- Pelatih terhebat Dunia!!!... Shiyi lang
- komersial break yg lucu t... WalahBacoD
- Holland Eredivisie... OverHeadMachine
- Pemain Muda Paling Berbak... Il_Pinturicchio
- Inggris yang Tidak Lolos... Mr. Thinking
- Klub-klub terbaik di duni... Joel Milanisti
Berita Lain
- Sabtu, 05/07/2008 20:06 WIB
Aragones Resmi Tangani Fenerbahce - Sabtu, 05/07/2008 16:56 WIB
Pendapatan Beckham Paling Besar - Sabtu, 05/07/2008 04:35 WIB
Zenit: Wenger Rubah Licik - Sabtu, 05/07/2008 00:23 WIB
Van Basten Pergi, Van Bommel Kembali - Jumat, 04/07/2008 11:15 WIB
Kewell Gabung Galatasaray
Indeks Berita
Baca Juga
Klasemen Liga Champions, Klasemen Piala UEFA, Klasemen Belanda, Klasemen Portugal, Klasemen Prancis, Siaran Langsung
Jumat, 16/05/2008 02:50 WIB
Rusuh, 11 Fans Rangers Ditangkap
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Alberto Pizzoli
Manchester - Sebanyak 11 suporter Glasgow Rangers diamankan kepolisian Manchester menyusul kerusuhan yang terjadi saat final Piala UEFA menghadapi Zenit St Petersburg.
Belum diketahui secara pasti apa yang menyulut suporter Glasgow Rangers melakukan tindakan anarki saat timnya ditaklukann Zenit dengan skor 0-2, Rabu (14/5/2008) waktu setempat. Namun percikan keributan ditengarai muncul sebelum laga dimulai saat sebuah layar raksasa yang sedianya akan menayangkan laga tersebut tak berfungsi karena mengalami kendala teknis.
Kesal dengan situasi tersebut beberapa fans kemudian mulai melakukan tindakan anarki dan melempari layar dengan berbagai benda keras. Petugas kepolisian yang berada di lokasi kemudian menjadi sasaran kemarahan fans yang sebagian besar adalah pendukung Rangers.
Diberitakan BBC, setidaknya 15 polisi mengalami luka akibat kejadian tersebut. Sementara seorang pendukung asal Rusia ditusuk di luar stadion, meski tak mengalami luka parah yang mengancam hidupnya.
Buntut dari insiden yang sangat tak diduga sebelumnya itu adalah ditahannya 11 orang suporter Rangers. Delapan orang dituduh melakukan tindakan kekerasan, satu orang dituduh melakukan penyerangan sementara dua lainnya dianggap mabuk di depan umum dan melempar benda keras.
"Saya mengutuk tindakan kekerasan yang disebabkan oleh sekelompok minoritas (suporter) ini. Merupakan sebuah hal yang memalukan menyaksikan orang-orang melakukan tindakan seperti itu," Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, menyatakan keprihatinannya.
Diperkirakan sebanyak 100.000 hingga 150.000 fans Rangers datang ke Kota Manchester untuk menyaksikan timnya bertanding. Sayang kedatangan mereka kemudian berbutut aksi kekerasan yang mengundang kecaman dari banyak pihak.
Meski terjadi kerusuhan, UEFA sepertinya tak akan menjatuhkan sanksi pada pihak City of Manchester Stadium maupun kedua klub. Otoritas sepakbola tertinggi di Eropa itu bahkan melontarkan pujian karena menganggap panitia telah melakukan antisipasi dengan sangat baik mengingat suporter yang datang berjumlah sangat besar.
"Kedua pemerintah (Rangers dan Saint Petersburg) serta kepolisian Manchester telah melakukan pekerjaan yang fantastis mengingat mereka harus berhadapan dengan lebih dari 100.000 fans yang datang dari skotlandia. Saya tak yakin kota lain mampu melakukan hal yang lebih baik lagi," ungkap Direktur Komunikasi UEFA, William Gaillard.
Kamis (15/5/2008) waktu setempat pihak kepolisian Inggris merilis rekaman kamera CCTV yang menampilkan 200 fans melakukan penyerangan terhadap petugas kepolisian. Dalam rekaman tersebut juga terlihat fans Glasgow menganiaya petugas polisi usai timnya dikalahkan Zenit.
( din / a2s )
Rusuh, 11 Fans Rangers Ditangkap
Doni Wahyudi - detiksport

AFP/Alberto Pizzoli
Belum diketahui secara pasti apa yang menyulut suporter Glasgow Rangers melakukan tindakan anarki saat timnya ditaklukann Zenit dengan skor 0-2, Rabu (14/5/2008) waktu setempat. Namun percikan keributan ditengarai muncul sebelum laga dimulai saat sebuah layar raksasa yang sedianya akan menayangkan laga tersebut tak berfungsi karena mengalami kendala teknis.
Kesal dengan situasi tersebut beberapa fans kemudian mulai melakukan tindakan anarki dan melempari layar dengan berbagai benda keras. Petugas kepolisian yang berada di lokasi kemudian menjadi sasaran kemarahan fans yang sebagian besar adalah pendukung Rangers.
Diberitakan BBC, setidaknya 15 polisi mengalami luka akibat kejadian tersebut. Sementara seorang pendukung asal Rusia ditusuk di luar stadion, meski tak mengalami luka parah yang mengancam hidupnya.
Buntut dari insiden yang sangat tak diduga sebelumnya itu adalah ditahannya 11 orang suporter Rangers. Delapan orang dituduh melakukan tindakan kekerasan, satu orang dituduh melakukan penyerangan sementara dua lainnya dianggap mabuk di depan umum dan melempar benda keras.
"Saya mengutuk tindakan kekerasan yang disebabkan oleh sekelompok minoritas (suporter) ini. Merupakan sebuah hal yang memalukan menyaksikan orang-orang melakukan tindakan seperti itu," Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, menyatakan keprihatinannya.
Diperkirakan sebanyak 100.000 hingga 150.000 fans Rangers datang ke Kota Manchester untuk menyaksikan timnya bertanding. Sayang kedatangan mereka kemudian berbutut aksi kekerasan yang mengundang kecaman dari banyak pihak.
Meski terjadi kerusuhan, UEFA sepertinya tak akan menjatuhkan sanksi pada pihak City of Manchester Stadium maupun kedua klub. Otoritas sepakbola tertinggi di Eropa itu bahkan melontarkan pujian karena menganggap panitia telah melakukan antisipasi dengan sangat baik mengingat suporter yang datang berjumlah sangat besar.
"Kedua pemerintah (Rangers dan Saint Petersburg) serta kepolisian Manchester telah melakukan pekerjaan yang fantastis mengingat mereka harus berhadapan dengan lebih dari 100.000 fans yang datang dari skotlandia. Saya tak yakin kota lain mampu melakukan hal yang lebih baik lagi," ungkap Direktur Komunikasi UEFA, William Gaillard.
Kamis (15/5/2008) waktu setempat pihak kepolisian Inggris merilis rekaman kamera CCTV yang menampilkan 200 fans melakukan penyerangan terhadap petugas kepolisian. Dalam rekaman tersebut juga terlihat fans Glasgow menganiaya petugas polisi usai timnya dikalahkan Zenit.
( din / a2s )


