Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Selasa, 07/10/2008 07:05 WIB

Peter Provokasi Klitschko Saat Jumpa Pers
Andi Abdullah Sururi - detiksport


Klitschko-Peter (AFP/Axel Schmidt)

Berlin - Drama psy-war dalam jumpa pers menjelang sebuah pertarungan tinju besar sudah biasa terjadi. Sebuah aksi provokatif terjadi pula saat Samuel Peter duduk satu meja dengan Vitali Klitschko.

Kedua petinju kelas berat itu dipertemukan dan dihadapkan kepada wartawan di Berlin, Jerman, Senin (6/10/2008), sebelum berduel di atas ring pada hari Sabtu depan di O2 World Arena.

Pada sesi foto, Peter dan Klistchko berdiri bersebelahan dan tangannya sama-sama memegang sabuk WBC yang akan mereka perebutkan nanti. Namun, mendadak Peter merenggut sabuk tersebut dari genggaman Klitschko, yang tak pelak tampak kaget dan bingung.

Meski begitu tidak ada reaksi fisik dari Klitschko. Petinju Ukraina yang berdomisili di Jerman itu tak mau meladeni provokasi tersebut.

"Apa yang terjadi di sini adalah sebuah show," cetusnya. "Pertarungan sebenarnya ada di atas ring nanti."

Peter kabarnya kecewa karena konferensi pers kebanyakan digelar di Jerman, karena perhatian wartawan lebih banyak untuk Klitschko yang memang fasih berbahasa Jerman. Sedangkan dia menerima sedikit pertanyaan berbahasa Inggris.

"Saya agak kesal karena semua orang bicara bahasa Jerman,” timpal promotor Peter, Dino Duva, seperti dikutip AP. "Saya tak ingin pertandingan di Jerman. Tapi (broadcaster Jerman) RTL membayar banyak uang, dan itu sebabnya kami di sini."

Peter mengambil titel interim WBC dengan mengalahkan Jameel McCline dengan angka pada September 2007. Pada pertandingan itu ia sempat dipukul roboh di ronde kedua, setelah menerima upper cut telak dari lawannya.

Di awal tahun ini petinju Nigeria berusia 27 tahun itu menundukkan Oleg Maskaeev di ronde keenam, yang memastikan gelar tersebut berada di tangannya sepenuhnya.

Sementara itu Klistchko terakhir naik ring pada Desember 2004, saat meng-TKO Danny Williams di ronde kedelapan dan merebut mahkota WBC. Namun ia kehilangan sabuknya itu setahun kemudian gara-gara mundur dari agenda bertarung karena cedera lutut.

Vitali (37), yang memiliki rekor bertanding 35-2 (34 KO), adalah kakak kandung satu-satunya petinju yang pernah mengalahkan Peter, yakni Wladimir Klistchko. ( a2s / key )
Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526