Forum Sepakbola
- Kapan Nurdin Halid dan ka... Arie-Kun
- hamka hamzah diminati per... yukachan
- Mungkin gak ya Guss Hidin... crayon sy.yono
- Suporter dan Klub yang Di... naferyo
- Hot News... naferyo
- Apa sih enaknya nonton se... Jack.set
Berita Lain
- Jumat, 04/07/2008 18:28 WIB
Arema Terus Cari Dukungan Sponsor - Jumat, 04/07/2008 01:25 WIB
Kualifikasi Piala Asia 2011
Indonesia di Grup Berat - Kamis, 03/07/2008 15:54 WIB
Danone Nations Cup 2008
11 Tim Berebut Tiket ke Prancis - Kamis, 03/07/2008 15:19 WIB
Danone Nations Cup 2008
Percaya Pada Mimpimu - Selasa, 01/07/2008 18:11 WIB
Jelang Indonesia Super League 2008
Persita dan Persitara Resmi 'Nomaden'
Indeks Berita
Baca Juga
Rabu, 21/05/2008 23:13 WIB
Allianz Cup
Lapangan GBK Jadi Sorotan
Kris Fathoni W - detiksport

detiksport/Kris Fathoni W
Jakarta - Permukaan lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno ketika dilangsungkannya pertandingan timnas Indonesia kontra Bayern Munich tidak dalam kondisi terbaik. Hal ini pun memancing kekurangpuasan dari kedua kubu.
Penyelenggaraan Perayaan 100 Tahun Kebangkitan Nasional pada hari Selasa (20/5/2008) malam WIB yang bertempat di stadion kebanggaan Indonesia tersebut telah membuat permukaan lapangan jadi kurang kondusif ketika laga friendly Indonesia kontra Munich dihelat, Rabu (21/5/2008).
Permukaan lapangan terlihat tidak rata sehingga laju bola jadi tak sempuran dan tak jarang memantul berubah arah. Secara visual, buruknya kondisi lapangan juga sudah terlihat, di mana permukaan tampak menguning pertanda kurangnya rumput.
Buat kapten "Tim Merah Putih" Ponaryo Astaman, keadaan tersebut dinilai cukup menyulitkan rekan-rekannya, kendati dia mengakui kalau kekalahan Indonesia lebih dikarenakan kurang bagusnya organisasi permainan mereka sendiri.
"Lapangan sedikit menyulitkan," aku Ponaryo dalam konperensi pers usai pertandingan.
Kalau pemain Indonesia sendiri yang relatif terbiasa bermain di atas lapangan yang kurang memenuhi standar saja mengaku kesulitan, lalu bagaimana pula dengan Die Roten, sang tamu yang terbiasa bermain di stadion-stadion megah Jerman, atau negara-negara Eropa lainnya?
"Yah, untuk hari ini bolehlah main sepakbola (di lapangan seperti itu), tapi untuk nantinya, kondisi lapangan tak seharusnya seperti tadi," kritik pelatih Ottmar Hitzfeld secara halus seraya tersenyum.
( krs / din )
Allianz Cup
Lapangan GBK Jadi Sorotan
Kris Fathoni W - detiksport
detiksport/Kris Fathoni W
Penyelenggaraan Perayaan 100 Tahun Kebangkitan Nasional pada hari Selasa (20/5/2008) malam WIB yang bertempat di stadion kebanggaan Indonesia tersebut telah membuat permukaan lapangan jadi kurang kondusif ketika laga friendly Indonesia kontra Munich dihelat, Rabu (21/5/2008).
Permukaan lapangan terlihat tidak rata sehingga laju bola jadi tak sempuran dan tak jarang memantul berubah arah. Secara visual, buruknya kondisi lapangan juga sudah terlihat, di mana permukaan tampak menguning pertanda kurangnya rumput.
Buat kapten "Tim Merah Putih" Ponaryo Astaman, keadaan tersebut dinilai cukup menyulitkan rekan-rekannya, kendati dia mengakui kalau kekalahan Indonesia lebih dikarenakan kurang bagusnya organisasi permainan mereka sendiri.
"Lapangan sedikit menyulitkan," aku Ponaryo dalam konperensi pers usai pertandingan.
Kalau pemain Indonesia sendiri yang relatif terbiasa bermain di atas lapangan yang kurang memenuhi standar saja mengaku kesulitan, lalu bagaimana pula dengan Die Roten, sang tamu yang terbiasa bermain di stadion-stadion megah Jerman, atau negara-negara Eropa lainnya?
"Yah, untuk hari ini bolehlah main sepakbola (di lapangan seperti itu), tapi untuk nantinya, kondisi lapangan tak seharusnya seperti tadi," kritik pelatih Ottmar Hitzfeld secara halus seraya tersenyum.
( krs / din )
Komentar terkini (28 Komentar)


