Forum Sepakbola
- momod!!!!!! gw dapet 2 ba... cassasacult
- Fenomena the red devils... CR7_Indo
- New biee yang sukses... lelaki
- Arsenal VS AC Milan... KenekAngkot
- Champions League Winner... naferyo
- AS Roma VS Real Madrid... naferyo
Berita Lain
- Senin, 12/05/2008 07:45 WIB
Ronaldo Menuju Kesempurnaan - Senin, 05/05/2008 03:10 WIB
Persembahan Terakhir Kahn
Indeks Berita
Rabu, 02/04/2008 10:25 WIB
Di Atas Raul dan Villa Ada Guiza
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Philippe Desmazes
Jakarta - Nama Daniel Guiza mungkin masih kalah populer dibandingkan penyerang Spanyol lain yang bermain di La Liga Primera seperti Raul atau David Villa. Namun kalau bicara ketajaman, Guiza masih nomor satu.
Setelah diboyong Real Mallorca dari Getafe pada musim panas tahun 2007, nama Guiza langsung melesat ke permukaan dalam membuktikan kualitasnya. Terakhir, dua gol dibuat saat Mallorca menaklukkan Valencia 3-0.
Tambahan itu menggenapkan gol penyerang kelahiran Jerez 17 August 1980 tersebut menjadi 17 buah, sekaligus menempatkannya sebagai pemain nomor dua terproduktif La Liga Primera di bawah Luis Fabiano, penyerang Brasil yang bermain di Sevilla.
Fakta tersebut membuatnya jadi penyerang tuan rumah tertajam di Liga Spanyol. Dua penyerang yang masuk "Tim Matador", yakni Villa yang bermain untuk Valencia dan Luis Garcia dari Espanyol, tertinggal dengan sepuluh gol. Yang terdekat dicatat Raul dengan 16 gol, kendati ikon Real Madrid itu tak dipanggil ke timnas Spanyol.
Uniknya, baru musim ini nama Guiza benar-benar menyeruak di antara deretan penyerang-penyerang kelas atas Spanyol. Padahal karir sepakbola profesionalnya sudah berjalan sejak musim 1998-1999 bersama klub Xerez CD, klub kota kelahirannya.
Maka jangan heran kalau panggilan ke dalam timnas Spanyol juga baru didapatkannya akhir tahun lalu, tepatnya pada 8 November 2007. Debutnya lantas dijalani pada 21 November di tahun yang sama, ketika Spanyol menghadapi Irlandia Utara.
Penampilan Guiza yang luar biasa musim ini juga tak lepas dari pengawasan klub-klub besar di Italia dan Inggris. Musim panas nanti, mereka konon siap memboyong pria yang baru jadi ayah pada Desember tahun lalu --hasil dari buah cintanya dengan sang kekasih selebritis Spanyol, Nuria Bermudez -- tersebut.
Namun demikian, Mallorca sepertinya akan sulit melepas penyerangnya tersebut kecuali dengan tebusan mahal. Apalagi Guiza baru menyamai rekor 17 gol Samuel Eto'o dalam semusim untuk Mallorca, dan kini berupaya melewati raihan Diego Tristan (18 gol dalam semusim) dan Enrique Tronquito (19 gol dalam semusim).
Di tengah-tengah minat klub lain, penyerang yang memiliki tinggi 1,8 meter dan berat 80 kg itu menekankan tak bakal menegosiasikan apapun sampai musim ini berakhir. Apalagi kontraknya dengan klub pun masih mengikat sampai 2011 nanti.
Saat ini, satu-satunya yang terpatri di benaknya bisa jadi adalah terus mendulang gol guna membuat mata pelatih Spanyol, Luis Aragones, tak bisa berpaling darinya. Siapa tahu, mungkin di EURO 2008 Guiza tak lagi jadi back-up duet Villa-Fernando Torres (Liverpool), tapi malah jadi pengisi starting eleven "Tim Matador". Setidaknya untuk saat ini raihan gol Guiza di La Liga Primera membuktikan kalau dia adalah penyerang "kelas satu" yang tak kalah dari Villa maupun Raul.
( krs / a2s )
Di Atas Raul dan Villa Ada Guiza
Kris Fathoni W - detiksport

AFP/Philippe Desmazes
Setelah diboyong Real Mallorca dari Getafe pada musim panas tahun 2007, nama Guiza langsung melesat ke permukaan dalam membuktikan kualitasnya. Terakhir, dua gol dibuat saat Mallorca menaklukkan Valencia 3-0.
Tambahan itu menggenapkan gol penyerang kelahiran Jerez 17 August 1980 tersebut menjadi 17 buah, sekaligus menempatkannya sebagai pemain nomor dua terproduktif La Liga Primera di bawah Luis Fabiano, penyerang Brasil yang bermain di Sevilla.
Fakta tersebut membuatnya jadi penyerang tuan rumah tertajam di Liga Spanyol. Dua penyerang yang masuk "Tim Matador", yakni Villa yang bermain untuk Valencia dan Luis Garcia dari Espanyol, tertinggal dengan sepuluh gol. Yang terdekat dicatat Raul dengan 16 gol, kendati ikon Real Madrid itu tak dipanggil ke timnas Spanyol.
Uniknya, baru musim ini nama Guiza benar-benar menyeruak di antara deretan penyerang-penyerang kelas atas Spanyol. Padahal karir sepakbola profesionalnya sudah berjalan sejak musim 1998-1999 bersama klub Xerez CD, klub kota kelahirannya.
Maka jangan heran kalau panggilan ke dalam timnas Spanyol juga baru didapatkannya akhir tahun lalu, tepatnya pada 8 November 2007. Debutnya lantas dijalani pada 21 November di tahun yang sama, ketika Spanyol menghadapi Irlandia Utara.
Penampilan Guiza yang luar biasa musim ini juga tak lepas dari pengawasan klub-klub besar di Italia dan Inggris. Musim panas nanti, mereka konon siap memboyong pria yang baru jadi ayah pada Desember tahun lalu --hasil dari buah cintanya dengan sang kekasih selebritis Spanyol, Nuria Bermudez -- tersebut.
Namun demikian, Mallorca sepertinya akan sulit melepas penyerangnya tersebut kecuali dengan tebusan mahal. Apalagi Guiza baru menyamai rekor 17 gol Samuel Eto'o dalam semusim untuk Mallorca, dan kini berupaya melewati raihan Diego Tristan (18 gol dalam semusim) dan Enrique Tronquito (19 gol dalam semusim).
Di tengah-tengah minat klub lain, penyerang yang memiliki tinggi 1,8 meter dan berat 80 kg itu menekankan tak bakal menegosiasikan apapun sampai musim ini berakhir. Apalagi kontraknya dengan klub pun masih mengikat sampai 2011 nanti.
Saat ini, satu-satunya yang terpatri di benaknya bisa jadi adalah terus mendulang gol guna membuat mata pelatih Spanyol, Luis Aragones, tak bisa berpaling darinya. Siapa tahu, mungkin di EURO 2008 Guiza tak lagi jadi back-up duet Villa-Fernando Torres (Liverpool), tapi malah jadi pengisi starting eleven "Tim Matador". Setidaknya untuk saat ini raihan gol Guiza di La Liga Primera membuktikan kalau dia adalah penyerang "kelas satu" yang tak kalah dari Villa maupun Raul.
( krs / a2s )



