Forum Sepakbola
- Fenomena the red devils... CR7_Indo
- New biee yang sukses... lelaki
- Final tahun ini bakal men... haz
- Arsenal VS AC Milan... KenekAngkot
- Champions League Winner... naferyo
- AS Roma VS Real Madrid... naferyo
Berita Lain
- Kamis, 08/05/2008 00:00 WIB
Kiper Penjebol Gawang Lawan - Senin, 05/05/2008 00:55 WIB
12 Tim Juara, Bayern Dominan - Sabtu, 03/05/2008 16:19 WIB
Pemain Terbaik Inggris Versi Jurnalis
Indeks Berita
Senin, 24/03/2008 04:13 WIB
Tak Pindah Karena Ibu/Istri
Lily Indriyani - detiksport

Francesco Totti (ist)
Jakarta - Banyak pihak yang mempengaruhi keputusan seorang pemain untuk berpindah klub, tidak hanya si pemain ataupun agen. Franceco Totti misalnya, ia konon amat "takut" dengan ibunya.
Seperti dilansir Guardian, kapten AS Roma itu tidak pernah bisa menanggalkan seragam Giallorossi sejak sang ibu mengancam akan memotong 'apapun' dari Totti jika sampai meninggalkan Olimpico.
Mungkin gara-gara itu faktanya Totti belum pernah merasakan bermain untuk klub lain kecuali Roma, yang telah ia huni sejak masih di level yunior, lalu melakoni debutnya di level senior dalam usia 19 tahun, dan sampai ia berumur 31 saat ini.
Jika Totti patuh pada ibu, David Unsworth "diancam" istrinya saat memilih Aston Villa. Ceritanya, di tahun 1998 ia diminta sang istri untuk meninggalkan West Ham United karena kota London tidak membuatnya betah.
Waktu itu Unsworth ditaksir Villa dan klub pertamanya, Everton. Namun, walaupun keluarganya tetap tinggal di Merseyside, bek kelahiran 16 Oktober 1973 itu memutuskan memilih Villa yang notabene berbasis di kota Birmingham.
Uniknya, sebulan kemudian Unsworth meminta manajer Villa waktu itu, John Gregory, untuk melego dirinya ke Everton. Alasannya, jarak Birmingham-Merseyside dianggap terlalu jauh. Permintaan itu dikabulkan dan Villa melepas Unsworth kembali ke Goodison Park seharga nilai tebusannya dari West Ham.
Selidik punya selidik, Nyonya Unsworth membuat "tekanan hebat" pada suaminya itu. "Dia harus pulang ke rumah dalam waktu satu jam," ungkap Gregory. "Kalau telat, makan malamnya dibuang ke tong sampah."
Ada lagi Victor Ikpeba. Menurut sumber, pemain asal Nigeria itu pernah akan pindah dari Monaco ke Reggina di pertengahan 90-an. Namun saat ia akan pergi merampungkan kontrak dan menandatanganinya, sang istri mengunci dia di dalam rumah dan tak ingin Ikpeba meninggalkan Monaco yang amat ia cintai itu.
Yang menyedihkan, sang istri yang bernama Atinuke meninggal dunia pada Mei 2000 dalam usia 26 tahun, setelah gagal dalam perjuangannya melawan kanker payudara. Ikpeba, walaupun kemudian sempat bermain di Jerman, Spanyol, dan Arab, saat ini kembali tinggal di Monaco bersama tiga anaknya.
Menurut sumber lain, bintang top Jerman Jurgen Klinsmann juga punya advisor penting. Konon, ketika ia mengawali karir profesionalnya di dunia sepakbola, Klinsmann pernah berjanji pada bapaknya, Siegfried, bahwa dirinya takkan pernah bermain untuk Bayern Munich.
Namun di tahun 1995, saat akan pindah ke Bavaria dari Tottenham Hotspur, Klinsmann tak lupa untuk meminta restu dari sang bapak sebelum ia menandatangani kontrak dengan Hollywood FC.
( a2s / key )
Tak Pindah Karena Ibu/Istri
Lily Indriyani - detiksport

Francesco Totti (ist)
Seperti dilansir Guardian, kapten AS Roma itu tidak pernah bisa menanggalkan seragam Giallorossi sejak sang ibu mengancam akan memotong 'apapun' dari Totti jika sampai meninggalkan Olimpico.
Mungkin gara-gara itu faktanya Totti belum pernah merasakan bermain untuk klub lain kecuali Roma, yang telah ia huni sejak masih di level yunior, lalu melakoni debutnya di level senior dalam usia 19 tahun, dan sampai ia berumur 31 saat ini.
Jika Totti patuh pada ibu, David Unsworth "diancam" istrinya saat memilih Aston Villa. Ceritanya, di tahun 1998 ia diminta sang istri untuk meninggalkan West Ham United karena kota London tidak membuatnya betah.
Waktu itu Unsworth ditaksir Villa dan klub pertamanya, Everton. Namun, walaupun keluarganya tetap tinggal di Merseyside, bek kelahiran 16 Oktober 1973 itu memutuskan memilih Villa yang notabene berbasis di kota Birmingham.
Uniknya, sebulan kemudian Unsworth meminta manajer Villa waktu itu, John Gregory, untuk melego dirinya ke Everton. Alasannya, jarak Birmingham-Merseyside dianggap terlalu jauh. Permintaan itu dikabulkan dan Villa melepas Unsworth kembali ke Goodison Park seharga nilai tebusannya dari West Ham.
Selidik punya selidik, Nyonya Unsworth membuat "tekanan hebat" pada suaminya itu. "Dia harus pulang ke rumah dalam waktu satu jam," ungkap Gregory. "Kalau telat, makan malamnya dibuang ke tong sampah."
Ada lagi Victor Ikpeba. Menurut sumber, pemain asal Nigeria itu pernah akan pindah dari Monaco ke Reggina di pertengahan 90-an. Namun saat ia akan pergi merampungkan kontrak dan menandatanganinya, sang istri mengunci dia di dalam rumah dan tak ingin Ikpeba meninggalkan Monaco yang amat ia cintai itu.
Yang menyedihkan, sang istri yang bernama Atinuke meninggal dunia pada Mei 2000 dalam usia 26 tahun, setelah gagal dalam perjuangannya melawan kanker payudara. Ikpeba, walaupun kemudian sempat bermain di Jerman, Spanyol, dan Arab, saat ini kembali tinggal di Monaco bersama tiga anaknya.
Menurut sumber lain, bintang top Jerman Jurgen Klinsmann juga punya advisor penting. Konon, ketika ia mengawali karir profesionalnya di dunia sepakbola, Klinsmann pernah berjanji pada bapaknya, Siegfried, bahwa dirinya takkan pernah bermain untuk Bayern Munich.
Namun di tahun 1995, saat akan pindah ke Bavaria dari Tottenham Hotspur, Klinsmann tak lupa untuk meminta restu dari sang bapak sebelum ia menandatangani kontrak dengan Hollywood FC.
( a2s / key )



