Forum Sport
Thread Pilihan

Rabu, 03/02/2010 14:00 WIB
Sistem Poin Diubah, Akankah F1 Lebih Menarik?
Posted : Phoenix_2003Berita Lain
- Senin, 08/02/2010 14:35 WIB
Prajurit Siliwangi Jajal Petinju Jepang - Kamis, 04/02/2010 16:30 WIB
Mayweather & Mosley Saling Incar - Rabu, 03/02/2010 19:17 WIB
Chris Sayangkan Kurangnya Laga di Indonesia - Selasa, 02/02/2010 16:09 WIB
Hopkins-Jones Jilid II di Bulan April
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 17/11/2009 08:12 WIB
Mayweather: Bukan Kejutan Jika Saya Kalahkan Pac-Man
Doni Wahyudi - detiksport

Foto Terkait
Mayweather dan Pacquiao adalah petinju pound for pound terbaik saat ini. Jika si Pretty Boy sudah mengantongi enam gelar juara dunia di lima kelas berbeda, maka kemenangan atas Miguel Cotto kemarin lusa memberi Pac-Man sabuk juaranya yang ketujuh dari tujuh kelas berlainan.
Usai kemenangan di ronde terakhir atas Cotto, pelatih Pacquiao, Freddie Roach, menyebut nama Mayweather sebagai lawan yang akan dihadapi anak didiknya di laga berikutnya. Pertemuan antara Mayweather dan Pacquiao memang jadi salah satu pertarungan yang paling ditunggu.
Pernyataan Roach tersebut sepertinya sampai juga ke telinga Mayweather. Dalam wawancaranya dengan Sky, petinju Amerika Serikat itu menyatakan kesiapan menghadapi Pac-Man.
"Jika pertarungan dengan Pacquiao itu jadi terlaksana, dan saat saya mengalahkan dia, orang-orang tak akan lagi terkejut, karena dia sudah kalah sebelumnya. Apapun yang saya lakukan pada Pacquaio, itu sudah pernah terjadi sebelumnya. Dia sudah tiga kali kalah sebelumnya," ungkpa Mayweather.
Meski jumlah pertarungannya masih lebih sedikit dibanding Pacquiao, Mayweather memang punya rekor yang lebih bagus karena dari 40 kali naik ring dia selalu menang, dengan 25 diantaranya berakhir KO. Sementara Pac-Man sempat menderita tiga kekalahan dan dua hasil imbang dari 55 laga.
Erik Morales menjadi petinju terakhir yang memaksa Pacquiao bertekuk lutut saat keduanya berhadapan tahun 2005 lalu. Dua nama lainnya yang pernah merasakan kemenangan atas petinju 30 tahun itu adalah Medgoen Singsurat dan Rustico Torrecampo di tahun 1999 dan 1996.
"Bisakah Manny Pacquiao mengalahkan saya? Jelas tidak. Pekerjaan yang mudah, pertarungan yang mudah. Saya tak melihat dia sebagai petinju yang punya banyak kemampuan. Saya melihatnya hanya sebagai petarung, Anda tahu, seorang dengan pukulan yang bagus, tapi cuma satu sisi itu saja," pungkas petinju kelahiran Michigan itu. ( din / roz )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (13 Komentar)
Baca juga:
Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi Yuyi di yuyi@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.522).



