Forum detikSport
- [Telkom Fiks 2008] Menera... telkomfiks
- Pertandingan Digelar Tan... missunderstandingnew
- Spirit dan masukan buat P... detektif_sableng
- [Edit Title] Beranda-nya ... begi.....tu
- On Going Tournament (Badm... MissUnderstanding
- "All abaut LIliana N... begi.....tu
Berita Lain
- Senin, 01/12/2008 14:20 WIB
Murray Cinta Mati Inggris - Sabtu, 29/11/2008 21:35 WIB
Hong Kong Terbuka Super Series
Taufik Gagal ke Final - Jumat, 28/11/2008 23:38 WIB
Hong Kong Terbuka Super Series
Taufik Satu-satunya Harapan - Jumat, 28/11/2008 15:24 WIB
Hong Kong Open Super Series
Dua Kalah, Dua Tersisa - Jumat, 28/11/2008 03:31 WIB
Nadal: Orang-orang Tak Hormati Federer - Jumat, 28/11/2008 00:42 WIB
Hong Kong Open Super Series
Taufik Melenggang, Andre Terjengkang
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 15/10/2008 13:43 WIB
Melbourne Menangi 'Perang Grand Slam'
Arya Perdhana - detiksport

Brisbane - Niat kota Sydney merebut hak tuan rumah Australia Terbuka dari tangan Melbourne kandas. Panitia turnamen Grand Slam itu menyatakan Melbourne masih akan jadi tuan rumah.
Kontrak Melbourne selaku penyelenggara Australia Terbuka akan kadaluwarsa pada tahun 2016. Meski masih delapan tahun lagi, Sydney membuat langkah strategis dengan mengutarakan minat untuk mengambil alih hak tuan rumah.
Semenjak dilangsungkan pada tahun 1905, Australia Terbuka sudah pernah beberapa kali berganti kota penyelenggara, di antaranya di Melbourne, Sydney, Adelaide, Brisbane, Perth dan bahkan di Selandia Baru. Namun Melbourne terus menjadi host sejak tahun 1988.
Pihak penyelenggara, Tennis Australia, kini tengah bernegosiasi dengan pejabat negara bagian Victoria (di mana Melbourne berada) untuk membicarakan peningkatan fasilitas di Melbourne Park. Mereka yakin proposal itu akan disetujui demi menjaga Australia Terbuka tetap di Melbourne.
"Kami sedang menyelenggarakan studi bisnis untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan di masa depan. Kami sangat gembira dengan cara operasional di sana (Melbourne)," ujar Chief Executive Tennis Australia Steve Wood seperti dikutip Reuters.
"Kami akan melaksanakan kontrak kami bersama Melbourne. Kita sudah berjalan baik dengan pertumbuhan yang besar di Melbourne," tandas Wood.
( arp / din )
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
Melbourne Menangi 'Perang Grand Slam'
Arya Perdhana - detiksport

Kontrak Melbourne selaku penyelenggara Australia Terbuka akan kadaluwarsa pada tahun 2016. Meski masih delapan tahun lagi, Sydney membuat langkah strategis dengan mengutarakan minat untuk mengambil alih hak tuan rumah.
Semenjak dilangsungkan pada tahun 1905, Australia Terbuka sudah pernah beberapa kali berganti kota penyelenggara, di antaranya di Melbourne, Sydney, Adelaide, Brisbane, Perth dan bahkan di Selandia Baru. Namun Melbourne terus menjadi host sejak tahun 1988.
Pihak penyelenggara, Tennis Australia, kini tengah bernegosiasi dengan pejabat negara bagian Victoria (di mana Melbourne berada) untuk membicarakan peningkatan fasilitas di Melbourne Park. Mereka yakin proposal itu akan disetujui demi menjaga Australia Terbuka tetap di Melbourne.
"Kami sedang menyelenggarakan studi bisnis untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan di masa depan. Kami sangat gembira dengan cara operasional di sana (Melbourne)," ujar Chief Executive Tennis Australia Steve Wood seperti dikutip Reuters.
"Kami akan melaksanakan kontrak kami bersama Melbourne. Kita sudah berjalan baik dengan pertumbuhan yang besar di Melbourne," tandas Wood.
( arp / din )
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.comKirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526
