Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

 
Rabu, 15/10/2008 13:43 WIB

Melbourne Menangi 'Perang Grand Slam'
Arya Perdhana - detiksport


Brisbane - Niat kota Sydney merebut hak tuan rumah Australia Terbuka dari tangan Melbourne kandas. Panitia turnamen Grand Slam itu menyatakan Melbourne masih akan jadi tuan rumah.

Kontrak Melbourne selaku penyelenggara Australia Terbuka akan kadaluwarsa pada tahun 2016. Meski masih delapan tahun lagi, Sydney membuat langkah strategis dengan mengutarakan minat untuk mengambil alih hak tuan rumah.

Semenjak dilangsungkan pada tahun 1905, Australia Terbuka sudah pernah beberapa kali berganti kota penyelenggara, di antaranya di Melbourne, Sydney, Adelaide, Brisbane, Perth dan bahkan di Selandia Baru. Namun Melbourne terus menjadi host sejak tahun 1988.

Pihak penyelenggara, Tennis Australia, kini tengah bernegosiasi dengan pejabat negara bagian Victoria (di mana Melbourne berada) untuk membicarakan peningkatan fasilitas di Melbourne Park. Mereka yakin proposal itu akan disetujui demi menjaga Australia Terbuka tetap di Melbourne.

"Kami sedang menyelenggarakan studi bisnis untuk mencari tahu apa yang dibutuhkan di masa depan. Kami sangat gembira dengan cara operasional di sana (Melbourne)," ujar Chief Executive Tennis Australia Steve Wood seperti dikutip Reuters.

"Kami akan melaksanakan kontrak kami bersama Melbourne. Kita sudah berjalan baik dengan pertumbuhan yang besar di Melbourne," tandas Wood.

( arp / din )
Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga:

Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi@detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
Nuniek
Email : iklan@detiksport.com
Telepon. 62-21-7941177 ext.524,526