Forum Sepakbola
- mengapa kita harus memban... iin man
- YM Buat Pendukung Persija... bejho_jakers
- lomba logo liga super... cekson
- Ada apa dengan "AREM... n0r4k
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Juara Liga Indonesia 2007... myshowbiz
Berita Lain
- Senin, 12/05/2008 17:05 WIB
Suporter Siap Gelar Aksi yang Lebih Besar - Senin, 12/05/2008 16:08 WIB
Pendemo PSSI Gagal Temui Pengurus - Sabtu, 10/05/2008 12:53 WIB
Syarat Munaslub: Tanpa Ganti Ketua Umum - Jumat, 09/05/2008 00:38 WIB
Bendol Masih Khawatir Fisik Pemain - Jumat, 09/05/2008 00:04 WIB
Cedera Mulai Hinggapi Skuad Timnas
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 30/04/2008 00:56 WIB
Demi GBK, Persija Anggarkan Rp 3 M
Lily Indriani - detiksport
Jakarta - Persija Jakarta akhirnya diizinkan untuk menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai kandang. Padahal untuk mewujudkan keinginan tersebut "Macan Kemayoran" meski menyiapkan dana Rp 3 miliar.
Besarnya dana untuk bisa menggunakan GBK sebagai kandang terjadi karena Persija berstatus menyewa stadion terbesar di tanah air itu. Untuk satu pertandingan, biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai Rp 200 juta.
"Untuk setiap pertandingan plus biaya operasional kita membayar 150 sampai 200 juta. Di kali 17 pertandingan, ya kita siapin sekitar Rp 3 M lah," beber Direktur Utama PT. Persija Jaya, Benny Erwin, usai menjalani pertemuan dengan Adhyaksa Dault di Kantor Menpora, Selasa (29/4/2008).
Meski Persija sudah membayar mahal namun bukan berarti mereka bisa lenggang kangkung menikmati kemegahan stadion kandang timnas itu. Peringatan Mennegpora Adhyaksa Dault yang akan langsung bertindak tegas jika terjadi kerusuhan ditanggapi serius oleh pihak Persija.
"Untuk pendukung lawan yang nanti ingin menyaksikan pertandingan, kami membolehkan asal mereka tidak menggunakan atribut klub mereka," lanjut Erwin yang sangat yakin metode itu akan ampuh mencegah kerusuhan. "Ya, kami sangat berusaha untuk bisa menjaga situasi itu". ( din / arp )
Demi GBK, Persija Anggarkan Rp 3 M
Lily Indriani - detiksport
Jakarta - Persija Jakarta akhirnya diizinkan untuk menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai kandang. Padahal untuk mewujudkan keinginan tersebut "Macan Kemayoran" meski menyiapkan dana Rp 3 miliar.
Besarnya dana untuk bisa menggunakan GBK sebagai kandang terjadi karena Persija berstatus menyewa stadion terbesar di tanah air itu. Untuk satu pertandingan, biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai Rp 200 juta.
"Untuk setiap pertandingan plus biaya operasional kita membayar 150 sampai 200 juta. Di kali 17 pertandingan, ya kita siapin sekitar Rp 3 M lah," beber Direktur Utama PT. Persija Jaya, Benny Erwin, usai menjalani pertemuan dengan Adhyaksa Dault di Kantor Menpora, Selasa (29/4/2008).
Meski Persija sudah membayar mahal namun bukan berarti mereka bisa lenggang kangkung menikmati kemegahan stadion kandang timnas itu. Peringatan Mennegpora Adhyaksa Dault yang akan langsung bertindak tegas jika terjadi kerusuhan ditanggapi serius oleh pihak Persija.
"Untuk pendukung lawan yang nanti ingin menyaksikan pertandingan, kami membolehkan asal mereka tidak menggunakan atribut klub mereka," lanjut Erwin yang sangat yakin metode itu akan ampuh mencegah kerusuhan. "Ya, kami sangat berusaha untuk bisa menjaga situasi itu". ( din / arp )



