Berita Lain

Indeks Berita

Baca Juga

Sabtu, 16/02/2008 17:05 WIB

Berbatov Tentang Peluang Juara Ganda Spurs
Kris Fathoni W - detiksport


BBC

London - Tottenham Hostspur memiliki peluang berjaya di Piala UEFA untuk memberikan kesuksesan ketiga beruntun buat Juande Ramos. Piala Carling pun dapat diboyong asalkan mampu menundukkan Chelsea. Bisa meraih keduanya?

Menurut penyerang Spurs Dimitar Berbatov, peluang itu terbuka lebar. Di Piala UEFA, pasukan Lilywhites sudah memiliki bekal kemenangan 2-1 di kandang lawan dan tinggal membidik minimal hasil imbang dalam pertemuan kedua di White Hart Lane pada Kamis (21/2/2008) mendatang, untuk menembus babak 16 besar.

Untuk jadi nomor satu pun bukannya tidak mungkin. Apalagi kini mereka ditangani oleh Juande Ramos yang dua musim belakangan mampu memboyong Piala UEFA untuk Sevilla.

"Kami punya pelatih yang sudah pernah memenangi Piala UEFA. Kami akan mendengarkannya dan melakukan apa yang diinstruksikannya. Saya pikir kami bisa melakukannya," tegas Berbatov seperti dilansir The Sun, Sabtu (16/2/2008).

Jika mampu melakukannya, Spurs akan mempersembahkan hat-trick buat Ramos. Angka tiga lainnya juga bakal mencuat karena Spurs sudah dua kali menjuarai kompetisi tersebut, yakni pada musim 1971-72 dengan mengalahkan Wolverhampton Wanderers dan tahun 1983-84 saat menundukkan Anderlecht.

Akan tetapi, untuk mencapainya mereka terlebih dulu harus melewati Slavia Praha. Meski kini sudah unggul agregat, fokus dan tenaga mereka bisa terpecah karena beberapa hari usai leg kedua mereka harus berhadapan dengan Chelsea di partai puncak Piala Carling, Minggu (24/2/2008).

"Saya pikir Chelsea adalah favorit, tapi kami bisa menang. (Namun) Pertama-tama kami harus fokus ke Slavia. (Sekarang) Kami harus berupaya mengembalikan tingkat kebugaran, bersantai dan saat leg kedua datang, kami akan menunjukkan kami lebih baik," lugas penyerang Bulgaria tersebut.

Andaikata The Blues mampu disungkurkan, Piala Carling pun akan menjadi tropi pertama yang diberikan oleh Ramos dalam masa kepemimpinannya di Spurs, usai menerima tongkat estafet dari Martin Jol.



( krs / krs )

Baca juga: