Forum Sepakbola
- mengapa kita harus memban... iin man
- YM Buat Pendukung Persija... bejho_jakers
- lomba logo liga super... cekson
- Ada apa dengan "AREM... n0r4k
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Juara Liga Indonesia 2007... myshowbiz
Berita Lain
- Senin, 12/05/2008 17:05 WIB
Suporter Siap Gelar Aksi yang Lebih Besar - Senin, 12/05/2008 16:08 WIB
Pendemo PSSI Gagal Temui Pengurus - Sabtu, 10/05/2008 12:53 WIB
Syarat Munaslub: Tanpa Ganti Ketua Umum - Jumat, 09/05/2008 00:38 WIB
Bendol Masih Khawatir Fisik Pemain - Jumat, 09/05/2008 00:04 WIB
Cedera Mulai Hinggapi Skuad Timnas
Indeks Berita
Baca Juga
Selasa, 29/04/2008 19:14 WIB
'Persija Boleh Gunakan GBK, tapi...'
Lily Indriyani - detiksport

(Detiksport/Dikhy Sasra)
Jakarta - Persija akhirnya dipastikan bisa menggunakan stadion utama Gelora Bung Karno (GBK) untuk laga Liga Super nanti. Meski demikian, itu bukan berarti "Macan Kemayoran" pindah markas ke sana, karena mereka hanya jadi penyewa.
Polemik masalah penggunaan stadion megah itu resmi diputuskan hari ini, Selasa (29/4/2008). Hal itu diungkapkan oleh Mennegpora Adhyaksa Dault, usai menggelar pertemuan dengan manajemen Persija di kantornya. Pertemuan itu antara lain dihadiri oleh Direktur Utama PT Persija Jaya Benny Erwin dan Direktur Umum PT Persija Jaya Bambang Sucipto.
"Kita hanya tidak ingin mematikan sepakbola Jakarta. Dan karena di Jakarta sudah tak ada lagi stadion yang sesuai dengan standar FIFA, kamui memutuskan Persija boleh menggunakannya," tegas Adhyaksa.
Masih menurut dia, izin penggunaan GBK itu didasari oleh keinginan Persija untuk membangun sepakbola Jakarta, sekaligus juga berjanji akan menjaga betul stadion tersebut.
Mengenai adanya potensi kerusuhan ketika Persija bertanding di GBK, Adhyaksa menegaskan, "Satu kali mereka melanggar pastinya akan langsung kita tindak. Karena mereka harus paham betul bahwa ini bukan milik mereka tapi nasional."
Klub-klub lain, imbuh Adhyaksa, juga tak perlu cemburu dengan diijinkannya Persija memakai GBK, karena mereka cuma menyewa untuk pertandingan-pertandingan tertentu, bukan bermarkas di sana. Artinya, klub lain pun memiliki peluang yang sama. "Jadi, ya, boleh saja dipakai oleh Persitara juga, karena mereka (Persija) kan sistemnya sewa per event," lugas dia.
Walau Persija sudah dipastikan akan menggunakan GBK di Liga Super nanti, hal itu belum tertuang di atas hitam dan putih. "Besok saya akan keluarkan surat yang bisa digunakan untuk penggunaan stadion GBK," tandas Adhyaksa.
( krs / roz )
'Persija Boleh Gunakan GBK, tapi...'
Lily Indriyani - detiksport

(Detiksport/Dikhy Sasra)
Polemik masalah penggunaan stadion megah itu resmi diputuskan hari ini, Selasa (29/4/2008). Hal itu diungkapkan oleh Mennegpora Adhyaksa Dault, usai menggelar pertemuan dengan manajemen Persija di kantornya. Pertemuan itu antara lain dihadiri oleh Direktur Utama PT Persija Jaya Benny Erwin dan Direktur Umum PT Persija Jaya Bambang Sucipto.
"Kita hanya tidak ingin mematikan sepakbola Jakarta. Dan karena di Jakarta sudah tak ada lagi stadion yang sesuai dengan standar FIFA, kamui memutuskan Persija boleh menggunakannya," tegas Adhyaksa.
Masih menurut dia, izin penggunaan GBK itu didasari oleh keinginan Persija untuk membangun sepakbola Jakarta, sekaligus juga berjanji akan menjaga betul stadion tersebut.
Mengenai adanya potensi kerusuhan ketika Persija bertanding di GBK, Adhyaksa menegaskan, "Satu kali mereka melanggar pastinya akan langsung kita tindak. Karena mereka harus paham betul bahwa ini bukan milik mereka tapi nasional."
Klub-klub lain, imbuh Adhyaksa, juga tak perlu cemburu dengan diijinkannya Persija memakai GBK, karena mereka cuma menyewa untuk pertandingan-pertandingan tertentu, bukan bermarkas di sana. Artinya, klub lain pun memiliki peluang yang sama. "Jadi, ya, boleh saja dipakai oleh Persitara juga, karena mereka (Persija) kan sistemnya sewa per event," lugas dia.
Walau Persija sudah dipastikan akan menggunakan GBK di Liga Super nanti, hal itu belum tertuang di atas hitam dan putih. "Besok saya akan keluarkan surat yang bisa digunakan untuk penggunaan stadion GBK," tandas Adhyaksa.
( krs / roz )



