Forum Sepakbola
- Milan Is Very Good... adesmith
- kelakuan wasit serie A... lelaki
- Best Buy 08/09... s4kty
- .:=== Il Grande Rossoneri... zaiari
- .:--== Il Grande Rossoner... Inzagol
- Nerazzuri.. Internazional... PSM.Internazionale
Berita Lain
- Sabtu, 06/09/2008 21:19 WIB
Pendapatan Ibra Terbesar di Seri A - Sabtu, 06/09/2008 19:01 WIB
Ranieri: Uang Tak Cukup Gaet Buffon - Sabtu, 06/09/2008 02:32 WIB
Buffon Ditawar Rp 1,3 T? Cuma Fantasi! - Jumat, 05/09/2008 14:56 WIB
Pazzini Ingin 'Usik' Mutu-Gila - Jumat, 05/09/2008 11:51 WIB
Berlusconi Siap 'Gebuk' Tifosi Rusuh - Jumat, 05/09/2008 07:10 WIB
Siapa Capocannonieri Musim Ini?
Indeks Berita
Baca Juga
Minggu, 01/04/2007 03:30 WIB
Milan Tertahan di Olimpico
Salomo Sihombing - detiksport

AFP/Filippo Monteforte
Roma - Peluang AC Milan untuk tampil di Liga Champions musim depan kembali terancam. Tim asuhan Carlo Ancelotti hanya bermain 1-1 saat bertandang ke markas AS Roma di Olimpico, Minggu (1/4/2007).
Roma memang lebih santai memainkan laga ke-29, karena peluang mengejar Inter di puncak klasemen nyaris tidak mungkin. Sementara posisinya di urutan dua cukup aman. Tambahan satu angka membuat total nilai Roma menjadi 59, sementara Milan di urutan empat dengan nilai 43.
Peluang Milan ke Liga Champions musim depan pun kini terancam karena Empoli hanya terpaut dua angka, namun baru memainkan 28 pertandingan. Demikian juga Fiorentina bisa ikut mengancam karena hanya terpaut lima poin dari Empoli.
Roma hanya membutuhkan empat menit untuk unggul. Gol ini berawal dari sepak pojok dua kali beruntun untuk Gialorossi. Setelah menepis yang pertama, kiper Dida tidak bisa berbuat banyak saat Philippe Mexes melepaskan tendangan keras, menyambut sepak pojok kedua yang dioper ke arahnya di ujung kotak penalti.
Tetapi Mexes hampir saja membuat blunder saat tergelincir di kotak penalti sendiri. Namun setelah jatuh, bek Prancis itu segera bangkit dan memblok tendangan Ricardo Oliveira yang berhasil merebut bolanya.
Dukungan publik Olimpico membuat tim asuhan Luciano Spaletti tetap bersemangat menyerang. Di menit ke-25 Dida kembali harus menjatuhkan dirinya, menepis sundulan kapten Francesco Totti.
Di babak kedua pelatih Milan Carlo Ancelotti melakukan pergantian di lini depannya, Alberto Gilardino dimasukkan mengganti Oliveira. Perlahan-lahan Rossoneri mulai menguasai alur bola. Di menit ke-62, Gilardino pun membayar keputusan Ancelotti dengan mencetak gol, menyundul tendangan bebas Andrea Pirlo.
Menit ke-70 berbalik Roma yang mendapat peluang. Totti yang melihat Simone Perrotta masuk dari sisi kiri, melepaskan umpan chip melewati pemain belakang Milan. Namun tendangan voli Perrotta melayang di atas mistar.
Beberapa menit kemudian, kembali kemelut terjadi di depan gawang Dida. Kembali Totti memberi umpan di daerah kosong pertahanan Milan. Tetapi dua tendangan masing-masing oleh Mancini dan Marco Cassetti membentur barisan belakang lawan.
Menjelang 10 menit terakhir, giliran Gilardino yang menyia-nyiakan peluang. Mendapat umpan dari Kaka di posisi berhadapan dengan gawang terbuka, Gilardino justru mengarahkan bola ke sisi luar tiang kiri gawang.
