Forum Sepakbola
- momod!!!!!! gw dapet 2 ba... cassasacult
- Fenomena the red devils... CR7_Indo
- New biee yang sukses... lelaki
- Arsenal VS AC Milan... KenekAngkot
- Champions League Winner... naferyo
- AS Roma VS Real Madrid... naferyo
Berita Lain
- Senin, 12/05/2008 07:45 WIB
Ronaldo Menuju Kesempurnaan - Senin, 05/05/2008 03:10 WIB
Persembahan Terakhir Kahn
Indeks Berita
Selasa, 29/04/2008 20:56 WIB
Carlos Cuellar, "Raja" yang Terlupakan
Kardhika Cipta B. - detiksport

(AFP/Francesco Leong)
Jakarta - Nama Carlos Cuellar mungkin terdengar asing bahkan buat fans tim nasional Spanyol sekalipun. Padahal pemain ini baru saja terpilih sebagai pemain terbaik Liga Skotlandia 2007/2008.
Nama Cuellar tenggelam di antara nama-nama besar pemain Spanyol lain yang berlaga di klub-klub besar Eropa seperti Sergio Ramos, Xavi, Cesc Fabregas, dan Fernando Torres. Ditambah lagi publik Spanyol lebih senang membicarakan kiprah sang wonderkid Bojan krkic yang akan menunggu debut Piala Eropanya mendatang.
"Tidak ada pihak dari Federasi Sepakbola Spanyol yang memberi ucapan selamat kepada saya," ujar pemain berusia 26 tahun itu, dalam wawancaranya dengan harian olahraga Marca akhir pekan lalu.
Cuellar mengawali karirnya di klub CD Calahorra pada tahun 2000, dan satu tahun kemudian pindah ke Numancia. Di tahun 2003 ia di transfer ke Osasuna dan bermain selama empat musim sampai kemudian berlabuh di klub raksasa Skotlandia, Rangers, dengan nilai transfer empat juta euro.
Di lini belakang Rangers, Cuellar adalah "Raja". Dengan tinggi 187 cm, kemampuan Cuellar dalam menghadang bola-bola atas yang masuk ke jantung pertahanan Rangers mengundang decak kagum pengamat setempat. Skill mumpuni diimbangi dengan kekuatan fisik yang baik membuat pemain yang oleh fans Rangers dijuluki "King Carlos"ini membuat dirinya selalu menjadi pilihan utama pelatih Walter Smith.
Memang masih ada kesempatan bagi Cuellar untuk unjuk gigi kepada Luis Aragones, namun tampaknya usahanya untuk masuk dalam skuad Spanyol di Piala Eropa 2008 tetap sulit. Aragones tidak pernah sekalipun menyinggung namanya dalam rencananya di Austria-Swiss, bahkan ketika namanya terpilih sebagai pemain terbaik Liga Skotlandia musim ini.
Sudah saatnya bagi Cuellar untuk membuktikan kepada Aragones bahwa dirinya patut dilirik, dan cara paling ampuh barangkali dengan membawa klubnya menjadi kampiun Liga Skotlandia.
Rangers saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara di bawah Celtic. Meski terpaut lima poin, tapi mereka masih bisa menyalip karena punya sisa tiga pertandingan lebih banyak dari rival utamanya itu.
( ian / a2s )
Carlos Cuellar, "Raja" yang Terlupakan
Kardhika Cipta B. - detiksport

(AFP/Francesco Leong)
Nama Cuellar tenggelam di antara nama-nama besar pemain Spanyol lain yang berlaga di klub-klub besar Eropa seperti Sergio Ramos, Xavi, Cesc Fabregas, dan Fernando Torres. Ditambah lagi publik Spanyol lebih senang membicarakan kiprah sang wonderkid Bojan krkic yang akan menunggu debut Piala Eropanya mendatang.
"Tidak ada pihak dari Federasi Sepakbola Spanyol yang memberi ucapan selamat kepada saya," ujar pemain berusia 26 tahun itu, dalam wawancaranya dengan harian olahraga Marca akhir pekan lalu.
Cuellar mengawali karirnya di klub CD Calahorra pada tahun 2000, dan satu tahun kemudian pindah ke Numancia. Di tahun 2003 ia di transfer ke Osasuna dan bermain selama empat musim sampai kemudian berlabuh di klub raksasa Skotlandia, Rangers, dengan nilai transfer empat juta euro.
Di lini belakang Rangers, Cuellar adalah "Raja". Dengan tinggi 187 cm, kemampuan Cuellar dalam menghadang bola-bola atas yang masuk ke jantung pertahanan Rangers mengundang decak kagum pengamat setempat. Skill mumpuni diimbangi dengan kekuatan fisik yang baik membuat pemain yang oleh fans Rangers dijuluki "King Carlos"ini membuat dirinya selalu menjadi pilihan utama pelatih Walter Smith.
Memang masih ada kesempatan bagi Cuellar untuk unjuk gigi kepada Luis Aragones, namun tampaknya usahanya untuk masuk dalam skuad Spanyol di Piala Eropa 2008 tetap sulit. Aragones tidak pernah sekalipun menyinggung namanya dalam rencananya di Austria-Swiss, bahkan ketika namanya terpilih sebagai pemain terbaik Liga Skotlandia musim ini.
Sudah saatnya bagi Cuellar untuk membuktikan kepada Aragones bahwa dirinya patut dilirik, dan cara paling ampuh barangkali dengan membawa klubnya menjadi kampiun Liga Skotlandia.
Rangers saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara di bawah Celtic. Meski terpaut lima poin, tapi mereka masih bisa menyalip karena punya sisa tiga pertandingan lebih banyak dari rival utamanya itu.
( ian / a2s )



