Forum Sepakbola
- Fenomena the red devils... CR7_Indo
- New biee yang sukses... lelaki
- Final tahun ini bakal men... haz
- Arsenal VS AC Milan... KenekAngkot
- Champions League Winner... naferyo
- AS Roma VS Real Madrid... naferyo
Berita Lain
- Sabtu, 10/05/2008 02:23 WIB
Pengaturan Skor Liga Portugal
Poin Porto Dikurangi, Boavista Degradasi - Kamis, 08/05/2008 14:00 WIB
Nasri Masih Cinta Marseille - Kamis, 08/05/2008 02:13 WIB
Peringkat FIFA
Indonesia 131, Argentina Masih Pertama - Rabu, 07/05/2008 02:22 WIB
Target Tanggung FA untuk Don Fabio - Selasa, 06/05/2008 00:25 WIB
Final Liga Champions
Tak Perlu Visa, Hanya Tiket
Indeks Berita
Baca Juga
Kamis, 27/03/2008 10:33 WIB
Les Bleus Siap untuk Euro
Doni Wahyudi - detiksport

BBC
Jakarta - Tergabung di grup maut, Prancis dituntut punya persiapan ekstra untuk setidaknya lolos dari babak pertama Euro 2008. Setelah kemenangan tipis atas Inggris, Les Bleus pantas punya rasa optimistis.
Cuma keunggulan satu gol itupun datang dari titik putih yang diraih Prancis saat menjamu Inggris dalam laga persahabatan dinihari tadi. Tapi dengan Piala Eropa yang kian mendekat, hasil tersebut jelas sebuah modal besar.
Apalagi dalam pertandingan tersebut Raymond Domenech tak menurunkan kekuatan penuh menyusul cedera yang menghampiri Thierry Henry, Karim Benzema dan Louis Saha. Tapi lini depan Prancis tak lantas tumpul, komposisi Nikolas Anelka dan David Trezeguet di lini depan terbukti tetap mampu mengobrak-abrik pertahanan Inggris.
Catat pula kalau Prancis mampu mendominasi tamunya. Gagal mampu mengembangkan permainan, Inggris pun tak membuat tak banyak ancaman ke gawang Gregory Coupet
"Kami mampu menghalangi mereka memperagakan gaya permaianan yang coba mereka kembangkan. Itu pertandingan yang cerdas, bukan sesuatu yang spektakuler. Kami punya dasar yang kuat untuk terus maju. Anda tak akan bisa melangkah jauh di sebuah kompetisi jika tidak terorganisir dengan baik," ungkap Domenech di Goal.
Kemenangan atas Inggris memang bukan sekedar gengsi semata, lebih dari itu gol tunggal Frank Ribery adalah penanda kalau Prancis tengah berada di jalan yang benar untuk bisa berbicara di Austria-Swiss. Tergabung bersama Italia dan Belanda - serta Romania - di Grup C, kampiun Euro 2000 itu butuh semua persiapan untuk melangkah ke babak kedua.
Dan Domenech sendiri sepertinya tak perlu khawatir dengan kekuatan skuadnya saat ini. Terbukti dengan absennya beberapa pilar, pemain pelapis bisa tampil menjanjikan.
"Anelka bermain sebagaimana dia seharusnya bermain. Dia cepat, mampu menahan bola dengan baik serta mampu menusuk seperti yang kita lihat saat terjadinya penalti. Trezeguet bermain bagus sebagai penyerang yang aktif. Dia mampu mempertahankan bola dengan baik," sanjung mantan pelatih Bordeaux dan PSG berusia 56 tahun itu. ( din / ian )
Les Bleus Siap untuk Euro
Doni Wahyudi - detiksport

BBC
Cuma keunggulan satu gol itupun datang dari titik putih yang diraih Prancis saat menjamu Inggris dalam laga persahabatan dinihari tadi. Tapi dengan Piala Eropa yang kian mendekat, hasil tersebut jelas sebuah modal besar.
Apalagi dalam pertandingan tersebut Raymond Domenech tak menurunkan kekuatan penuh menyusul cedera yang menghampiri Thierry Henry, Karim Benzema dan Louis Saha. Tapi lini depan Prancis tak lantas tumpul, komposisi Nikolas Anelka dan David Trezeguet di lini depan terbukti tetap mampu mengobrak-abrik pertahanan Inggris.
Catat pula kalau Prancis mampu mendominasi tamunya. Gagal mampu mengembangkan permainan, Inggris pun tak membuat tak banyak ancaman ke gawang Gregory Coupet
"Kami mampu menghalangi mereka memperagakan gaya permaianan yang coba mereka kembangkan. Itu pertandingan yang cerdas, bukan sesuatu yang spektakuler. Kami punya dasar yang kuat untuk terus maju. Anda tak akan bisa melangkah jauh di sebuah kompetisi jika tidak terorganisir dengan baik," ungkap Domenech di Goal.
Kemenangan atas Inggris memang bukan sekedar gengsi semata, lebih dari itu gol tunggal Frank Ribery adalah penanda kalau Prancis tengah berada di jalan yang benar untuk bisa berbicara di Austria-Swiss. Tergabung bersama Italia dan Belanda - serta Romania - di Grup C, kampiun Euro 2000 itu butuh semua persiapan untuk melangkah ke babak kedua.
Dan Domenech sendiri sepertinya tak perlu khawatir dengan kekuatan skuadnya saat ini. Terbukti dengan absennya beberapa pilar, pemain pelapis bisa tampil menjanjikan.
"Anelka bermain sebagaimana dia seharusnya bermain. Dia cepat, mampu menahan bola dengan baik serta mampu menusuk seperti yang kita lihat saat terjadinya penalti. Trezeguet bermain bagus sebagai penyerang yang aktif. Dia mampu mempertahankan bola dengan baik," sanjung mantan pelatih Bordeaux dan PSG berusia 56 tahun itu. ( din / ian )



