Forum detikSport
- Kalender Event Olahraga... japra_kece
- Keluarga Besar Perisai Pu... yon_doang
- Rumah Tiger Wood... dekil
- Horeee... WSBK ada di Tra... gozel
- bwat penggemar base ball ... 'Insan
- [Merged=KUNG FU]Yuk belaj... shiyilang
Berita Lain
- Minggu, 16/11/2008 13:09 WIB
Taylor Kembali ke Jalur Juara Dunia - Jumat, 14/11/2008 02:01 WIB
Holyfield Hadapi Valuev - Minggu, 09/11/2008 13:24 WIB
Luar Biasa, Calzaghe Tundukkan Jones
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 09/10/2008 12:25 WIB
Hopkins Tarung Karena Uang
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

Las Vegas - Usia 43 tahun sejatinya sudah tak cukup produktif untuk petinju, namun toh Bernard Hopkins masih aktif menekuni karirnya itu. Diakuinya, semua itu dijalaninya karena tuntutan hidup.
"Motivasi saya memang bayaran," tandasnya jelang bertarung melawan juara kelas menengah Kelly Pavlik di Atlantic City, Nevada, pada 18 Oktober nanti.
"Lima tahun terakhir merupakan anugerah bagi Bernarh Hopkins, tapi selama bertahun-tahun saya tak memiliki kesempatan untuk bisa bersinar."
"Jika Anda bisa melakukannya, melakukan duel untuk uang tanpa harus merusak peninggalan dan nama besar yang sudah ada, jadi kenapa tidak?" ujar Hopkins seperti dikutip Eurosport.
Hopkins sendiri merupakan salah satu petinju tersukses di kelas menengah. tahun 1995 merupakan masa pertamanya merebut sabuk juara IBF sebelum memenangi duel unifikasi gelar melawan Felix Trinidad pada September 2001.
Total, petinju yang kini mencatat rekor 48-5-1 dengan 32 kemenangan KO dan satu pertarungan berakhir no-contest itu, mencatat kesuksesan 20 kali mempertahankan gelar kelas menengah sebelum akhirnya kalah kontroversial dari Jermain Taylor di tahun 2005.
Hopkins kemudian naik kelas ke kelas berat ringan dan mengalahkan Antonio Tarver. Ia kemudian kalah angka dari Joe Calzaghe pada April silam.
( ian / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Hopkins Tarung Karena Uang
Mohammad Yanuar Firdaus - detiksport

"Motivasi saya memang bayaran," tandasnya jelang bertarung melawan juara kelas menengah Kelly Pavlik di Atlantic City, Nevada, pada 18 Oktober nanti.
"Lima tahun terakhir merupakan anugerah bagi Bernarh Hopkins, tapi selama bertahun-tahun saya tak memiliki kesempatan untuk bisa bersinar."
"Jika Anda bisa melakukannya, melakukan duel untuk uang tanpa harus merusak peninggalan dan nama besar yang sudah ada, jadi kenapa tidak?" ujar Hopkins seperti dikutip Eurosport.
Hopkins sendiri merupakan salah satu petinju tersukses di kelas menengah. tahun 1995 merupakan masa pertamanya merebut sabuk juara IBF sebelum memenangi duel unifikasi gelar melawan Felix Trinidad pada September 2001.
Total, petinju yang kini mencatat rekor 48-5-1 dengan 32 kemenangan KO dan satu pertarungan berakhir no-contest itu, mencatat kesuksesan 20 kali mempertahankan gelar kelas menengah sebelum akhirnya kalah kontroversial dari Jermain Taylor di tahun 2005.
Hopkins kemudian naik kelas ke kelas berat ringan dan mengalahkan Antonio Tarver. Ia kemudian kalah angka dari Joe Calzaghe pada April silam.
( ian / din )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
