Forum detikSport
- Etihad Airways Abu Dhabi ... Zero99
- Prediksi Susunan Pembalap... dasawidyantara
- Sistem Medali tidak efekt... frenks
- [Social Thread] Beranda-n... F3RGi3
- Scuderia Ferrari Marlboro... Joxhua
- Mclaren Mercedes fans..... emblazon
Berita Lain
- Selasa, 02/12/2008 05:20 WIB
Renault Bidik Juara Dunia Bersama Alonso - Selasa, 02/12/2008 01:42 WIB
Hamilton 'Rancang' Sirkuit Super - Senin, 01/12/2008 17:11 WIB
Impian Vettel Perkuat Ferrari - Senin, 01/12/2008 05:00 WIB
Go-Kart Challenge
Ngotot-nya Rubinho Coba Pikat Honda - Senin, 01/12/2008 03:18 WIB
Go-Kart Challenge
Barrichello Ungguli Massa & Schumi - Minggu, 30/11/2008 19:12 WIB
'Sistem Medali Merugikan Tim Kecil'
Indeks Berita
Baca Juga
Pit Stop, Yellow Flag, Paddock, Sirkuit F1 2008, Profil Tim, Klasemen Pembalap, Klasemen Konstruktor, Kalender F1 2008
Minggu, 12/10/2008 06:00 WIB
Jelang GP Jepang
Massa Siap Bertarung sampai Titik Darah Terakhir
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Toshifumi Kitamura
Oyama - Felipe Massa dinaungi awan kelam dalam peluangnya merebut titel juara dunia F1 dengan menempati posisi start kelima di GP Jepang. Massa pun bertekad untuk berjuang hingga akhir.
Sesi kualifikasi yang digelar di atas lintasan Fuji Speedway, Sabtu (11/10/2008), memang bukan milik Massa ataupun Ferrari. Massa tampil sebagai yang tercepat kelima, defisit 0,4 detik di belakang pole sitter, Lewis Hamilton.
Padahal, Hamilton adalah rival tersengit Massa. Pembalap McLaren asal Inggris itu untuk sementara mengumpulkan 84 poin, unggul tujuh poin di depan Massa yang baru beroleh 77 angka.
Termasuk GP Jepang, musim F1 tinggal menyisakan tiga seri lagi. Meski begitu, dengan hasil kualifikasi yang buruk ini, Massa masih merasa optimistis bahwa titel masih ada dalam jangkauannya.
"Pastinya, peluang itu masih ada. Kita masih ada 30 angka di depan. Seperti saya bilang, hari ini hasilnya kurang bagus. Tapi itu tidak berarti besok (hari ini--red) hasilnya akan sama," kata Massa yakin seperti dikutip Autosport.
"Jadi, kami harus berjuang hingga lap terakhir di balapan terakhir. Sekarang ini masih terlalu dini untuk bicara. Kami harus tetap bertarung dan melihat bagaimana balapan berjalan dan apakah kami bisa mengubah situasi atau tidak" sambung pemuda Brasil itu. "Jika tidak, kami akan mencoba lagi tahun depan."
Massa menilai Sirkuit Fuji cukup memungkinkan untuk menyalip. Jadi, berada di posisi start kelima tidak terlalu membuat Massa patah hati karena ia yakin ia masih berkesempatan.
"Kami harus berbuat yang terbaik," ujarnya. "Di Singapura saya di pole tapi tidak mencetak angka. Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi."
"Kami harus melihat apa yang kami bisa lakukan dan berbuat secara maksimum apa yang bisa. Di akhir balapan, kami bisa melihat apakah kami telah menjalani balapan yang fantastis, balapan yang bagus atau yang buruk," tutup Massa.
( arp / arp )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Jelang GP Jepang
Massa Siap Bertarung sampai Titik Darah Terakhir
Arya Perdhana - detiksport

AFP/Toshifumi Kitamura
Sesi kualifikasi yang digelar di atas lintasan Fuji Speedway, Sabtu (11/10/2008), memang bukan milik Massa ataupun Ferrari. Massa tampil sebagai yang tercepat kelima, defisit 0,4 detik di belakang pole sitter, Lewis Hamilton.
Padahal, Hamilton adalah rival tersengit Massa. Pembalap McLaren asal Inggris itu untuk sementara mengumpulkan 84 poin, unggul tujuh poin di depan Massa yang baru beroleh 77 angka.
Termasuk GP Jepang, musim F1 tinggal menyisakan tiga seri lagi. Meski begitu, dengan hasil kualifikasi yang buruk ini, Massa masih merasa optimistis bahwa titel masih ada dalam jangkauannya.
"Pastinya, peluang itu masih ada. Kita masih ada 30 angka di depan. Seperti saya bilang, hari ini hasilnya kurang bagus. Tapi itu tidak berarti besok (hari ini--red) hasilnya akan sama," kata Massa yakin seperti dikutip Autosport.
"Jadi, kami harus berjuang hingga lap terakhir di balapan terakhir. Sekarang ini masih terlalu dini untuk bicara. Kami harus tetap bertarung dan melihat bagaimana balapan berjalan dan apakah kami bisa mengubah situasi atau tidak" sambung pemuda Brasil itu. "Jika tidak, kami akan mencoba lagi tahun depan."
Massa menilai Sirkuit Fuji cukup memungkinkan untuk menyalip. Jadi, berada di posisi start kelima tidak terlalu membuat Massa patah hati karena ia yakin ia masih berkesempatan.
"Kami harus berbuat yang terbaik," ujarnya. "Di Singapura saya di pole tapi tidak mencetak angka. Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi."
"Kami harus melihat apa yang kami bisa lakukan dan berbuat secara maksimum apa yang bisa. Di akhir balapan, kami bisa melihat apakah kami telah menjalani balapan yang fantastis, balapan yang bagus atau yang buruk," tutup Massa.
( arp / arp )
Komentar terkini (4 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
