meraih dua mahkota juara NBA pada 1994 dan 1995. Selama karirnya, MVP 1994 dan MVP final 1994 & 1995 ini
mampu melesakkan lebih dari 27.000 poin; 13.747 rebound; dan 3.830 blok.
Tak berbeda dengan Olajuwon, karir Ewing pun juga gemilang. Ia adalah legenda New York Knicks (1985-2000), yang juga pernah membela Seatlle SuperSonics (2000-2001), dan Orlando Magic (2001-2022). Total raihan dia antara lain 24.815 poin, 11.607 rebound, dan 2.894 blok.
Lain halnya dengan kedua pemain satu angkatan tersebut, satu penghargaan juga bakal diberikan pada pemain basket legendaris Amerika, Pat Riley. Riley merupakan pebasket yang terkenal di era 1967-1976, sebelum kemudian mundur dan menjadi melatih.
Ketiganya akan mendapatkan apresiasi atas kiprah mereka di NBA. Bersama empat orang lainnya, Adrian Dantley (eks pemain), Bill Davidson (pemilik Detroit Pistons), Dick Vitale (TV personality), dan Cathy Rush (pelatih tim universitas), bintang-bintang itu dimasukkan namanya ke dalam Hall of Fame, Jumat (5/9/2008)
Menanggapi ini, Olajuwon yang pernah menyabet gelar All Star sebanyak 12 kali itu mengatakan: "Tumbuh besar di Nigeria, saya pernah tak tahu apa-apa tentang basket... Karirku kemudian menjadi sebuah impian.” Demikian dikutip dari Reuters.
( lin / a2s )
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