Susunan pemain:
Roma: Alexander Doni, Marco Cassetti, Cristian Chivu, Philippe Mexes,
Christian Panucci, Daniele De Rossi, Alessandro Mancini, David Pizarro, Rodrigo Taddei, Christian Wilhelmsson (Simone Perrotta 67), Francesco Totti
Milan: Nelson Dida, Cafu, Giuseppe Favalli, Alessandro Nesta, Dario Simic, Cristian Brocchi, Kaka, Andrea Pirlo, Clarence Seedorf (Yoann Gourcuff 73), Ronaldo (Gennaro Gattuso 79), Ricardo Oliveira (Aleberto Gilardino 45) ( lom / krs )
Milan Tertahan di Olimpico
Salomo Sihombing - detiksport

AFP/Filippo Monteforte
Roma memang lebih santai memainkan laga ke-29, karena peluang mengejar Inter di puncak klasemen nyaris tidak mungkin. Sementara posisinya di urutan dua cukup aman. Tambahan satu angka membuat total nilai Roma menjadi 59, sementara Milan di urutan empat dengan nilai 43.
Peluang Milan ke Liga Champions musim depan pun kini terancam karena Empoli hanya terpaut dua angka, namun baru memainkan 28 pertandingan. Demikian juga Fiorentina bisa ikut mengancam karena hanya terpaut lima poin dari Empoli.
Roma hanya membutuhkan empat menit untuk unggul. Gol ini berawal dari sepak pojok dua kali beruntun untuk Gialorossi. Setelah menepis yang pertama, kiper Dida tidak bisa berbuat banyak saat Philippe Mexes melepaskan tendangan keras, menyambut sepak pojok kedua yang dioper ke arahnya di ujung kotak penalti.
Tetapi Mexes hampir saja membuat blunder saat tergelincir di kotak penalti sendiri. Namun setelah jatuh, bek Prancis itu segera bangkit dan memblok tendangan Ricardo Oliveira yang berhasil merebut bolanya.
Dukungan publik Olimpico membuat tim asuhan Luciano Spaletti tetap bersemangat menyerang. Di menit ke-25 Dida kembali harus menjatuhkan dirinya, menepis sundulan kapten Francesco Totti.
Di babak kedua pelatih Milan Carlo Ancelotti melakukan pergantian di lini depannya, Alberto Gilardino dimasukkan mengganti Oliveira. Perlahan-lahan Rossoneri mulai menguasai alur bola. Di menit ke-62, Gilardino pun membayar keputusan Ancelotti dengan mencetak gol, menyundul tendangan bebas Andrea Pirlo.
Menit ke-70 berbalik Roma yang mendapat peluang. Totti yang melihat Simone Perrotta masuk dari sisi kiri, melepaskan umpan chip melewati pemain belakang Milan. Namun tendangan voli Perrotta melayang di atas mistar.
Beberapa menit kemudian, kembali kemelut terjadi di depan gawang Dida. Kembali Totti memberi umpan di daerah kosong pertahanan Milan. Tetapi dua tendangan masing-masing oleh Mancini dan Marco Cassetti membentur barisan belakang lawan.
Menjelang 10 menit terakhir, giliran Gilardino yang menyia-nyiakan peluang. Mendapat umpan dari Kaka di posisi berhadapan dengan gawang terbuka, Gilardino justru mengarahkan bola ke sisi luar tiang kiri gawang.
Susunan pemain:
Roma: Alexander Doni, Marco Cassetti, Cristian Chivu, Philippe Mexes,
Christian Panucci, Daniele De Rossi, Alessandro Mancini, David Pizarro, Rodrigo Taddei, Christian Wilhelmsson (Simone Perrotta 67), Francesco Totti
Milan: Nelson Dida, Cafu, Giuseppe Favalli, Alessandro Nesta, Dario Simic, Cristian Brocchi, Kaka, Andrea Pirlo, Clarence Seedorf (Yoann Gourcuff 73), Ronaldo (Gennaro Gattuso 79), Ricardo Oliveira (Aleberto Gilardino 45) ( lom / krs )
